Potensi Cengkih (Syzygium aromaticum) Sebagai Komoditas Unggulan Masyarakat Desa Blongko, Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk
PDF

Keywords

Cengkih
Desa Blongko
Komoditas Lokal
Perekonomian Daerah
Potensi Desa

How to Cite

[1]
“Potensi Cengkih (Syzygium aromaticum) Sebagai Komoditas Unggulan Masyarakat Desa Blongko, Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk”, Seinkesjar, vol. 5, no. 1, pp. 932–935, Sep. 2025, doi: 10.29407/3gtwx120.

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan mayoritas petani cengkih mengalami peningkatan pendapatan selama musim panen, secara langsung berdampak pada stabilitas ekonomi keluarga.Komoditas perkebunan lokal berperan penting dalam menunjang perekonomian pedesaan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah menggali potensi komoditas unggulan masyarakat Di Desa Blongko, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yang memiliki nilai ekonomi dan sosial tinggi yaitu cengkih (Syzygium aromaticum). Cengkih menjadi sumber utama penghidupan masyarakat dan berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui video dokumenter yang merekam proses wawancara langsung dengan para petani cengkih.  Keberadaan komoditas lokal cengkih memiliki pengaruh sosial yaitu memperkuat hubungan masyarakat pedesaan karena pada saat proses panen dan penjemuran dilakukan bersama-sama secara gotong-royong. Namun demikian, masyarakat masih dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti ketergantungan pada fluktuasi harga pasar dan ketidakpastian kondisi cuaca. Potensi cengkih dapat optimal dengan adanya pemberdayaan masyarakat, potensi yang bisa digali yaitu dengan pemanfaatan seluruh bagian tanaman cengkih misalnya untuk bahan bakar, pupuk organik, bahan dasar farmasi, bahan dasar pewangi, dan lain-lain. Pengelolaan komoditas cengkih secara optimal dapat menjadi strategi efektif dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

PDF

References

Faradilla, R. E. dan R. H. F. (2011). Pangan Semi Basah Ketahanan dan Potensinya dalam Gizi Masyarakat Bogor. Skripsi, Institut Pertanian Bogor, 20(2), 161.

Food and Agriculture Organization. (2023). Cloves production statistics by country. Retrieved July 2025, from https://www.fao.org/faostat/en/#data/QCL

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2022). Statistik ekspor komoditas rempah. Jakarta: Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Muchammad Fikal. (2025). Dokumenter ini dibuat dengan keren nan gokil | Potensi cengkih Desa Blongko Nganjuk [Video]. YouTube. https://youtu.be/s5dR6lTKHCk?si=pIsxOpgUK42dptTL

Purnamasari, F. M. (2016). ( STUDI BUMDes MAWAR DESA KEPEL , KECAMATAN NGETOS , KABUPATEN NGANJUK ) Syndi Dwi Purnamasari. Jurnalmahasiswaunesa, 1–12.

Rehatta, Herman, Dessy A. Marasabessy, and Safril H. Sopalauw. 2019. “Produktivitas Cengkih Hutan (Syzygium Obtusifolium L.) Di Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.” Jurnal Budidaya Pertanian 15(1):31–37. doi:10.30598/jbdp.2019.15.1.31.

Sari, Ursila Wiwin, Dyana Sari, and Umi Rofiatin. 2023. “ANALISIS PROSPEK CENGKIH DI INDONESIA (Analysis of Clove Prospects in Indonesia).” SSRN Electronic Journal (November). doi:10.2139/ssrn.4326423.

Sasongko, P., Washington, W., & Ahmadi, K. (2022). Potensi Usaha Pengolahan Minyak Atsiri Daun Cengkeh Di Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Journal of Food Technology and Agroindustry, 4(2), 100–115. https://doi.org/10.24929/jfta.v4i2.2127

Simon, Porong &. Ogie. 2022. “Kajian Teknik Budidaya Tanaman Cengkeh (Syzygium Aromaticum L.) Di Kabupaten Kepulauan Sangihe.” Jurnal Agroekoteknologi Terapan Universitas Sam Ratulangi 3(2):153–66.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-1). Alfabeta.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Muchammad Fikal, Ridho Yogi, Zera Rafli, M Fahtur Rohman, Febima Gibran, Ardina Tanjungsari