Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) en-US <p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:</p> <ol> <li>Copyright on any article is retained by the author(s).</li> <li>The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.</li> <li>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.</li> <li>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</li> <li>The article and any associated published material is distributed under the <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a></li> </ol> inotek@unpkdr.ac.id (SEMNAS INOTEK) fatkurrohman@unpkediri.ac.id (fatkur rhohman) Mon, 16 Aug 2021 15:30:24 +0700 OJS 3.2.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengembangan Alat Penyangrai Biji Kopi Otomatis Berbasis Arduino Uno https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1069 <p><em>Desa sirna garlih adalah sebuh desa penghasil kopi, yang proses pengolahannya masih secara tradisional. Kopi yang dihasilkan dengan proses pengolahan tradisional ini memiliki beberapa kekurangan, yaitu: (1) proses pengolahan membuang banyak tenaga karena kopi harus terus diaduk dalam proses pemasakan, (2) waktu pengolahan yang lama, (3) kurang higienis.. Maka dalam hal ini untuk mengatasi permasalah tersebut peneliti mengembangkan alat penyangrai biji kopi otomatis berbasis arduino uno yang dapat menghasilkan kopi kualitas baik cita rasa tradisional dengan sistem penyangraian yang modern, praktis, ekonomis dan higienis. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Untuk mengembangkan rancang bangun alat penyangrai biji kopi otomatis berbasis arduino uno; (2). Untuk mengetahui sistem kerja alat penyangrai biji kopi otomatis berbasis arduino uno. Model pengembangan penelitian ini yaitu menggunakan model prosedural. Penelitian menyimpulkan, (1)Pengembangan alat penyangrai biji kopi otomatis berbasis arduino yaitu terdiri dari dua komponen utama yaitu pengembangan perancangan perangkat keras (hardware) dan pengembangan perancangan perangkat lunak (software); (2) Sistem kerja alat penyangrai biji kopi otomatis berbasis arduino&nbsp; masih menggunakan sistem kombinasi yaitu sistem pemanasan masih menggunakan proses pembakaran sistem manual menggunakan kayu bakar dan sistem penyangraian, putaran alat penyangrai, pengontrolan panas menggunakan sistem otomatisasi.</em></p> Dani panji Asmara, Elsanda Merita Indrawati, Kartika Rahayu Tri Prasetyo Sari Copyright (c) 2021 Dani panji Asmara, Elsanda Merita Indrawati, Kartika Rahayu Tri Prasetyo Sari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1069 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Game Edukasi Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung dengan Metode Naïve Bayes https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1070 <p><em>Perkembangan game di dunia semakin pesat, termasuk di Indonesia. Game juga sudah cukup populer sebagai sarana hiburan atau juga pendidikan dan latihan bagi orang tua, muda, pria maupun wanita, apalagi anak-anak. Game yang populer saat ini adalah game berbasis android. Game dapat menjadi alternatif hiburan untuk mengisi waktu luang yang sangat menyenangkan bagi anak-anak maupun orang dewasa, berdasarkan masalah yang dialami saat ini pada proses belajar mengajar antara guru dengan muridnya dalam ruang kelas yang kreatif, perlu pemanfaatan teknologi sebagai bagian yang ingin direalisasikan. Penelitian ini mengembangkan game edukasi belajar matematika sebagai sarana proses belajar mengajar yang dijalankan dengan sistem android. Pengembangan game ini menggunakan metode naïve bayes dengan pembuatan filter skor untuk menentukan rekomendasi belajar. Game ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak khususnya siswa sekolah dasar kelas 3 sampai 5 serta meningkatkan pemahaman tentang cara penghitungan matematika. Hasil yang diperolah dalam penelitian ini adalah game interaktif dan menarik yang mampu membantu siswa meningkatkan pemahaman dan mengurangi kejenuhan dalam pembelajaran matematika.</em></p> Andri Nur Hamzah , Danang Wahyu Widodo Copyright (c) 2021 Andri Nur Hamzah , Danang Wahyu Widodo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1070 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Sistem Informasi Survei Indeks Kepuasan Masyarakat pada Puskesmas Berbek https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1071 <p><em>Kegiatan Evaluasi Pelayanan di Puskesmas Berbek Kabupaten Nganjuk seringkali berjalan kurang efisien karena informasi yang berasal dari survey kepuasan masyarakat belum mendukung kegiatan evaluasi. Ada beberapa permasalahan pada sistem informasi kepuasan masyarakat sebelum dikembangkan yaitu proses pengolahan data kepuasan masyarakat membutuhkan waktu lama, laporan kepuasan pasien belum dapat memberikan informasi dengan jelas dan ketika akan mengakses kembali informasi mengalami kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi kepuasan masyarakat di Puskesmas Berbek Kabupaten Nganjuk untuk memudahkan pengumpulan data, evaluasi pelayanan dan penanganan pada Puskesmas Berbek. Pengolahan data survei indeks kepuasan masyarakat menggunakan metode service quality (SERVQUAL) pada semua poli/unit Puskesmas Berbek. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem informasi berbasis website tentang nilai hasil survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan dan penanganan pasien di Puskesmas Berbek.</em></p> Dani Ardyan Syah Putra, Danang Wahyu Widodo, Niska Shofia Copyright (c) 2021 Dani Ardyan Syah Putra, Danang Widodo, Niska Shofia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1071 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Implementasi Metode Naïve Bayes dalam Mengklasifikasi Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Minggiran Kediri https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1072 <p><em>Program keluarga harapan atau disingkat PKH merupakan program pemerintah ditujukan untuk masyarakat yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan pemerintah. Selama ini penyaluran PKH di desa Minggiran kecamatan Papar kabupaten Kediri kurang tepat karena belum ada sistem pengklasifikasi penerima bantuan . Tujuan penelitian ini adalah untuk mempermudah perangkat desa dalam mengklasifikasi calon penerima bantuan sesuai kriteria yang sudah ditentukan. Proses klasifikasi dilakukan dengan mengambil data penduduk kemudian dihitung menggunakan metode naïve bayes. Naïve bayes yaitu Metode pengklasifikasian dengan menggunakan metode probabilitas dan statistik, yaitu memprediksi peluang di masa depan berdasarkan pengalaman di masa sebelumnya. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan study literatur. &nbsp;Penelitian ini menghasilkan klasifikasi calon penerima bantuan berbasis website sehingga mempermudah pendamping PKH untuk mengetahui calon penerima baru yang layak menerima bantuan tersebut.</em></p> Faisal Kurnia Pratama, Danang Wahyu Widodo, Niska Shofia Copyright (c) 2021 Faisal Kurnia Pratama, Danang Wahyu Widodo, Niska Shofia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1072 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Peramalan Dengan Metode Trend Moment Untuk Memprediksi Jumlah Penjualan Produk Healthy di CV. Surya Willis https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1073 <p><em>Setiap bulan transaksi penjualan pada CV. Surya Wilis mengalami peningkatan ataupun penurunan. Jumlah stok produk yang akan dijual pada bulan berikutnya tidak menentu, sehingga dapat mengakibatkan kekurangan ataupun penumpukan stok produk pada CV. Surya Wilis. Peramalan penjualan pada CV. Surya Wilis dilakukan berdasarkan perkiraan tanpa ada perhitungan. Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah dalam menentukan stok produk pada bulan berikutnya maka dibutuhkan sistem peramalan penjualan. Metode yang akan digunakan pada sistem peramalan ini adalah metode trend moment. Data yang digunakan pada penelitian ini berasal dari nilai data asli yaitu data penjualan produk healthy cat lahap pada bulan September 2019 sampai dengan Desember 2020. Pengujian yang dilakukan menghasilkan nilai tingkat kesalahan Mean Squad Error (MSE) paling rendah yaitu 0,0031% dan nilai akurasi Mean Absolute Percentage Error 99,8141%.