Analisa Pengaruh Penambahan Jumlah Kompor Terhadap Peningkatan Suhu Api Pada Pelelehan Kaca
DOI:
https://doi.org/10.29407/inotek.v4i2.162Abstract
Kompor yaitu alat penghasil api yang digunakan untuk memanaskan suatu benda, pada penelitian ini untuk mengetahui mana yang paling efisien untuk meningkatkan suhu api pada proses pelelehan limbah kaca menggunakan 1,2,3 kompor. Dengan cara menyalakan kompor 1,2 & 3 lalu membandingkan suhunya tersebut. Metode yang di gunakan yatu eksperimen, yang dilakukan dengan menyalakan satu persatu kompor blower keong. Data dari hasil penelitian dianalisis melalui cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkannya lalu menentukan hasil eksperimen dan menentukan hasil penelitian berdasarkan data yang diperoleh. Pada pengujian alat kompor blower keong menggunakan plat besi yang dibakar kemudian dilakukan pengecekan suhunya melalui thermometer. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan suhu terhadap jumlah kompor 1, 2 & 3 yang dipakai pada uji coba tersebut. Kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian ini yaitu dari data yang diperoleh menunjukkan perbedaan terhadap suhunya, maka untuk pelelehan limbah kaca menggunakan 1 kompor blower keong. Jadi kesimpulan dari penelitian ini adalah 1 kompor lebih efektif dari kompor 2 dan 3. Efektifitas terletak pada biaya bahan bakar lebih hemat . Pada penelitian ini peneliti mengambil judul analisa penambahan jumlah kompor terhadap peningkatan suhu api, karena peneliti ingin membuktikan bahwa penambahan kompor sangat berpengaruh pada pelelehan kaca.
Keywords:
Api, Kompor, Suhu##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
References
Taruan, H N.Wijaya, R S & Saputra,Y H. 2019. Pengolahan Limbah Kaca Menjadi Produk Seni Kaligrafi Gampong Jalin Kota Jantho. DESKOVI Art Des. J. 2, 2 hal. 69–72.
Justin, J.2015. Eksplorasi Limbah Kaca ( Studi Kasus : Industri Mebel ) 2, 2 hal. 908–912.
Menyulap Sampah Kaca menjadi Bisnis Daur Ulang. [Daring]. Tersedia pada: https://bisnisukm.com/sulap-sampah-kaca-menjadi-bisnis-daur-ulang.html. [Diakses: 18-Jun-2020].
Pupuk P et al., 2015 Pembuatan Pupuk Organo-Mineral Fertilizer (Omf) Padat Dari Limbah Industri Bioetanol (Vinasse) 4, 2 hal. 46–54.
Macam-macam Warna Api | see in a different way. [Daring]. Tersedia pada: http://bangkeju.blogspot.com/2012/07/macam-macam-warna-api.html. [Diakses: 20-Jun-2020].
Sudarno dan Fadelan, 2015 Peningkatan Efisiensi Kompor LPG Dengan Menggunakan Reflektor Radiasi Panas Bersirip J. Ilm. Semesta Tek. 18, 1 hal. 94–105.
Fallis A ., 2013 Bab Ii Landasan Teori J. Chem. Inf. Model. 53, 9 hal. 1689–1699.
Hastuti L S S dan Pristiwati E, 2016, Pemanfaatan Limbah Kaca untuk Bahan Baku Produk Perhiasan, Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah, 23, 1. hal. 18–22.
Reksoatmodjo, 2009 Statika Teknik 1 ed. .
Sugiono, 2012 Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D Bandung: Alfabeta.
Kadir, 2015 Statika Terapan 2 ed. PT RajaGrafikaPersada. Depok
Penjelasan Lengkap ANOVA Sebagai Analisis Statistik - Uji Statistik. [Daring]. Tersedia pada: https://www.statistikian.com/2017/06/anova-sebagai-analisis-statistik.html. [Diakses: 18-Jun-2020].
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Tommy Fajar Zakaria, Fatkur Rohman, Kuni Nadliroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License