Pengembangan Media Permainan ENGSAN Berbasis Budaya Lokal Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.29407/k1shrm15Keywords:
analisis kebutuhan, media permainan ENGSAN, pendidikan pancasila, sekolah dasarAbstract
Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti penggunaan media yang kurang bervariasi, pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru, serta minimnya pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber belajar sehingga keterlibatan peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media permainan ENGSAN (Engklek Nusantara) berbasis budaya lokal pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui analisis kebutuhan yang melibatkan guru kelas IV dan peserta didik di SDN 1 Ngetos dan SDN 6 Ngetos. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang interaktif, menarik, serta mengintegrasikan budaya lokal agar pembelajaran lebih bermakna. Media permainan ENGSAN dinilai relevan untuk dikembangkan karena menggabungkan permainan tradisional dengan materi Pendidikan Pancasila sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta didik dalam menganalisis nilai-nilai budaya. Dengan demikian, hasil kebutuhan menunjukkan bahwa pengembangan media permainan ENGSAN layak dikakukan sebagai inovasi pembelajaran di sekolah dasar.
References
Diana, M. D., Wulandari, A. Y. R. W., & Nilasari, A. K. (2025). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Maata Pelajaran Informatika. Decode: Jurna Pendidikan Teknologi Informasi, 5(1). https://doi.org/10.51454/decode.v5i1.1071
Ferari, L., Wenda, D. D. N., & Wiratama, N. S. (2026). PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI GAYA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(2).
Hayati, S. D., Fadjrin, R. S., Hidayat, O. S., & Utami, N. C. (2024). Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Buku Cerita Bergambar Digital Berbasis PBL Pada Muatan Pendidikan Pancasila Kelas II Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/13430
Nafi’ah, D., Prihaswati, M., & Sulistyaningsih, D. (2025). Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Integrasi Budaya Lokal Dalam Pembelajaran Matematika. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04). https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/37459
Nurita, T. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Misykat: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Quran,Hadis, Syariah Dan Tarbiyah, Vol.03(No.1). https://www.researchgate.net/publication/342618409_PENGEMBANGAN_MEDIA_PEMBELAJARAN_UNTUK_MENINGKATKAN_HASIL_BELAJAR_SISWA
Pratama, C., Kaspul, & Arsyad, M. (2025). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Aplikasi Android Pada Konsep Sistem Pernapasan Manusia Jenjang SMA. BIOEDUIN Jurnal Program Studi Pendidikan Biologi, Vol.10(No.2), 16–23. https://repo-dosen.ulm.ac.id/bitstream/handle/123456789/28727/Pengembangan%20Media%20Pembelajaran%20Interaktif.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Saleh, M. S., Syahrudin, Saleh, Muh. S., Aziz, I., & Sahabuddin. (2023). Media Pembelajaran. EUREKA MEDIA AKSARA.
Taofanao, T. (2018). Peranan Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2). https://doi.org/10.32585/jkp.v2i2.113
Zamroni, A. D. K., Usman, H., & Wardhani, P. A. (2024). Analisis Kebutuhan Media Buku Cerita Bergambar Berbasis Digital Pada Muatan Pendidikan Pancasila Di Sekolah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/13430
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indah Permatasari, Bagus Amirul Mukmin, Farida Nurlaila Zunaidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