</em></p> M. Fahrur Rizal, Danang Wahyu Widodo Copyright (c) 2021 M. Fahrur Rizal, Danang Wahyu Widodo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1073 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Sistem Pendukung Keputusan Rekomendasi Kenaikan Jabatan Karyawan Menggunakan Metode Profile Matching (Studi Kasus CV. Agung Mandiri) https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1074 <p><em>Kenaikan jabatan merupakan salah satu aspek penting bagi karyawan sebagai perencanaan karir. CV.Agung Mandiri menggunakan penilaian kinerja dalam menentukan karyawan yang terbaik untuk menerima rekomendasi kenaikan jabatan, namun pada penerapannya masih membutuhkan waktu yang lama dalam menghitung dan memungkinkan terjadinya kesalahan dalam perhitungan yang dikarenakan oleh cara perhitungan manual, human error dan subjektivitas penilai. Sistem Pendukung Keputusan dapat membantu perusahaan dalam menghitung penilaian kinerja dengan cepat, efisien dan&nbsp; mengurangi kesalahan yang mungkin terjadi. Sistem Pendukung Keputusan ini menggunakan metode profile matching dengan meenggunakan enam kriteria penilaian yaitu masa kerja, penjualan, kedisiplinan, attitude, pengetahuan dan penampilan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu CV. Agung Mandiri dalam menentukan proses rekomendasi kenaikan jabatan karyawannya pada bagian sales marketing. Hasil dari penelitian ini adalah sistem yang mampu memberikan hasil berupa perankingan berdasarkan nilai yang terbesar sehingga pihak pengambil keputusan dapat mempertimbangkan dan memutuskan hasilnya melalui hasil ranking tersebut.</em></p> Nurul Indah Ni’matun Nisa, Danang Wahyu Widodo Copyright (c) 2021 Nurul Indah Ni’matun Nisa, Danang Wahyu Widodo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1074 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Penjualan Aksesoris Motor dan Mobil dengan Metode Clustering https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1075 <p><em>Di era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi yang cepat memberikan pengaruh yang besar dalam bidang industri. Hal ini juga membawa suatu perubahan besar dalam tingkat persaingan antar produsen, sehingga pelaku – pelaku usaha tersebut harus selalu menciptakan berbagai teknik untuk terus survive. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Beberapa cara dapat ditempuh untuk mengetahui jenis produk yang harus ditingkatkan dan seberapa besar hasil yang diperoleh untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhan. Salah satunya adalah dengan melakukan pemanfaatan data mining. Beberapa barang yang disediakan di Rumah Lampu setiap harinya yang terbagi beberapa jenis. Data yang telah diterima pastinya sangat banyak. Jika data tersebut dimanfaatkan dengan menerapkan konsep data mining, maka dapat diketahui pola &nbsp;pemilihan barang yang dijual berdasarkan ukuran, jenis barang, berat barang, dan lain sebagainya. Untuk membantu dalam pengelompokkan data-data yang digunakan pengguna &nbsp;untuk memasukkan data yang diinput menjadi satu agar nantinya penjualan yang diinginkan lebih optimal dengan menggunakan Metode Clustering.</em></p> Febry Randawan, Danang Wahyu Widodo Copyright (c) 2021 Febry Randawan, Danang Wahyu Widodo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1075 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Mixer Pencampuran Media Tanam Untuk Pembibitan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1076 <p><em>Proses pencampuran media tanam untuk pembibitan merupakan bagian penting dalam menumbuhkan dan mengembangkan benih menjadi bibit yang siap&nbsp; ditanami. Pemilihan bahan tanam (bibit) dan pemahaman terhadap sifat dan karakteristik bibit merupakan faktor penting keberhasilan budidaya pengembangan tanaman.&nbsp; Salah satu faktor yang sangat penting untuk keberhasilan pembibitan adalah kemampuan menyediakan tanah dan pupuk untuk bibit dalam jumlah yang cukup dengan pencampuran yang baik. Sistem pencampuran yang digunakan pengusaha budidaya tanaman pembibitan dilakukan manual oleh tenaga manusia. Perancangan ini bertujuan membuat alat mixer pencampuran media tanam untuk pembibitan. Metode perancangan yang digunakan yaitu perancangan produk. Adapun prosedur perancangannya terdiri dari observasi, pembuatan produk mesin mixer pengaduk disesuaikan dan dibandingkan dengan desain dan perancangan mesin mixer kemudian diperoleh hasil dan ditarik kesimpulan. Hasil dari perancangan ini adalah desain dan gambar kerja mesin mixer pengaduk ini dibuat dengan kontruksi yang simple dan khusus pada mata pisau pengaduknya menggunakan bentuk baling-baling pisau mixer. Serta spesifikasi mesin mixer pengaduk dengan rincian berikut ; (a) dimensi mesin mixer dengan panjang 80 mm x lebar 50 mm x tinggi 120 mm; (b) kapasitas tabung mixer maksimal 25 liter; (c) Daya Motor Listrik 1 Hp, (d) Gear Box 1:4 Wpa (e) Gear dan Rantai, sehingga dinyatakan aman / baik.</em></p> Angga Eka Pratama, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin Ilham Copyright (c) 2021 Angga Eka Pratama, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin Ilham https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1076 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Mesin Conveyor Penata Media Tanam Pembibitan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1077 <p><em>Kebutuhan akan alat dan mesin pertanian diberbagai bidang saat ini sangat dibutuhkan, hal ini tentunya berkaitan dengan peningkatan baik secara kualitas maupun secara kuantitas dari pekerjaan yang dilakukan. Untuk meningkatkan jumlah produksi media penanaman bibit yang ada disebuah tempat produksi pembibitan yang seluruh proses pembuatanya masih manual menggunakan tenaga manusia, maka dari itu penulis berinisiatif merancang sebuah alat yang mampu memproduksi media tanam dengan jumlah banyak dalam waktu yang singkat. Namun pada pembahasan ini lebih menekankan pada perancangan mesin conveyor sebagai media penyalur atau pemindah media tanam yang sudah dikemas untuk kemudian disalurkan ke meja penata untuk dipotong sesuai ukuran yang ditentukan.jenis conveyor yang digunakan adalah jenis belt conveyor dengan sedikit modifikasi bentuk dan penggunaan bahan untuk beltnya, untuk belt menggunakan bahan kain yang sedikit kasar dan tebal hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan serta dapat meminimalisir biaya produksi. conveyor ini digerakkan dari hasil pembagian tenaga motor listrik yang berada pada mesin spiral.</em></p> Cesar Ahmad Ryandhy, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin Ilham Copyright (c) 2021 Cesar Ahmad Ryandhy, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin Ilham https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1077 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Pisau Potong Media Tanam Pembibitan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1079 <p><em>Indonesia merupakan Negara yang menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai penopang perekonomian Negara. Banyaknya sumber daya dan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia, memerlukan perkembangan dan moderenisasi dalam sektor pertanian dan perkebunan sehingga bisa mempermudah pekerjaan para petani untuk mendapatkan target yang di inginkan dengan mengeluarkan usaha yang seminimal mungkin yaitu dengan menggunakan alat atau mesin. Dalam perancangan pisau potong akan di butuhkan hasil yang lebih optimal , sebab pisau potong tersebut berperan penting sebagai pemotong media yang siap di potong sehingga meringankan pekerjaan manusia untuk membuat media tanam pembibitan dari awal pekerjaan serba manual yang dikerjakan dengan tangan kosong dan alat seadanya. Maka dari sini menciptakan Mesin Media Tanam Pembibitan dengan pembahasan pada poin pisau potong tersebut. Menggunakan sebuah pisau potong yang mengambil desain awal dari gergaji besi dengan memodifikasi menjadi 9 baris mata pisau dalam satu kerangka yang ditenagai oleh motor listrik ½ HP/PK, 370 WATT, 1420/60 s RPM, 220 VOLT, 1 Phase dengan gearbox WPA 40 rasio1:60 dan ada tambahan gearbox reverse buatan sendiri dengan in 1=14T in 2=28T out= 38T dan gigi satelit gardan perbandingan 9/15T untuk pergantian penggerak pada meja pemotong untuk menjadikan 10 potong&nbsp; pada 1 buah media tanam.