Pentingnya Kemampuan Motorik Kasar Bagi Anak Usia Dini Dan Strategi Mengoptimalkannya Melalui Permainan Tradisional

Authors

  • Vira Desiana Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Rosa Imani Khan Universitas Nusantara PGRI Kediri

Keywords:

kemampuan motorik kasar, anak usia dini, permainan tradisional

Abstract

Anak usia dini merupakan manusia yang sedang tumbuh dan berkembang pesat baik secara fisik maupun psikologisnya. Melalui proses pendidikan, anak dapat mengoptimalkan aspek-aspek perkembangannya. Salah satu aspek yang penting untuk dikembangkan dalam diri anak usia dini yaitu motorik kasar. Gerakan motorik kasar merupakan kemampuan yang membutuhkan koordinasi sebagian besar tubuh anak. Oleh karena itu, biasanya memerlukan tenaga yang lebih karena dilakukan oleh otot-otot yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pentingnya kemampuan motorik kasar bagi anak usia dini dan strategi mengoptimalkannya melalui permainan tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Data-data yang diperlukan dikumpulkan melalui studi pustaka kemudian dilakukan interpretasi untuk mendeskripsikan tentang permainan tradisional dan mengungkap perannya dalam mengasah kemampuan motorik kasar pada anak usia dini. Permainan tradisional merupakan permainan dari hasil penggalian budaya lokal yang menggunakan peralatan yang sederhana. Permainan tradisional tidak hanya mampu melatih otak, sosial dan emosional seseorang, tetapi juga melatih keseimbangan gerak dan ketangkasan tubuh.

References

Aisyah, S. dkk. (2010). Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini. Universitas Terbuka.

Desmita. (2013). Psikologi Perkembangan. PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Hildayani, R. dkk. (2004). Psikologi Perkembangan. Universitas Terbuka.

Kurnia, S. S. (2010). Menulis Ilmih: Metodologi Penelitian Kualitatif (Kedua). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Muliawan. (2009). Tips Jitu Memilih Mainan Positif & Kreatif untuk Anak-anak. Divapress.

Nurwati. (2018). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional pada Kelompok B TK Islam Silmi Samarinda. Jurnal Warna, 03(02), 28–41.

PADU, D. (2003). Model PADU Terintegrasi Posyandu. Direktorat PADU - Ditjen PLSP – Depdiknas.

Rahayu, D. F., & Khsanah, I. (2013). Upaya Meningkatkan Ketangkasan Gerak Lokomotor Anak Melalui Permainan Ranjau Pintar pada Kelompok A TK An Nur Kaliwungu Kendal Tahun Ajaran 2012/2013. Jurnal Paudia, 2(2), 73–83. https://doi.org/https://doi.org/10.26877/paudia.v2i2.1640

Reefani, N. K. (2013). Panduan Anak Berkebutuhan Khusus. Imperium.

Sujiono, Y. N. (2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Indeks.

Sujiono, Y. N. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Indeks.

Tirtaraharja, U., & Sulo, S. L. L. (2005). Pengantar Pendidikan. Rineka Cipta.

Wahyuningsih, S. (2009). Permainan Tradisional Untuk Usia 4-5 Tahun. Sandiarta Sukses.

Downloads

Published

2022-07-02

How to Cite

Desiana, V., & Khan, R. I. (2022). Pentingnya Kemampuan Motorik Kasar Bagi Anak Usia Dini Dan Strategi Mengoptimalkannya Melalui Permainan Tradisional. Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 5, 649–657. Retrieved from https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/semdikjar/article/view/1990

Issue

Section

Articles