Abstract
Remaja adalah masa transisi yang penuh dengan perubahan fisik, emosi, dan sosial. Perubahan ini dapat memicu stres, kecemasan, dan bahkan depresi. Kesehatan mental yang serius dapat mempengaruhi siapa saja, termasuk remaja. Gejala depresi dapat berupa perasaan sedih, putus asa, kehilangan minat pada aktivitas yang biasa disukai, perubahan pada pola tidur dan makan. Salah satu cara untuk mengatasi gejala depresi dan meningkatkan kesehatan mental adalah dengan melakukan aktivitas fisik, seperti senam pinguin.Senam Pinguin adalah latihan fisik yang menyenangkan dan dapat membantu meningkatkan mood, mengurangi stres, dan meningkatkan kepercayaan diri. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan senam pinguin sebagai terapi alternatif dalam mengurangi gejala depresi pada siswa-siswi SMK PGRI 3 Kediri. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan edukatif tentang depresi dan praktik senam pinguin. Hasil pretest sebagian besar siswa belum tahu tentang konsep depresi, dari 5 pertanyaan diketahui dari 15 siswa yang mengetahui definisi depresi ada 6 (40%), tanda gejalanya ada 3 (20%), cara mengatasi depresi ada 1 (6,67%), cara mencegah depresi ada 2(13,3%), dampak jangka panjang depresi ada 1 (6,67%). Hasil post test dari 5 pertanyaan, 15 siswa tahu definisi ada 14 (93,33%), tahu tanda gejala ada 12 (80%), tahu cara mengatasi ada 12 (80%), tahu cara mencegah ada 15 (100%), tahu dampak jangka panjang ada 10 (66,67%). Selain itu, siswa juga mampu mempraktikkan senam pinguin dengan benar dan memahami manfaatnya dalam mengelola depresi. Setelah kegiatan ini diharapkan kegiatan senam pinguin dapat menjadi salah satu terapi alternatif yang murah dan mudah dilakukan secara rutin sehingga dapat membantu remaja dalam mengatasi tekanan emosional serta mengurangi gejala depresi. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental bagi siswa. Karena pengabdian ini dilaksanakan di sekolah, pihak sekolah disarankan mendukung keberlanjutan kegiatan serupa dan mengintegrasikan edukasi kesehatan mental, termasuk senam pinguin, ke dalam program sekolah agar manfaatnya berkelanjutan.
References
Ayu, A. P. (2019). Pengaruh Senam Pinguin Untuk Mengurangi Gejala Depresi: Taman Suropati, Jakarta. Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi, 18(1), 53-66.
Akibanation. (2016). menapak-tilas-fenomena-senam-pinguin-melejitkan-miku mata-awam. Online] Available at: https://www.akibanation.com
Dianovinina, K. (2018). Depresi pada Remaja: Gejala dan Permasalahannya . Jurnal Psikogenesis, 6(1), 69-78.
Giriwijoyo, S dan Sidik, D.Z. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. Bandung: Remaja Rosdakarya
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Laporan Tematik Kesehatan Jiwa. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
WHO. (2022). Mental Health. Diakses pada 24 Februari 2023, dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Diah Anggraini, Norma Risnasari, Aina Lailiqa Biqaqi Suwoto, Resti Dwi Rianti