</em></p> Revaldo Sultan Irlandy, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin ILHAM Copyright (c) 2021 Revaldo Sultan Irlandy, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin ILHAM https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1079 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Tempat Pemotongan Media Tanam Pembibitan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1080 <p><em>Indonesia sebagian besar masyarakatnya bekerja dibidang pertanian, oleh sebab itu untuk menunjang kegiatan pertanian sangat dibutuhkan alat dan mesin pertanian. Seperti yang kita lihat saat ini masih banyak para petani menggunakan alat dan mesin pertanian berteknologi sederhana untuk kegiatan dibidang pertanian. </em><em>Dalam hal ini, perlu untuk menciptakan sebuah alat mesin dengan inovasi baru terhadap </em><em>penyetiman</em><em> bibit yang belum digunakan dalam bidang pertanian maupun perkebunan. Adanya teknologi mesin yang akan dirancang ini memiliki tingkat efektifitas yang tinggi terhadap pengolahan tanah, dimana mesin ini memiliki lima kegunaan, yaitu mixer pencampur tanah dan air, mesin spiral pendorong tanah, mesin konveyor penata </em><em>media tanam pembibitan</em><em> tanah, tempat pemotongan</em><em> media tanam pembibitan</em><em>, dan pemotong </em><em>media tanam pembibitan</em><em> sembilan pisau. </em><em>Mesin pencetak media tanam pembibitan adalah mesin yang berfungsi untuk mencetak media tanam pembibitan dalam bidang pertanian guna untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia. Petani akan lebih cepat dalam pembuatan media tanam karena mesin ini dapat langsung mencatak media tanam dengan cepat dan lebih banyak, sehingga para petani dapat menghemat waktu dan tenaga lebih banyak</em><em>. Terciptanya inovasi mesin tersebut akan menghasilkan bentuk ta</em><em>nah yang di inginkan</em><em>. Kegunaan masing-masing alat yang terdapat dalam satu mesin tersebut tentu sangat bermanfaat dan menjadikan produktivitas semakin efektiv dan efisien</em>.</p> Aksin Rohmatulloh, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin Ilham Copyright (c) 2021 Aksin Rohmatulloh, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin Ilham https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1080 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Mesin Spiral Pendorong Tanah Media Tanam Pembibitan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1081 <p><em>Perancangan ini di latar belakangi masih banyaknya pelaku UMKM yang masih menggunakan tenaga manual manusia. Permasalahan dari perancangan ini adalah Bagaimana rancang bangun alat pengisi tanah (spiral) pada plastik rol media tanaman yang efisien dan dapat cepat mengisi tanah pada plastik. Perancangan alat pengisi tanah (spiral) ini melalui beberapa tahap – tahap langkah perancangan, tahap pertama adalah mulai, study literatur untuk dijadikan&nbsp; referensi untuk pembuatan alat ini. Untuk desain alat pengisi tanah ini di buat dengan konstruksi yang simple dan efisien, sebab alat pengisi tanah sebelumnya hanya bisa mengisi satu persatu pengisian tanah. Maka dari sini menciptakan mesin pengisi tanah (spiral) pada plastik rol media tanam. Menggunakan screw conveyor yang mengambil desain awal dari proses pengemasan padi atau gabah setelah proses penjemuran dengan memodifikasi menjadi empat alur spiral dalam satu rangka yang digerakan oleh motor listrik 0,5 Hp melaui gearbox WPA 40 dengan rasio 1:60 untuk mendapatkan putaran yang diinginkan. </em></p> Yogi Suryo Prayogo, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin Ilham Copyright (c) 2021 Yogi Suryo Prayogo, Ah. Sulhan Fauzi, M. Muslimin Ilham https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1081 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Analisis Temperatur Terhadap Hasil Pengeringan pada Mesin Pengering Cengkeh https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1082 <p><em>Cengkeh termasuk komoditi hasil pertanian dengan nilai jual tinggi, bersifat musiman. Penanganan paska panen cengkeh di tingkat petani biasanya dilakukan secara tradisional. Cuaca mendung, hujan dan saat malam hari menyebabkan tidak tersedianya energi surya sehingga pengeringan segera dilakukan setelah pemanenan, karena keterlambatan pengeringan akan berakibat buruk terhadap kualitas cengkeh perlu digantikan oleh mesin pengering cengkeh</em>. <em>Penelitian tentang temperatur terhadap hasil pengeringan optimal pada mesin pengering cengkeh telah dilakukan. Untuk mendapatkan hasil pengeringan cengkeh dengan kualitas yang baik pada mesin pengering cengkeh diperlukan pengaturan temperatur mesin pengering cengkeh. Upaya memaksimalkan kualitas hasil pengeringan adalah konsep yang akan dianalisa pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung temperatur mesin pengering cengkeh agar&nbsp; hasil pengeringan yang optimal. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen.</em> <em>hasil pengujian pengeringan yang telah dilakukan didapatkan hasil kadar air terendah yaitu 6,3% pada temperatur pengeringan 75ºC dan kadar air tertinggi yaitu 8,9 pada temperatur pengeringan 40ºC sehingga terdapat perbedaan kadar air yang signifikan pada saat temperatur pengeringan berbeda, dari hasil perhitungan temperatur pada mesin pengering cengkeh temperatur yang tinggi cukup baik digunakan untuk hasil pengeringan yang maksimal.</em></p> Bayu Setiawan, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi Copyright (c) 2021 Bayu Setiawan, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1082 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Perancangan dan Perakitan Mesin Pencacah Bulu Ayam https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1083 <p><em>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pengolahan limbah bulu ayam, dalam memanfaatkan limbah bulu ayam yang ada di sekitar kita menjadi pupuk organik yang bisa di manfaatkan di sektor pertanian, untuk mengetahui efektivitas pemberian solusi dari pendaur ulang limbah bulu ayam yang membantu peternak dalam memanfaatkan limbah bulu ayam menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mesin pencacah bulu ayam. Pengumpulan bulu ayam dari peternak akan di daur ulang menjadi pupuk organik, yang bermanfaat di sektor pertanian. Berdasarkan pendaur ulangan limbah bulu ayam ini diharapkan bisa mengurangi pencemaran, manfaat program ini juga dapat memberikan solusi yang bermanfaat kepada peternak. Sehingga dapat di pastikan apakah benar bermanfaat mesin pencacah bulu ayam ini bagi peternak. Solusi peneliti ini bukan mengatasi pencemaran limbah bulu ayam, melainkan dapat mengurangi pencemaran limbah bulu ayam ini. Atas dasar progran ini peneliti bisa mengurangi limbah bulu ayam dan pada program ini peneliti menunjukkan bahwa bulu ayam ini bukan hanya sampah tapi dapat di olah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian.</em></p> Faizzal ma’arif, M. Muslimin Ilham, Ahmad Sulhan Fauzi Copyright (c) 2021 Faizzal ma’arif, M. Muslimin Ilham, Ahmad Sulhan Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1083 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Pemindah Putaran Mesin Pengering Cengkeh https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1085 <p><em>Penanganan</em><em> panen cengkeh ditingkatkan petani pada umumnya dilakukan secara tradisional, tradisional dalam artian&nbsp; masih mengandalkan tenaga manusia dan pemanfaatan cuaca di sekitar tempat tinggal. Jadi berhasil atau tidaknya pengolahan cengkeh sangat dipengaruhi oleh kedua hal tersebut selain itu membutuhkan waktu yang cukup lama karena keadaan cuaca yang tidak menentu pengeringan bunga cengkeh dengan cara alami (penjemuran), untuk mencapai tingkat kekeringan sesuai keinginan pasar. Penjemuran cengkeh memakan waktu kurang lebih 3 – 4 hari, tetapi bila musin hujan bisa lebih lama lagi. Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan, antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik. Apa bila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas, caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG, selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh, dengan cengkeh yang digerakkan menggunakan screw.</em></p> Pindy Thio Orlando, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi Copyright (c) 2021 Pindy Thio Orlando, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1085 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Pemanas Mesin Pengering Cengkeh https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1086 <p><em>Secara umum, apabila sinar matahari memancar terang, pengeringan bunga cengkeh dengan cara alami (penjemuran), untuk tingkat kekeringan sesuai keinginan pasar, Penjemuran cengkeh memakan waktu kurang lebih 3 – 4 hari, tetapi bila musin hujan bisa lebih lama lagi. Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan. antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik. Apabila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas, caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG, selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh. Pada perancangan ini, perancng ingin membuat suatu alat pemanas mesin pengering cengkeh yang yang mengunakan panas dari kompor semawar yang dapat menghasilkan suhu 70°C untuk mengeringkan cengkeh selama 3 jam dengan kapasitas 15 Kg dalam sekali proses.