MEMUTUS LINGKARAN BURNOUT AKADEMIK: TINJAUAN KONSEPTUAL PENERAPAN SFBC SEBAGAI UPAYA PEMULIHAN KESEJAHTERAAN EMOSIONAL SISWA
DOI:
https://doi.org/10.29407/b6qyzr83Keywords:
academic burnout; emotional well-being; Solution-Focused Brief Counseling; guidance and counseling, burnout akademik; kesejahteraan emosional; Solution-Focused Brief Counseling; bimbingan dan konselingAbstract
The era of globalization and rapid technological advancement has increased academic demands placed on students. This condition may lead to academic burnout, which is characterized by emotional exhaustion, cynical attitudes toward learning, and decreased academic efficacy, resulting in reduced learning motivation and emotional well-being. This article aims to conceptually examine the relationship between academic burnout and students’ emotional well-being, as well as to analyze the effectiveness of Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) as an intervention model in school guidance and counseling services. This study employed a literature review method by analyzing relevant national journal articles and books published between 2015 and 2025. The findings indicate that academic burnout is significantly associated with a decline in students’ emotional well-being. SFBC is considered an effective brief counseling approach that focuses on solutions, enabling counselees to utilize internal strengths, set goals, and promote realistic positive changes. Therefore, SFBC has strong potential as a practical strategy to break the cycle of academic burnout and restore students’ emotional well-being.
Era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat meningkatkan tuntutan akademik yang harus dihadapi siswa. Kondisi ini berpotensi menimbulkan burnout akademik yang ditandai dengan kelelahan emosional, sikap sinis terhadap pembelajaran, serta penurunan efikasi akademik, yang berdampak pada menurunnya motivasi belajar dan kesejahteraan emosional siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual hubungan antara burnout akademik dan kesejahteraan emosional siswa, serta menelaah efektivitas Solution-Focused Brief Counseling (SFBC) sebagai model intervensi dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah artikel jurnal nasional dan buku yang relevan dalam rentang tahun 2015– 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa burnout akademik memiliki keterkaitan yang signifikan dengan penurunan kesejahteraan emosional siswa. SFBC dinilai efektif sebagai pendekatan konseling singkat berfokus solusi yang membantu konseli memanfaatkan kekuatan internal, menetapkan tujuan, dan mendorong perubahan positif secara realistis. Dengan demikian, SFBC berpotensi menjadi strategi praktis dalam memutus lingkaran burnout akademik dan memulihkan kesejahteraan emosional siswa.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Binti Azzahria, Devika Elok Ginasti, Friska Nevinta, Latifatuz Zahro’ , Rimma Melinda Putri, Rosalia Dewi Nawantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
