Abstract
Kecemasan pada remaja yang akan menghadapi ujian sering muncul dan dapat berdampak pada kemampuan belajar serta konsentrasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui intervensi non-farmakologis berupa Terapi Writing Expressive (Terapi Menulis). Menulis memberikan kesempatan individu untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan secara bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dilakukan Terapi Writing Expressive (Terapi Menulis) di SMPN 1 Loceret. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 remaja kelas IX yang mengalami kecemasan di SMPN 1 Loceret dalam menghadapi ujian TKA (Tes Kemampuan Akademik). Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi selama 4 hari menggunakan kuesioner DASS-21. Analisa data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat kecemasan pada ketiga subyek sesudah diberikan Terapi Writing Expressive (Terapi Menulis). Sebelum intervensi, sebagian subyek berada dalam kategori kecemasan berat dan sedang, sedangkan sesudah intervensi mengalami penurunan menjadi kategori sedang hingga ringan. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terapi Writing Expressive (Terapi Menulis) dapat menurunkan tingkat kecemasan pada remaja kelas IX yang mengalami kecemasan dalam menghadapi ujian TKA di SMPN 1 Loceret. Terapi ini dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang sederhana, mudah dan aman diterapkan untuk membantu remaja mengelola kecemasan.
References
DIDIK., (2024). Terapi Menulis Ekspresif Sebagai Media Katarsis Dalam Mengurangi Kecemasan: Systematic Literature Review. Guidance and Counseling 5. 2021-10-28 12:43:33):99–112. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/insight
Hartono, et., (2019). Literature Review : Pengaruh Terapi Menulis Ekspresif Sebagai Bentuk Katarsis Pada Individu Yang Mengalami Depresi Dan Kecemasan.19–30.
Idris, Idriani, & Idris. (2019). Emotional Freedom Technique Dalam Mengatasi Kecemasan Siswa Menghadapi Ujian. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 7(2):106–15. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v7i2.1115
Prihananto, et., al. (2023). Dampak Perilaku Bullying Pada Anak Sekolah Dasar Di SDN Manyaran 02 Kota Kediri. Seminar Nasional Sains, Kesehatan, Dan Pembelajaran (2010):91–96.
Purnamarini, et.,al. (2019). Pengaruh Terapi Expressive Writing Terhadap Penurunan Kecemasan Saat Ujian Sekolah. Insight: Jurnal Bimbingan Konseling 5(1):36. https://doi.org/10.21009/INSIGHT.051.06https://doi.org/10.21009/INSIGHT.051.06
Putri, Setiana. (2025). Implementasi Metode Self-Talk Positif Dengan Media Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Siswa-Siswi Yang Mengalami Kecemasan Berbicara Didepan Kelas SMAN 1 Gurah. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains Dan Pembelajaran 0008(1):537–42.
Riza, et., al (2019). Penerapan Teknik Expressive Writing Untuk Menurunkan Stres Akademik Siswa Di Smp Negeri 1 Makassar.5(1):111. https://eprints.unm.ac.id/25179/
Saidin, & M. Syahran Jailani. (2023). Memahami Etika Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora 1:24–29.
Rochmah, Wakhidatul., Risnasari, N., & Prihananto, D. I. (2024). Penerapan Terapi Senam Yoga Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Remaja Yang Mengalami Masalah Keperawatan Kecemasan Diagnosamedis Anxietydisorder Dipuskesmas Sukoramekota Kediri (Studi Kasus). Seminar Nasional Sains:521–25.
WHO. 2025. “Mental Health of Adolescents.” https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
Wijaya, et., (2023). Cara Mengatasi Kecemasan Dental Secara Farmakologis Dan Non-Farmakologis . DENThalib Journal 1(November):61–67. https://journal.fkg.umi.ac.id/index.php/denthalib/article/view/37
Zahra, Ghefira, Fadhilah, N., Saputra, R., & Wibowo, A. (2024). Deteksi Tingkat Gangguan Kecemasan Menggunakan Metode Random Forest. Jurnal Fakultas Teknik UMT 13(1):38–47. http://jurnal.umt.ac.id/index.php/jt/index

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Resti Dwi Rianti, Norma Risnasari , Dhian Ika Prihananto