</em></p> Farizal Septian Dwi Anggara, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi Copyright (c) 2021 Farizal Septian Dwi Anggara, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1086 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Pendingin Cengkeh Menggunakan Blower https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1087 <p><em>Didusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pengeringan cengkeh dengan media asap api ada beberapa kelemahan, antara lain adalah temperatur sulit dikontrol dan harus membalik cengkeh disetiap waktu agar tidak gosong, namun selain kelemahan juga memiliki keungulan yaitu tidak membutuhkan listrik.Apa bila pengeringan cengkeh dilakukan menggunakan mesin pengering, udara digunakan sebagai media panas , caranya udara tersebut dialirkan dalam pipa yang dipanaskan oleh gas LPG , selanjutnya udara panas yang dihasilkan dialirkan menggunakan blower menuju kedalam ruang tabung cengkeh, dengan cengkeh yang digerakkan menggunakan screw.Penambahan sistem pendingin pada mesin pengering cengkeh diharapkan dapat membantu dan mempermudah proses pengeringan. Sistem pendingin yang kita rancang ini berfungsi untuk mendinginkan cengkeh menggunakan blower yang sudah dikeringkan pada mesin pengering cengkeh..Sistem pendinginan cengkeh dengan menggunakan blower merupaka teknologi yang lebih maju. Dengan cara ini, cengkeh yang sudah dikeringkan menggunakan panas dari kompor gas didinginkan dengan blower mampuberjalan dengan baik. Pengujian menggunakan stopwatch dengan temperature 70°C yang diakibatkan oleh komporgas mampu diturunkan dengan temperature ruangan 28°C. </em></p> Kurnia Andi Prasetyo, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi Copyright (c) 2021 Kurnia Andi Prasetyo, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1087 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Tabung Pengering Cengkeh Kapasitas 15Kg https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1088 <p><em>Di kecamatan Watulimo kabupaten Trenggalek terdapat suatu sentral cengkeh. setiap tahunnya mereka panen cengkeh dalam skala kecil sampai besar. mereka tinggal memetik lalu di keringkan untuk mendapatkan nilai ekonomi dengan menjualnya. Saat musim penghujan datang, produksi dari cengkeh kering petani mulai menurun. Petani mengalami kesulitan dalam mengeringkan cengkeh basah hasil yang dikeringkan pada musim kemarau dengan bantuan matahari dengan lama pengeringan bisa mencapai 5 hari dengan rata-rata waktu penjemuran 8 hingga 10 jam setiap hari tergantung terik matahari. Bertambah lamanya pengeringan cengkeh tersebut mengakibatkan terjadinya antrian lahan untuk pengeringan cengkeh basah. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah alat yang dapat melakukan pengeringan dari hasil pertanian yang tidak dipengaruhi oleh cuaca dan juga dapat menghemat lahan dan waktu pengeringan. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini akan dibuat sebuah alat untuk menggantikan proses penjemuran yaitu pengeringan cengkeh yang dilakukan menggunakan mesin pengering dengan menggunakan sistem penggerak motor listrik. Disini motor listrik sebagai penggerak utama untuk menggerakkan tabung yang didalamnya berisi cengkeh.</em></p> Restu Susanto, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi Copyright (c) 2021 Restu Susanto, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1088 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Sistem Penggerak Mesin Pengering Cengkeh Kapasitas 15 Kg https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1089 <p><em>Melihat perubahan teknologi dari jaman sekarang dalam bidang bisnis memang merupakan primadona baru bagi masyarakat Indonesia </em><em>menuntut kita untuk selalu berinovasi menciptakan sesuatu yang baru. Salah satu usaha yang menerapkan tenaga mesin dan manusia adalah usaha pengeringan cengkeh menggunakan sistem penggerak motor listrik, yang terletak di Dusun Sumber Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Proses pengeringan cengkeh dengan sistem penggerak motor listrik yang dilakukan oleh usaha industri ini masih tradisional yaitu dengan memanfaatkan panas dari sidar matahari. Melihat hal itu akhirnya dibuatlah alat penggerak mesin pengering cengkeh. Tujuan perancangan ini adalah untuk merancang sistem penggerak menggunakan motor listrik yang akan dipasang pada alat mesin pengering ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan cara observasi dan wawancara. Hasil dari wawancara dan observasi adalah tingkat efisiensi dicapai ketika menggunakan mesin penggerak prngering cengkeh kapasitas 15 kg.</em></p> Riski Angger Saputra, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi Copyright (c) 2021 Riski Angger Saputra, M. Muslimin Ilham, Ah. Sulhan Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1089 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Kontrol Suhu Dan Waktu Pada Mesin Pengering Cengkeh Kapasitas 15 kg https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1090 <p><em>Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pengetahuan tentang pengeringan cengkeh secara moderen , masih menggunakan panas matahari<strong>.</strong> Permasalahan dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana mengatur dan menyesuaikan suhu tetap stabil pada mesin pengering cengkeh? (2) Bagaimana mempermudah melakukan pengeringan cengkeh di saat musim penghujan?.Pada perancangan ini, metode yang digunakan adalah studi pustaka dan pengamatan. Kesimpulan dari hasil perancangan ini adalah daya yang di butuhkan untuk proses pengeringan cengkeh sebesar 1.694 watt.dan untuk proses pengeringan cengkeh dari basah sampai kering memerlukan waktu 60 menit&nbsp; dengan suhu 100℃. </em></p> Mochammad Fiqih Adegita Firmansyah, M. Muslimin Ilham, Ah. Fauzi Copyright (c) 2021 Mochammad Fiqih Adegita Firmansyah, M. Muslimin Ilham, Ah. Fauzi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1090 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Analisa Model Pengelompokan Data Survey Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Self Organizing Maps https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1091 <p><em>Sebagai suatu industri, restoran merupakan bidang usaha yang menuntut penekanan pada kualitas pelayanan tinggi dan perbaikan kualitas secara berkesinambungan. konsumen menginginkan pengalaman rasa yang enak, suasana yang nyaman dan pengalaman yang menyenangkan selama dalam proses mengkonsumsi jasa kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model pengelompokan data survey kepuasan pelanggan menggunakan metode SOM. Dataset survey kepuasan pelanggan penelitian ini diambil pada tahun 2019 bersumber dari warung MAK E. Rekap data survey dinormalisasi kemudian dikelompokan menggunakan metode SOM. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah hubungan antar banyak kelompok dengan kualitas pengelompokan, hubungan antara nilai max_epoch dengan kuallitas pengelompokan dan waktu untuk melatih jaringan, serta perbandingan kualitas pengelompokan metode SOM, dengan K-Means Clustering dan Agglomerative Clustering. Metode SOM memiliki kualitas pengelompokan yang terbaik dengan nilai Silhouette Coefficient-nya sebesar 0.1849.</em></p> Mochammad Ainun Muqsit, Daniel Swanjaya Copyright (c) 2021 Mochammad Ainun Muqsit, Daniel Swanjaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1091 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Integrasi Metode Agglomerative Hierarchical Clustering dan Backpropagation Pada Model Peramalan Penjualan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1092 <p><em>Artificial Neural Network (ANN) merupakan sebuah sistem cerdas yang digunakan untuk mengolah informasi yang merupakan perkembangan dari generalisasi model matematika, salah satu teknik yang sering digunakan untuk peramalan adalah Backpropagation. Banyak penelitian yang telah menggunakan Backpropagation untuk menyelesaikan masalah prediksi, tetapi kualitas peramalan yang didapat belum memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi model peramalan dengan menambahkan proses Clustering data sebelum dilakukannya proses peramalan. Dataset yang digunakan adalah data penjualan kopi sachet per bulan dari PT. Kapal Api. Data penjualan dinormalisasi, kemudian dibentuk menjadi Vektor Fitur dengan panjang tertentu, kemudian dikelompokan menggunakan Agglomerative Hierarchical Clustering (AHC). Tiap kelompok hasil dari AHC diolah menggunakan Backpropagation sehingga didapat Jaringan yang telah siap digunakan. Jaringan Backpropagation digunakan untuk mendapatkan output, kemudian output tersebut didenormalisasi untuk mendapatkan nilai aktual. Nilai aktual dan nilai nyata dibandingkan untuk pendapatkan nilai Mean Absolute Precentage Error (MAPE). