Abstract
Pertumbuhan ayam kampung yang optimal memerlukan pakan dengan nutrisi yang baik. Namun, tingginya biaya pakan komersial mendorong perlunya pemanfaatan pakan alternatif berbasis limbah agroindustri seperti ampas tahu dan dedak padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa ayam kampung (konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan feed conversion ratio/FCR) serta kandungan nutrisi pakan campuran yang dipelihara pada kandang alas sekam padi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan (total 80 ekor ayam kampung). Perlakuan yang diberikan terdiri atas P0 (100% pakan konsentrat), P1 (10% ampas tahu + 90% konsentrat), P2 (10% dedak padi + 90% konsentrat), dan P3 (10% ampas tahu + dedak padi + 90% konsentrat). Hasil uji proksimat menunjukkan kadar protein kasar berkisar antara 18,85%–21,57%. Konsumsi pakan rata-rata berkisar antara 1.546,75 g hingga 1.846,50 g/ekor/minggu, dengan nilai tertinggi pada P1 dan terendah pada P3. Pertambahan bobot badan (PBB) tertinggi dicapai oleh perlakuan P3 (1.567,75 g/ekor/minggu) dan terendah P0 (1.528,50 g/ekor/minggu). Nilai FCR terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (1,29) dan P3 (1,30). Penambahan limbah ampas tahu dan dedak padi memberikan pengaruh yang nyata terhadap tingkat efisiensi penggunaan pakan, di mana kombinasi pakan alternatif mampu mempertahankan performa pertumbuhan ayam kampung secara optimal.
References
Adijaya, S. (2018). Implementasi Index Performance Untuk Menentukan Indeks Prestasi Peternak Ayam Broiler Berbasis Web. SPEED-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi, 10(3), 1-7.
Agustina, L. (2020). Konsumsi Pakan, Konversi Pakan Dan Produksi Telur Ayam Arab Yang Ditambahkan Tepung Daun Murbei Pada Pakan. Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak, 14(1), 12-20.
Andaruisworo, S. (2021). Analisis Finansial Usaha Peternakan Ayam Buras Di Desa Gondang Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia, 6(2), 138-145.
Aswar, H. (2021). Performa Ayam Kampung yang Dipelihara Pada Kandang Dengan Alas yang Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar.
Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Nganjuk Dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Nganjuk.
Bahar, H., & Setyawan, R. (2023). Pemanfaatan limbah ampas tahu (Glycine max (L) Merrill) sebagai pakan ternak ayam kampung. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6), 623-631.
Bilal, M., Muhammad, A., & Irfan, M. (2021). Evaluasi kualitas litter sekam padi terhadap performa dan kesejahteraan ayam lokal. Jurnal Sains Peternakan, 19(1), 45-52.
Budiyanto, B., Suryapratama, W., & Rahayu, S. (2021). Efek inkubasi aerob fakultatif terhadap kualitas organoleptik, fisik, dan nutrisi ampas tahu difermentasi kapang Neurospora sitophila dan Trichoderma viridae sebagai pakan ternak. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(2), 136–143.
Deze, L. R., & Bhae, C. Y. N. (2021). Peranan ayam lokal dalam sudut pandang adat budaya Bajawa Ngada. Syntax Idea, 3(10), 2148–2154.
Harum, A., Pratama, F., & Rahayu, S. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi palatabilitas pakan alternatif pada unggas lokal. Jurnal Nutrisi Unggas Indonesia, 8(1), 15-24.
Joris, L., Fredriksz, S., & Kewilaa, A. I. (2022). The Chemical Quality Of Rice Bran During Storage Using Clove Leaf Extract (Syzygium aromaticum). Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 6(2), 211-219.
Lacy, M. P., & Vest, L. R. (2000). Improving Feed Conversion in Broilers: A Guide for Growers. The University of Georgia Cooperative Extension Service, Athens.
Mahardika, C., Djunina, H., & Hadisutanto, B. (2024). Pengaruh Bahan Kotoran yang Berbeda Terhadap Performa dan Kualitas Kotoran Ayam Broiler. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 24(1), 30-38.
Mahardika, I. G., Dewi, K. G. A. M., Sumadi, I. K., & Suasta, I. M. (2013). Kebutuhan Energi dan Protein Untuk Hidup Pokok Dan Pertumbuhan Pada Ayam Kampung Umur 10-20 Minggu. Majalah Ilmiah Peternakan, 16(1), 6-11.
Munira, M., & Tasse, A. M. (2016). Performans ayam kampung super pada pakan yang disubstitusi dedak padi fermentasi dengan fermentor berbeda. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 3(2), 21-29.
Nata, C. B., & Tasrif, A. (2021). Penyuluhan Pemberian Ampas Tahu dan Gamal Dalam Ransum untuk Meningkatkan Bobot Badan Domba di Desa Ciakar Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 16(2), 107-114.
Nurhayati, N., Berliana, B., & Nelwida, N. (2020). Kandungan nutrisi ampas tahu yang difermentasi dengan Trichoderma viride, Saccharomyces cerevisiae dan kombinasinya. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 23(2), 104-113.
Rohmadi, D., & Laita, I. (2024). Evaluasi Penggunaan Tongkol Jagung dan Serutan Kayu sebagai Pengganti Litter Sekam Padi. Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan, 9(1), 12-19.
Saelan, E., Utami, S., & Salim, M. A. (2023). Performa Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) dengan penambahan dedak fermentasi dalam ransum. Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan, 11(1), 7-12.
Wulandari, P., Indrayanti, T., Zakariya, A. Z., & Nawangsari, D. N. (2023). Pengaruh Perbedaan Level Pemberian Tepung Kencur (Kaempferia galanga L) Sebagai Feed Additive Terhadap Performa Ayam Broiler. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 201-208.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Gema Bin Cholil Zuhri, Sapta Andaruisworo, Anifiatiningrum Anifiatiningrum
