Analisis Penguatan Karakter Pelajar Pancasila melalui Kreativitas Seni Tari di SDN 1 Kalangan
DOI:
https://doi.org/10.29407/ewd6x698Keywords:
karakter, Pelajar Pancasila, kreativitas, seni tari, ekstrakurikulerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai karakter Pelajar Pancasila yang dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler tari, mengetahui peran kreativitas seni tari dalam penguatan karakter Pelajar Pancasila, serta mendeskripsikan implementasi kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN 1 Kalangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, pembina ekstrakurikuler seni tari, dan peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seni tari mampu mengembangkan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Nilai gotong royong terlihat melalui kerja sama dalam latihan kelompok, penyusunan pola lantai, dan saling membantu dalam menghafalkan gerakan. Nilai mandiri berkembang melalui kebiasaan berlatih dan memperbaiki kesalahan secara mandiri. Nilai kreatif tampak melalui kemampuan peserta didik dalam mengekspresikan gerakan dan mengembangkan ide dalam penampilan tari. Nilai bernalar kritis berkembang melalui kegiatan mengamati, mengevaluasi, menerima masukan, dan memperbaiki kesalahan gerakan. Nilai berkebhinekaan global berkembang melalui pengenalan berbagai tari daerah yang menumbuhkan kecintaan dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Sementara itu, nilai beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia ditanamkan melalui pembiasaan berdoa, sopan santun, tanggung jawab, serta sikap menghormati pembina dan teman. Temuan tersebut memperkuat hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa kegiatan seni tari dan ekstrakurikuler dapat menjadi sarana pengembangan disiplin, kerja sama, percaya diri, kemandirian, dan kreativitas peserta didik. Dengan demikian, kreativitas seni tari tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan bakat dan keterampilan seni, tetapi juga menjadi media penguatan karakter Pelajar Pancasila.
References
Aulia, P., & Wiratama, N. S. (2025). PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS SMART APPS CREATOR (SAC) PADA MATERI EKOSISTEM KELAS 5 SEKOLAH DASAR. IJPSE Indonesian Journal of Primary Science Education, 6(1), 113-120.
Kemendikbudristek. (2021). Profil pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Marzuki. (2015). Pendidikan karakter Islam. Amzah.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Munandar, U. (2014). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Rineka Cipta. Samani, M., & Hariyanto. (2013). Konsep dan model pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Sedyawati, E. (2012). Budaya Indonesia: Kajian arkeologi, seni, dan sejarah. RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gondo Sekar Sukmini Adji, Abdul Aziz Hunaifi, Erwin Putera Permana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