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat heterogenitas data sangat berpengaruh terhadap kuallitas pengelompokan dan peramalan yang didapat. Pada penelitian ini nilai MAPE yang diperoleh dari proses peramalan yang mengintegrasikan AHC dan Backpropagation lebih baik dari pada proses peramalan yang hanya menggunakan Backpropagation saja.</em></p> Krisna atma wijaya, Daniel Swanjaya Copyright (c) 2021 Krisna atma wijaya, Daniel Swanjaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1092 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Integrasi Metode K-Means Clustering Dan Backpropagation Pada Pemodelan Peramalan Penjualan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1093 <p><em>Model peramalan penjualan dibutuhkan untuk membangun aplikasi peramalan penjualan. Banyak penelitian telah dilakukan, salah satunya model peramalan menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation, tetapi kualitas model peramalanya belum memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas peramalan dengan cara mengintegrasikan metode K-Means Clustering dan Backpropagation. Dataset yang digunakan adalah data penjualan Bolu Pisang di Salsabila Cake. Proses diawali dengan transformasi data atau normalisasi, kemudian pengelompokan menggunakan K-Means Clustering, berikutnya pada setiap kelompok dilakukan pelatihan dan ujicoba menggunakan Backpropagation, output dari Bacpropagation didenormalisasi untuk mendapatkan nilai yang sesungguhnya. Kualitas peramalan ditentukan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), dengan meghitung rata-rata selisih output dengan nilai nyata. Pada penelitian ini didapati nilai Silhouette pengelompokan yang terbaik didapat dari Vektor Fitur yang panjangnya 16 dan banyak kelompoknya 12, sebesar 0.0349. Kemudian nilai rata-rata MAD dari semua kelompok adalah 5.5 dan 4.5 untuk proses pelatihan dan ujicoba, hasil ini lebih baik daripada penelitian sebelumnya yang hanya menggunakan Bacpropagaiton saja untuk peramalan penjualan.</em></p> Mochamad Zamzamik, Daniel Swanjaya Copyright (c) 2021 Mochamad Zamzamik, Daniel Swanjaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1093 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Integrasi Self Organizing Maps Dan Backpropagation Pada Model Prediksi Penjualan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1094 <p><em>Beragam metode pembelajaran untuk jaringan saraf tiruan juga terus dikembangkan, seperti delta learning rule, kohonen self-organizing maps, dan back-propagation. Penerapan metode backpropagation telah banyak dilakukan oleh para peneliti tetapi kualitas peramalan yang didapat belum memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan metode Self Organizing Maps (SOM) dan Backpropagation, untuk mendapatkan kualitas peramalan yang lebih baik. Dataset yang digunakan adalah data penjualan kopi sachet per bulan dari PT. Kapal Api. Data penjualan dinormalisasi, kemudian dibentuk menjadi Vektor Fitur dengan panjang tertentu, kemudian dikelompokan menggunakan SOM. Tiap kelompok hasil dari SOM diolah menggunakan Backpropagation sehingga didapat Jaringan yang telah siap digunakan. Jaringan Backpropagation digunakan untuk mendapatkan output, kemudian output tersebut didenormalisasi untuk mendapatkan nilai aktual. Nilai aktual dan nilai nyata dibandingkan untuk pendapatkan nilai Mean Absolute Precentage Error (MAPE). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat heterogenitas data sangat berpengaruh terhadap kuallitas pengelompokan dan peramalan yang didapat. Pada penelitian ini nilai MAPE yang diperoleh dari proses peramalan yang mengintegrasikan SOM dan Backpropagation lebih baik dari pada proses peramalan yang hanya menggunakan Backpropagation saja.</em></p> Moh. Danang Nawawi, Daniel Swanjaya Copyright (c) 2021 Moh. Danang Nawawi, Daniel Swanjaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1094 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Pemodelan Deteksi Dan Identifikasi Multiple Barcode https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1097 <p><em>Membludaknya pasar online selama pandemi ini, membuat beberapa jasa pengiriman mengalami overload pengiriman. Ini mengakibatkan terlambatnya paket datang kepada customer. Dalam pengiriman, perpindahan paket akan di scan sesuai dengan barcode yang menempel pada paket. Langkah tersebut akan sangat lama bila di lakukan satu persatu, maka jika langkah tersebut bisa dilakukan secara bersamaan akan sangat menghemat waktu dalam pengiriman. Langkah tersebut bisa dilakukan menggunaka sebuah library pada python yang bernama ZBar. Nantinya library ini akan bisa memindai banyak barcode dalam satu langkah scan. Sehingga akan menghemat waktu yang dibutuhkan saat pengiriman.</em></p> M Taufiq Maulana Fahmi, Daniel Swanjaya Copyright (c) 2021 M Taufiq Maulana Fahmi, Daniel Swanjaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1097 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Perbandingan Antara Metode Decision Tree Dan Support Vector Machine Pada Model Rekomendasi Mobil Bekas https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1098 <p><em>Perkembangan usaha di bidang penjualan mobil bekas sangat pesat sehingga banyak konsumen memandang dari pengaruh product quality terhadap brand loyality melalui kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi. Kepuasan konsumen mempengaruhi terhadap signifan brand loyality dan sebagai variabel mediasi dari product quality terhadap brand quality. Peneliti mencoba membuat perbandingan antara metode decission tree dan support vector machine untuk membandingkan akurasi yang lebih baik, hasil dari penelitian ini perbandingan dari Decission Tree dan Support Vector Machine dari data Training decission tree sebesar 2,5 % dan Support Vector Machine sebesar 9,1 % , untuk data testing dari Decission Tree sebesar 6,2 % dan Support Vector Machine sebesar 2,2 %. Bisa disimpulkan bahwa pada metode Decission Tree akurasinya lebih baik daripada metode Support Vector Machine.</em></p> Ali Maksum, Daniel Swanjaya Copyright (c) 2021 Ali Maksum, Daniel Swanjaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1098 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Perbandingan Antara Metode Holt-Winters Dan Backpropagation Pada Model Peramalan Penjualan https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1099 <p><em>Peramalan </em><em>(forecasting) </em><em>merupakan metode untuk melihat potensi atau memprediksi sesuatu di masa depan dengan menggunakan data dari masa lampau. Penelitian dilakukan pada toko </em><em>Anabul Petshop, penelitian digunakan untuk mengatasi masalah stok pejualan yang digunakan untuk meminimalisir kerugian dan memingkatkan penjualan pada toko. Penelitian menggunakan model peramalan algoritma </em><em>Holt-Winter dan Backpropagation. Dengan menggunakan 2 metode diharapkan prediksi stok barang pada toko nantinya menjadi akurat, metode ini juga dibandingkan untuk mengetahui seberapa efektif metode tersebut pada kasus ini. Dalam membandingkan metode tersebut membutuhkan pengujian perhitungan yaitu MAD yang digunakan untuk menghitung rata-rata kesalahan yang mutlak, Untuk hasil akhir nanti akan terlihat metode mana yang memiliki tingkat error paling sedikit. Dan didapatkan bahwa metode Backpropagation memiliki tingkat eror yang paling sedikit.</em></p> Bagas Wahyu Nur Tantyo, Daniel Swanjaya Copyright (c) 2021 Bagas Wahyu Nur Tantyo, Daniel Swanjaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1099 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Alat Konduktivitas Thermal Logam https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1100 <p>Konduktifitas thermal merupakan suatu sifat material yang menunjukkan kemampuannya untuk menghantarkan panas. Proses penghantaran panas terjadi melalui media logam yang diukur konduktivitasnya. Karakteristik material yang berhubungan dengan panas sangat menentukan jumlah panas yang dihasilkan. Untuk dapat mengukur nilai konduktivitas panas, diperlukan alat pengukuran dan disini akan dibuat perakitan rancang bangun alat uji konduktivitas thermal logam model pararel didapat hasil nilai konduktivitasnya yaitu, dapat dilihat&nbsp; untuk suhu awal menit 0 didapat sebesar (32ºC) untuk sensor 1, sensor 2 (32ºC) , sensor 3 (32ºC), sensor 4 (33ºC) dan dilanjutkan pengujian sampai menit ke 27 didapat hasil sebesar (316ºC) untuk sensor 1, sensor 2 (63ºC), sensor 3 (238ºC), sensor 4 (85ºC) dari pembahasan tersebut alat efektif untuk pengembangan penelitian dan lingkungan kerja atau laboratorium yang baik dan efektif terdiri dari Termocouple, temperature Sensor, elemen pemanas, besi beton.