Optimalisasi Rasio Komposisi Opsi Asitelin Dan Oksigen Proses Pebakaran Menggunakan Kompor Pelebur Kaca
DOI:
https://doi.org/10.29407/inotek.v5i3.1129Abstract
Dibutuhkan penanganan khusus untuk mengolah/mendaur ulang limbah kaca menjadi manik-manik. Salah satu metode yang digunakan adalah sistem tempel yaitu kaca yang masih utuh dipotong kecil-kecil lalu disatukan dengan cara diberi perekat dan sistem peleburan. Dalam proses daur ulang kaca membutuhkan bahan bakar yang efisien dan mampu meleburkan kaca dengan cepat hingga kaca meleleh. Proses pembakaran limbah kaca disentra pengrajin manik –manik di Ds.Plumbon Gambang, Kec.Gudo, Kab.Jombang Inovasi yang mencoba dikembangkan oleh peneliti untuk membantu proses peleburan kaca di industry pengolahan kaca adalah dengan membuat dengan menggunakan gas oksi-asetelin atau karbit. Gas asetelin memeliki panas yang sangat tinggi sekitar 3.5000 C yang dapat melelehkan kaca hingga menjadi seperti gulali dengan sangat cepat. Optimalisasi rasio komposisi oksi-asitelin pada proses pembakaran menggunakan kompor pelebur kaca ini diharapkan dapat mengoptimalkan dalam pembakaran limbah kaca untuk proses pembuatan kerajinan manik-manik dengan bahan bakar gas oksi-asetelin atau karbit dan mampu menjadi cara alternative untuk melelehkan kaca dan akan menjadi bahan bakar alternatif untuk peleburkan kaca. Penelitian ini berupa penelitian eksperimen yakni melakukan pembuatan tungku pelebur kaca agar mendapatkan nilai panas yang efisiensi pada pembakaran mengunakan asitelin dan gas oksigen , yang nanti akan di manfaatkan untuk menekan biaya pengunaan bahan bakar terhadap pelaku pengrajin kaca. Penjadwalan pembuatan mesin dan analisis laporan pada mesin pengolah limbah kaca akan di optimalisasikan selama 5 bulan. Hasil uji coba pada penelitian ini berfokus pada variasi penggunaan atau pengaturan pemakaian gas asetelin. Dalam waktu 5 menit. Capaian suhu terjadi seiring dengan perubahan rasio penggunaan gas asetelin. Semakin kecil gas asetelin didapatkan suhu semakin tinggi. Dengan pembakaran kaca secara konvensional dengan perbandingan gas asetelin yang lebih kecil dari pada gas oksigen maka akan didapatkan suhu yang tinggi dan nyala api karburasi dengan suhu mencapai 1395 0C. Dengan suhu tersebut mampu melelehkan kaca sehingga seperti gulali. Proses pembakaran kaca menggunakan bahan bakar asetelin dan oksigen juga memiliki kekurangan dimana sifat kaca i yang mudah mongering dan radius pembakaran untuk mencapai suhu diatas 1200 0C kurang merata dengan menggunakan blender karena titik api cenderung mengerucut untuk mendapatkan suhu api yang tinggi.
Keywords:
Asetelin, Kaca,, Tungku##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
References
Tambunan, T. T. 2001. Perekonomian Indonesia : teori dan temuan empiris / Tulus T.H. Tambunan. jakarta: Ghalia Indonesia.
Prof. Dr. Thamrin Abdullah, M. M. 2013. Menejemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Setiyowati, N. D. 2013. Industri manik-manik di seda plumbon gebang. Faktor-faktor Yang Menyebabkan Eksistensi Industri Manik-manik
Wahyudi, M. 2016. Analisis kemanpuan material tungku dalam menahan panas pada tungku lebur alumunium dengan bahan bakar gas. Jurnal Ilmiah Unversitas Medan Area. 2016,
Priscilia. 2017. Tungku Pelebur Limbah Kaca. Tungku Pelebur Limbah Kaca Satu-Satunya Di Jawa timur , https://www.itn.ac.id/2017/02/11/dosen-itn-malang-ciptakan-tungku-pelebur-limbah-kaca-satu-satunya-di-jawa-timur/. Diakses 4 Maret 2021.
Pratama, D. R. 2008. Pemadaman 20% api. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/123459-R020830-Pemadaman%20api-Literatur.pdf. Diakses 4 Maret 2021
Fatchurahman, A. 2011. Las Oxy Acetilen. Pengelasan Oksi asitelin http://staffnew.uny.ac.id/upload/132299864/pendidikan/LAS+OXY-acetylen.pdf.
Aji, S. 2017. Bagian Bagian Las Asitelin. Jakarta: https://santikoaji.blogspot.com/2017/06/bagian-bagian-las-asetelin.html. Diakses 10 Maret 2021
Indonesia, A. p. 1996. Manufactur Air Production Incrementl. Manufactur Air Production , http://www.airproducts.co.id/industries/GlassMinerals/Non-metallic-Mineral-Product-Manufacturing/product-list/oxygen-enhanced-combustion-non-metallic-mineral-product-manufacturing.aspx?itemId=9F9E84FC53A54E1C8CD3B2FD92F3BEC2#:~:text=Oksigen%20diperlukan%2. Diakses 3 Maret 2021.
Wiryosumarto, H. 2015. Teknologi Pengelasan Logam. Jakarta Timur: Balai pustaka.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Deny Yuli Susanto, Kuni Nadliroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License