Pengembangan Media KOPIDUT sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Numerasi pada Siswa Kelas V SDN Gedangsewu 2
DOI:
https://doi.org/10.29407/fz8ahk51Keywords:
media KOPIDUT, media pembelajaran, kemampuan numerasi, materi sudutAbstract
Kemampuan numerasi pada pembelajaran materi sudut di tingkat sekolah dasar masih memerlukan perhatian khusus. Berdasarkan hasil pengamatan, wawancara dengan guru kelas V, serta telaah terhadap dokumen hasil belajar di SDN Gedangsewu 2, ditemukan bahwa peserta didik mengalami hambatan dalam membedakan jenis-jenis sudut, menentukan besar sudut menggunakan busur derajat, serta memahami konsep sudut yang bersifat abstrak. Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya penggunaan sarana pembelajaran yang lebih nyata, inovatif, dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama proses belajar berlangsung. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran KOPIDUT (Kotak Pintar Sudut) yang dirancang untuk memperkuat kemampuan numerasi siswa kelas V pada materi sudut di SDN Gedangsewu 2. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini ialah Research and Development (R&D) dengan memanfaatkan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket analisis kebutuhan, lembar penilaian ahli materi dan ahli media, angket tanggapan guru serta siswa, dan tes numerasi yang terdiri atas pretest dan posttest. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk mengukur tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas media yang dikembangkan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa media KOPIDUT memperoleh skor validitas rata-rata sebesar 88,75%. Nilai tersebut berasal dari penilaian ahli materi sebesar 87,5% dan ahli media sebesar 90%, sehingga media dikategorikan sangat valid. Aspek kepraktisan ditunjukkan melalui hasil penilaian guru sebesar 92,5%, tanggapan siswa pada uji coba kelompok kecil sebesar 88,57%, serta uji coba kelompok besar sebesar 88%. Efektivitas media juga terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata posttest sebesar 95,4, nilai N-Gain sebesar 0,904, dan persentase N-Gain Score sebesar 90,44%, yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, media KOPIDUT dinilai layak diterapkan sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar pada materi sudut.
References
Akker, J. van den, Branch, R., Gustafson, K., Nieveen, N., & T. Plomp. (1999). Design Approaches and Tools in Education and Training. Kluwer Academic Publishers.
Alma, P. U. A., Wenda, D. D. N., & Wiratama, N. S. (2025). KEEFEKTIFAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB EDUCAPLAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 PADA MATERI HUBUNGAN SUMBER DAYA ALAM DENGAN LINGKUNGAN. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 515-523.
American Psychological Association. (2018). Piagetian theory. APA Dictionary of Psychology. https://dictionary.apa.org/piagetian-theory
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Rajawali Press.
Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.
Bruner, J. S. (1966). Toward a Theory of Instruction (1st ed.). Harvard University Press. https://books.google.com/books?id=4JQ5AAAAIAAJ
Damayanti, Z., Pandra, V., & Mandasari, N. (2024). Penerapan media SMAB (smart box) pada pembelajaran matematika siswa kelas IV SD Negeri 1 Air Deras. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(2), 72–380.
Darmastuti, L., Meiliasari, & Wardani, R. (2024). Kemampuan Literasi Numerasi: Materi, Kondisi Siswa, dan Pendekatan Pembelajarannya. JRPMS (Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah), 8(1), 17–26. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/jrpms.081.03
Hake, R. R. (1998). Interactive-Engagement Versus Traditional Methods: A Six-Thousand-Student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/https://doi.org/10.1119/1.18809
Hakim, A. R. (2023). Konsep Landasan Dasar Pendidikan Karakter di Indonesia. Journal on Education, 6(1), 2361–2373.
Hanan, M. P., & Alim, J. A. (2023). Analisis kesulitan belajar matematika siswa kelas VI sekolah dasar pada materi geometri. Al-Irsyad Journal of Mathematics Education, 2(2), 59–66.
Hidayat, F., & Nizar, M. (2021). Model Addie (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Addie (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) Model in Islamic Education Learning. Jurnal Inov. Pendidik. Agama Islam, 1(1), 28–37.
Nabella, R. (2022). Penerapan Smart Box dalam pembelajaran pengukuran sudut di SDN Lenteng Timur I. Jurnal Pendidikan Matematika Dan Sains, 4(2), 98–106.
Piaget, J. (1972). The Psychology of the Child. Basic Books.
Rahman, A., & Kholil, A. M. (2025). Pengertian, Teori dan Konsep, Ruang Lingkup Isu-Isu Kontemporer Pendidikan Islam. Bunyan Al-Ulum: Jurnal Studi Islam, 2(1), 111–127.
Sagita, D., Rahayu, E., & Purnama, S. (2023). Matematika sebagai dasar pengembangan berpikir logis dan kritis siswa SD. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(3), 75–88.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susdarwono., S. T. H., & E. T. (2023). Hubungan Antara Teori Perkembangan Kognitif Piaget dan Teori Belajar Bruner. Jurnal Muassis Pendidikan Dasar, 2(1), 21–29. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.55732/jmpd.v2i1.58
Utami, A. D., Rahardi, R., Hafiizh, M., & Oktaviana, L. T. (2023). Pengenalan Media Manipulatif untuk Mendukung Konsep Matematika pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Gondang Nganjuk. Room of Civil Society Development, 2(2), 71–76.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marsa Maryam Faizatuzzahra, Nurita Primasatya, Wahid Ibnu Zaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