</p> Branda Sakti Ardana, Ali Akbar, Yasinta Sindy Pramesti Copyright (c) 2021 Branda Sakti Ardana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1100 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Analisis Rangka Jayabaya Prototype 2.0 Menggunakan Aluminium Tipe AA356 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1101 <p><em>Peningkatan desain rangka kendaraan&nbsp; KMHE Jayabaya prototype 1.0 menjadi salah satu faktor hal yang selalu menjadi bahan perencanaan untuk mendapatkan hasil yang lebih sempurna.</em> <em>Kendaraan Prototype dengan harapan bisa mengenali kelebihan dan kekurangan pada rangka dari prototype yang dikaji sehingga bisa dijadikan bahan referensi dalam perencanaan kendaraan Prototype. Kontruksi.rangka harus mampu untuk menahan semua beban dari kendaran&nbsp; mulai&nbsp; dari&nbsp; sistem&nbsp; kemudi,&nbsp; sistem&nbsp; suspensi, sistem rem dan kelengkapan lainnya.Salah satu aspek yang menjadi banyak&nbsp; perhatian adalah rangka kendaraan tersebut. Semakin ringan dan kuat bahan dapat mengurangi konsumsi bahan bakar sehingga stabilitas kendaraan tetap aman dalam kondisi beban ,pengereman,&nbsp; dan berbagai kecepatan Saat ini penelitian untuk&nbsp; rangka kedaraan kmhe Jayabaya prototype 1.0 lebih berat, kurang efesien dan kurang ramah lingkungan. Rangka yang berbentuk logam, umumnya logam yang digunakan bisa berbentuk aluminium&nbsp; paduan dengan struktur Rangka yang bisa berbentuk ladder structure .Desain rangka menggunakan&nbsp; Almunium tipe AA356 lebih ringan dibandingkan dengan T6 yang dimiliki Jayabaya prototype. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan di dapatkan pertimbangan sebagai alasan bahwa desain rangka Jayabaya prototype 2.0 lebih ringan namun tetap aman bagi pengendara.</em><em> Berdasarkan analisa simulasi Solidwoks 2014&nbsp; rangka Jayabaya prototype 2.0, pengujian stress pada mampu menopang beban dengan berat hingga 5,8896x10<sup>7</sup> N/m<sup>2</sup>, hasil strain maksimum 3676x10<sup>4</sup>,dan displacement maksimum 5161 mm. Nilai ini dikategorikan nilai yang besar karena rangka kendaraan masih kuat menopang beban besar.</em></p> Daniel Wibawa, Ali Akbar, Yasinta Pramesti Copyright (c) 2021 Daniel Wibawa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1101 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancangan Bangun Alat Pengupas Bawang Merah yang Efektif dan Efisien https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1102 <p><em>Bawang merah merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak ditanam di indonesia. Sejak tahun 2017 hasil panen bawang merah di indonesia terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu akibat peningkatan hasil panen bawang merah para pelaku usaha mulai berfikir untuk membuat olahan dari bawang merah salah satunya bawang goreng. Dalam pengolahan bawang goreng terdapat beberapa kendala salah satunya pada Proses pengupasannya karena masih menggunakan cara yang manual karena memerlukan waktu yang cukup lama dan memerlukan banyak tenaga manusia. Selain itu dari tingkat keamanan dinilai kurang aman dan juga dapat menimbulkan mata perih, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengupasan terbaik terhadap kecepatan putaran dinamo pada rpm 300, 400, 500. Dari hasil uji coba alat sebanyak tiga kali didapatkan hasil pengupasan pada rpm 300 dan dengan waktu 20 detik hasil terkupas sekitar 50% sedangkan sebagian belum terkupas, uji coba kedua pada rpm 400 dengan waktu 20 detik memperoleh hasil bawang terkupas sekitar 80% sedangkan 20% terkupas tetapi belum maksimal, uji coba ketiga dengan rpm 500 dengan waktu 20 detik memperoleh hasil bawang terkupas sampai ke dagingnya. Dari uji coba yang dilakukan sebanyak tiga kali maka didapatkan hasil kupasan terbaik pada rpm 400 dan dengan waktu 20 detik.</em></p> Desta Hendra Nurcahya, Ali Akbar, Yasinta Pramesti Copyright (c) 2021 Desta Hendra Nurcahya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1102 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Sistem Instrumentasi Alat Uji Konduktivitas Thermal Logam https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1103 <p><em>suatu metode pengukuran dengan menggunakan batang probe dari logam yang dialiri panas dan dengan sensor suhu di tengah bagian dalam pemanas probe untuk mengetahui perubahan suhu yang terjadi di dalam probe. Penelitian ini menggunakan eleman pemanas sebagai sumber panas yang menggunakan tenaga listrik, sementara sensor temperatur yang digunakan yaitu thermocouple yang linear terhadap perubahan suhu. Tegangan listrik akan dikonversikan dari thermocouple diubah menjadi secara digital oleh Temperatur Kontrol, sehingga diperoleh nilai konduktivitas thermal oleh alat uji.</em> <em>Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, maka telah didapatkan hasil bahan yang diuji kekonduktivitas termalnya yang memiliki nilai rata-rata konduktivitas pada logam stainless yaitu 49,158 W/m <sup>o</sup>C lalu untuk logam besi 81,1696 W/m <sup>o</sup>C. Faktor yang mempengaruhi hasil uji coba dengan hasil refrensi konduktivitas berbeda, dikarenakan kendala sensor thermocouple kurang rapatnya antara sensor dengan benda uji.</em></p> Moch. Gani Auliansyah, Ali Akbar, Yasinta Pramesti Copyright (c) 2021 Moch. Gani Auliansyah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1103 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Alat 3 In 1 Pengolah Bawang Yang Ergonomi Bagi Home Industry https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1104 <p><em>Bawang merah merupakan suatu bahan utama dalam industri kuliner, cara pengolahan daripada bawang merah sendiri beraneka ragam. Seperti contohnya alat perajang bawang pabrikan, alat perajang manual, alat pengiris bawang merah, penggorengan manual dan lain sebagainya. Penulis kali ini menggunakan pendekatan modifikasi yang diperuntukkan alat tersebut nantinya dapat membantu dalam skala home industry. Terobosan terbaru seperti alat 3 in 1 ini mengintegralkan dari beberapa alat yang sebelumnya sudah ada yang terdiri pengupasan, pengirisan serta penggorengannya. Alat 3 in 1 ini mempunyai kegunaan mengolah bawang dari mulai pengupasan hingga penggorengan, dan juga alat ini menggunakan alur penghubung dari satu langkah kepada langkah selanjutnya dengan menggunakan sudut kemiringan 45° pada pengupas dan 75° pada pengiris agar bawang merah bisa berjalan dari langkah satu ke langkah yang selanjutnya. Alat ini menggunakan tenaga dynamo penggerak 1 PK RPM 1.400, dengan perbandingan pulley yang digunakan 1 : 4 : 3 sehingga putaran ke pengupas dapat agak pelan, dan putaran untuk pengiris sedikit lebih cepat. Dan lagi pada mesin penggorengnya menggunakan elemen listrik dengan kekuatan 200 V serta menggunakan thermostat untuk mengatur suhu daripada minyak yang kemarin pada ujicoba menggunakan suhu 300°C. waktu yang digunakan alat 3 in 1 ini untuk memproses bawang merah seberat 1000 gr ialah sekitar 7 menit.</em></p> Moch. Syaiful Zuhri, Ali Akbar, Yasinta Sindy Pramesti Copyright (c) 2021 Moch. Syaiful Zuhri, Ali Akbar, Yasinta Sindy Pramesti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1104 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Pengembangan Rancangan Pengolahan Bawang Merah Pada Alat Penggoreng Untuk Kebutuhan Home Industry https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1105 <p><em>Indistry rumahan penghasil bawang merah saat ini masih banyak menggunakan penggoreng dengan peralatan seadanya yang dinilai kurang efisien karena memerlukan waktu yang cukup lama, dan kelemahan dari penggorengan ini adalah tidak dapat mengatur dari suhu miyak sehingga tidak dapaat menyetabilkan suhu minyak saat menggoreng. Hal ini dapat menyebabkan bawang merah saat digoreng menjadi tidak mereta, dan dapat menyebabkan bawang merah gosong. Untuk mengatasi masalah ini penulis merancang system penggoreng dengan menggunakan kompor elektrik (Deep Fryer) yang dilengkapi sumber pemanas listrik (Heater), Thermostat yang dapat mengetahui suhu minyak, dan menyetabilkan atau mengatur suhu minyak. Hasil uji coba dilakukan sebanyak 3 kali, didapatkan dari perancangan menggoreng bawang merah system deep fryer dengan spesifikasi alat adalah, kapasitas 1000 gram bawang merah dapat digoreng dalam sekali proses dengan wajan.yang.terbuat.dari stainless steel dengan spesifikasi tinggi 21 cm panjang 29 cm lebar 29 cm dan volume wadah 13 liter. Percobaan pertama dengan suhu 150ºC membutuhkan waktu 14 menit. Percobaan ke dua pada suhu 200ºC membutuhkan waktu selama 10 menit, dan pada percobaan ke tiga dengan suhu 250ºC membutuhkan waktu selama 7 menit. Sehingga.untuk.mendapatkan.hasil.yang sempurna dipastikan menggoreng bawang merah dalam jumlah 1000 gram dalam suhu minyak 250ºC dengan rata-rata waktu 7 menit.</em></p> M. Renaldi Prasetya Himawan, Ali Akbar, Yasinta Pramesti Copyright (c) 2021 M. Renaldi Prasetya Himawan, Ali Akbar, Yasinta Pramesti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1105 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Analisis Aerodinamika Bodi Kendaraan KMHE Jayabaya Prototype 2.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1106 <p><em>Besar konsumsi bahan bakar dari sebuah kendaraan tergantung dari berbagai faktor. Faktor-faktor yang paling penting adalah tingkat ke-aerodinamis-an bodi kendaraan, sasis dan rangka, dimensi dan ruang bakar mesin, serta bahan yang diaplikasikan pada bodi maupun sasis dan rangka tersebut. Aerodinamika merupakan salah satu ilmu yang memiliki dampak besar pada rekayasa otomotif modern. Pada penelitian ini objek yang diteliti adalah bodi kendaraan KMHE dari tim Jayabaya Universitas Nusantara PGRI Kediri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui koefisien drag dari bodi kendaraan dilihat dari aspek variasi bentuk area depan bodi kendaraan. Dengan mengubah atau memodifikasi area depan bodi kendaraan yang sebelumnya berbentuk setengah bola menjadi pipih, diharapkan mampu memberikan perubahan yang signifikan terhadap tingkat ke-aerodinamis-an dari bodi kendaraan tersebut. Berdasarkan&nbsp; analisa melalui SolidWorks, dapat diketahui bahwa koefisien drag dari Jayabaya 1.0 dengan variasi kcepatan 8,33; 11,11; 13,89; 16,67 m/s didapat angka 0,14; 0,17; 0,27; 0,41 N. Sedangkan hasil analisa untuk Jayabaya 2.0 adalah 0,235;0,240;0,254;0,247. Dari hasil tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa meskipun pada kecepatan rendah koefisien drag pada Jayabaya 2.0 lebih tinggi dari Jayabaya 1.0, akan tetapi pada kecepatan 13,89 m/s dan 16,67 m/s lebih rendah dari Jayabaya 1.0 dan hasil rata-rata dari empat variasi kecepatan Jayabaya 2.0 lebih unggul yakni 0,244 dibanding dengan Jayabaya 1.0 yakni 0.252. Seperti yang kita tau bahwa semakin rendah angka koefisien drag, maka tingkat aerodinamikanya juga semakin baik sehingga beban yang menghambat laju kendaraan semakin berkurang dan kendaraan lebih hemat bahan bakar.</em></p> Rengga Purwa Ananda, Ali Akbar, Yasinta Pramesti Copyright (c) 2021 Rengga Purwa Ananda, Ali Akbar, Yasinta Pramesti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1106 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Alat Pengiris Bawang Merah Yang Efektif Dan Efisien Untuk Home Industry https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1108 <p><em>Proses pengiris bawang Merah pada umumnya masih menjadi kendala para pelaku usaha UMKM. karena masih menggunakan cara yang manual yang dinilai kurang efisien karena memerlukan waktu yang cukup lama dan memerlukan banyak tenaga. Selain itu dari tingkat keamanan dinilai kurang aman dan juga dapat menimbulkan mata perih, dari permasalahan diatas maka akan dilakukan perancangan bangun alat pengiris bawang merah yang efektif dan efisien untuk home industry. Cara kerja dari alat pengiris bawang merah adalah bawang merah yang sudah terkupas kulit arinya akan masuk ke dalam corong penampung. setelah dari corong bawang tersebut akan masuk dengan sendirinya menuju ruang pisau pemotong. Pisau pemotong tersebut di gerakan oleh motor listrik. Dengan memodifikasi jumlah mata pisau yang lebih banyak dapat menghasilkan potongan dengan cepat dalam jumlah banyak. Sehingga dengan modifikasi tersebut dapat menghemat waktu yang dibutuhkan untuk mengiris bawang merah. </em><em>Tahap ujicoba menghasilkan 3 hasil dengan RPM yang berbeda beda. Percobaan pertama dengan menggunakan Rpm 500 membutuhkan waktu 11,08 detik yang hasil irisan terlalu lembut karena putaran terlalu kencang. Ujicoba yang kedua menggunakan Rpm 400 membutuhkan waktu 24,92 detik dengan hasil irisan yang rapi. Percobaan ketiga menggunakan Rpm 300 membbutuhkan waktu 26,69 detik dengan potongan yang agak besar karena putaran pisau yang rendah. Dari ketiga percobaan yang paling rapi irisan potongannya ialah pada RPM 400 dengan waktu 24,92 detik. Dikarenakan pada RPM inilah putaran pisau pengiris stabil yang dapat menghasilkan potongan yang pas.</em></p> Dhimas Ramadhan Hidayat, Ali Akbar, Yasinta Pramesti Copyright (c) 2021 Dhimas Ramadhan Hidayat, Ali Akbar, Yasinta Pramesti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1108 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Analisa Perbandingan Mesin Pengayak Ampas Tahu Sistem Pengayak Berputar dan Sistem Pisau Berputar Kapasitas 25 kg https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1110 <p><em>Didukung dalam perkembangan zaman industri revolusi 4.0 menuntut kita untuk selalu berinovasi menciptakan sesuatu yang baru. Salah satu usaha yang menerapkan tenaga mesin dan manusia adalah usaha pembuatan tempe bungkil yang berada di desa Padangan di Kabupaten Kediri yang dikelola oleh Ibu Juminar. Proses pengayakan yang dilakukan oleh usaha industri ini masih menggunkan mesin tradisional yang itu dengan cara menggunakan kayu untuk mengayak ampas tahu. Melihat hal itu akhirnya dibuatlah alat mesin pengayakan ampas tahu menggunakan sistem pengayak berputar dan sistem pisau berputar. Tujuan analisis ini untuk melihat bagaimana tingkat efisiensi dan karakteristik hasil ayakan ampas tahu menggunakan sistem pengayak berputar dan sistem pisau berputar. Lokasi penelitian ini dilakukan di tempat usaha pembuatan tempe bungkil milik Ibu Juminar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan cara observasi dan wawancara. Hasil dari wawancara dan observasi adalah tingkat efisiensi dicapai ketika menggunakan mesin pisau berputar dengan kapasitas 25kg menghasilkan output 23kg dengan waktu 5 menit, sedangkan karakteristik hasil ayakan saat menggunakan pisau berputar masih cenderung kasar dan jika menggunakan sistem pengayak&nbsp; &nbsp;berputar hasil ayakan bagus atau sudah halus. </em></p> Aji Rizal Ainur Rofiq, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Aji Rizal Ainur Rofiq, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1110 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Analisis Perbandingan Nilai Guna Pada Penggunaan Mesin Semi Otomatis Dengan Peralatan Tradisional Pada Pembuatan Tempe Bungkil https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1111 <p><em>Proses produksi di industri tempe bungkil di daerah Kediri, salah satunya milik Ibu Juminar masih menggunakan alat tradisional untuk memenuhi kebutuhan pasarnya. Semakin hari semakin besar pula permintaan pasar akan hasil olahan dari ampas tahu yang berupa tempe bungkil. Seiring meningkatnya permintaan tetapi peralatan yang berada di UMK milik Ibu Juminar masih menggunkan alat yang masih tradisional membuat UMK sangat kualahan dan bahkan tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar. Maka dari itu diperlukannya sebuah inovasi mesin semi otomatis pada alat tradisional agar dapat membantu produksi pengolahan tempe bungkil pada UMK Ibu Juminar supaya bisa mencapai target produksi. Tetapi dalam pembuatan sebuah mesin semi otomatis harus dipertimbangkan tingkat efisiensi waktu proses produksi pengolahan tempe bungkil dan juga biaya yang seimbang supaya tidak terjadi pembengkakan biaya produksi mesin semi otomatis tetapi tidak ada perbedaan waktu dalam proses pengolahan tempe bungkil. Maka dibuatlah Analisis Perbandingan Nilai Guna Pada Penggunaan Mesin Semi Otomatis Dengan Peralatan Tradisional Pada Pembuatan Tempe Bungkil.</em></p> Muchammad Khoyrul Anam, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Muchammad Khoyrul Anam, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1111 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Perancangan Mesin Pencuci Pisang Semi Otomatis Dengan Kapasitas 120 Kg/Jam https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1112 <p><em>Produksi keripik pisang bisa menjadi salah satu alternatif pemanfaatan hasil tani yang dapat meningkatkan nilai jula pisang, proses pencucian pisang di industri keripik pisang yang adadi Desa Papar Kediri masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama. Beberapa studi terdahulu yang terkait dengan alat pencuci pisang yang pernah ada masih mahal, untuk itu perlu desain ulang agar mesin pencuci pisang supaya lebih ekonomis. Dari pemaparan diatas maka penulisan peneliti bertujuan untuk merancang bangun model pencuci pisang semi otomatis dengan kapasitas 120kg/jam dengan menggunakan motor listrik dimana pisang dimasukkan di dalam tabung, tabung yang berputar sambil dialiri air yang bersih, setelah pisang bersih tutup pada ujung tabung dibuka, dan pisang jatuh ke wadah sudah keadaan bersih yang siap untuk diiris</em></p> Andri Putra Irawan, Kuni Nadliroh Copyright (c) 2021 Andri Putra Irawan, Kuni Nadliroh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1112 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Mesin Press Ampas Kedelai Dengan Sistem Ulir Semi Otomatis https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1113 <p><em>Kediri merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan sebutan kota tahu karena mayoritas masyarakatnya memiliki industri pembuatan tahu. Limbah dari pembuatan tahu berupa ampas basah sering kali hanya di gunakan untuk pakan ternak saja. Sedangkan kandungan &nbsp;protein ampas tahu cukup tinggi yaitu 24,77% dan kandungan karbohidrat 25,46%. ampas kedelai juga memiliki kandungan serat kasar yang sangat tinggi, yaitu 23,58%. Industri kecil pembuatan tempe bungkil tradisional milik Ibu Juminar sangat potensial jika ada inovasi pada proses produksi salah satunya proses pengepresan ampas kedelai sebagai bahan dasar tembuatan tempe. Hal ini bertujuan untuk efisiensi SDM dan waktu penyelesaiannya. Dimana UMKM tempe bungkil Ibu Juminar melakukan produksi dengan sistem manual sedangkan permintaan pasar terus meningkat. Maka dicari solusi membuat mesin pres ampas kedelai. Proyek akhir ini bertujuan merancang, membuat, menguji mesin pres semi otomatis. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan. Dari perancangan yang dilakukan, dihasilkan suatu mesin pres ampas tahu dengan sistem ulir semi otomatis dengan spesifikasi: kapasistas pengepresan 1,04kg/menit, motor listrik dc dengan daya 0,12HP. Data yang dihasilkan penggunakan alat pengepres ampas tahu dengan sistem ulir semi otomatis lebih baik dibandingkan manual. Sehingga alat ini sangat dibutuhkan untuk proses pengepresan pada UMKM pembuatan tempe bungkil</em></p> Danu pamungkas, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Danu pamungkas, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1113 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Perancangan Sistem Tungku Pelebur Kaca Dengan Kapasitas 5 Kg https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1114 <p><em>tujuan penelitian perancangan system tungku pelebur kaca dengan kapasitas 5 kg adalah untuk menangani masalah serius pada limbah kaca yang tidak terpakai seperti limbah kemasan berupa botol kaca karena banyak produk minuman praktis atau siap saji. Botol kaca termasuk dalam daftar limbah yang tidak dapat terurai secara hayati. Salah satu cara yang bisa diterapkan dalam upaya meminimalisir limbah kaca adalah dengan mengolah limbah kaca tersebut dengan mesin untuk dijadikan souvenir.</em> <em>Tungku pelebur kaca ini mempunyai kapasitas 5 kg sekali proses dan membutuhkan waktu 1 jam. Pembahasan dikhususkan pada </em><em>tungku pembakaran</em><em> d</em><em>an konstruksi kekuatan rangka pada tungku pelebur kaca. </em><em>Metode yang digunakan adalah metode sintering untuk pembentukan outputnya. Metode sintering adalah proses pembentukan material dengan memanaskannya tidak sampai titik leleh material tersebut, selanjutnya akan dipadatkan agar material pecahan kaca saling menyatu satu sama lain. </em><em>&nbsp;</em><em>Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh kesimpulan tungku peleburan pada mesin pengolah limbah kaca mampu melelehkan kaca dalam waktu 60 menit untuk jenis kaca oval dan kaca kristal. </em></p> Moh Ficky Nur Rahmat, Kuni Nadliroh Copyright (c) 2021 Moh Ficky Nur Rahmat, Kuni Nadliroh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1114 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Analisis Perbandingan Bentuk Pisau Pengaduk Pada Alat Pencampur Ampas Tahu Dan Ragi Dengan Kapasitas 25 Kg https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1115 <p><em>Pengolahan tempe bungkil mayoritas masih menggunakan proses secara manual. Proses pembuatan tempe bungkil yang memegang bagian penting sebagai penentu mutu tempe bungkil yaitu proses peragian ampas tahu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Hasil dari tempe bungkil juga ditentukan oleh jenis pengaduk yang digunakan yaitu model spiral dan model jari-jari. Setelah melakukan penelitian hasil analisa data dapat ditentukan maka untuk interpretasi mengenai hasil analisis sebagai berikut. Observasi ini untuk mengetahui bagaimana hasil perbandingan pengaduk ampas tahu dan ragi dengan pisau model spiral dengan pisau model jari-jari. Jika dilihat pada hasil observasi dan wawancara, tingkat efisiensi alat tercapai jika menggunakan pisau model spiral. Untuk karakteristik hasil pengadukan menghasilkan tempe bungkil yang bagus jika menggunakan pisau model spiral, sedangkan menggunakan pisau model jari-jari pengadukan masih kurang merata. Hasil analisis dan uji coba dari mesin pencampur ampas tahu dan ragi kapasitas 25 kg menjadi alat pengaduk yang efisien dan masih perlu dilakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut, untuk mengoptimalkan kinerja, kelengkapan komponen untuk digunakan pada industri.</em></p> Hendra Tri Prasinta, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Hendra Tri Prasinta, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1115 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Mesin Pengiris Pisang Dengan Kapasitas 120 Kg/Jam https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1116 <p><em>Perencanaan alat ini dilatar belakangi oleh keinginan untuk mempermudahkan suatu pekerjaan dan mempersingkat waktu kerja dengan hasil yang sangat memuaskan. Salah satunya adalah pengiris pisang. Mesin ini banyak dibutuhkan oleh umkm di desa papar kediri </em><em>Proses pengirisan pisang pada umumnya masih menggunakan alat sederhana dan manual sehingga proses pengirisan pisang tersebut membutuhkan waktu yang lama. Beberapa studi terdahulu yang terkait dengan alat pengiris pisang yang pernah ada tapi masih relatif mahal, untuk itu perlu desain ulang agar alat pengiris pisang lebih ekonomis dan optimal. Adapun tujuan dari penulis tugas akhir ini adalah merancang bangun suatu model alat pengiris pisang&nbsp; yang mekanis dengan empat mata pisau, dengan menggunakan motor listrik.Hasil dari perencanaan mesin pengiris pisang ini yaitu di dapatkan hasil&nbsp; (1)&nbsp; Rancang bangun dari mesin pengiris pisang yang efisien, (2) sistem transmisi mesin pengiris pisang ini dengan komponen berupa 2 pulley diameter Ø55 mm/Ø100 mm untuk hasil menghabiskan pisang 2,4 kg pisang dalam waktu satu menit sedangkan dengan pulley Ø 55mm/ Ø 80mm untuk hasil menghabiskan pisang 2,9kg pisang dalam waktu satu menit dan dihubungkan oleh &nbsp;v-belt A-29 dan v-belt A-33. kapasitas kerja mesin pengiris pisang 120 kg/jam.</em></p> Herdika Kurnia Putra, Kuni Nadliroh Copyright (c) 2021 Herdika Kurnia Putra, Kuni Nadliroh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1116 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Analisa Rasio Perbandingan Pembakaran Kaca Antara Gas Elpiji Dan Oksigen https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1117 <p><em>Tujuan penelitian iniTujuan penelitian ini adalah mengukur laju aliran antara gas LPG dan oksigen dengan mengunakan Flowrate 0-8 LPM dengan pressure 0,2 (Mpa) dan temperature C&nbsp; dengan diameter 6 mm serta mengukur rasio pembakaran. Dan pengujian ini di lakukan 2 kali percobaan dengan mengunakan tungku dan tidak mengunakan tungku, dari hasil pengujian pembakaran di dapatkan hasil AFR 1 : 1 dan 2 : 1 pengunaan tungku dengan dimensi 40 cm&nbsp; sangatlah tidak efektif dikarenakan titik didih pada kaca sangatlah tinggi sangat berbeda dengan logam, dari percobaan mengunakan sekitar 6-3 LPM gas LPG dan untuk oksigen 3 LPM dan AFR yang paling optimal dalah 2 : 1 dengan temperatur mencapai 1350 sedangkan AFR 1 : 1 temperatur yang dicapai hanya 800 . adalah mengukur laju aliran antara gas LPG dan oksigen dengan mengunakan Flowrate 0-8 LPM dengan pressure 0,2 (Mpa) dan temperature </em> <em>C&nbsp; dengan diameter 6 mm serta mengukur rasio pembakaran. Dan pengujian ini di lakukan 2 kali percobaan dengan mengunakan tungku dan tidak mengunakan tungku, dari hasil pengujian pembakaran di dapatkan hasil AFR 1 : 1 dan 2 : 1 pengunaan tungku dengan dimensi 40 cm&nbsp; sangatlah tidak efektif dikarenakan titik didih pada kaca sangatlah tinggi sangat berbeda dengan logam, dari percobaan mengunakan sekitar 6-3 LPM gas LPG dan untuk oksigen 3 LPM dan AFR yang paling optimal dalah 2 : 1 dengan temperatur mencapai 1350 </em> <em>sedangkan AFR 1 : 1 temperatur yang dicapai hanya 800 </em> <em>.</em></p> M. Iqbal Yulfa, Kuni Nadliroh Copyright (c) 2021 M. Iqbal Yulfa, Kuni Nadliroh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1117 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Karakteristik Hasil Proses Pirolisis Jenis Plastik HDPE 50% LDPE 50% Menggunakan Katalis Lampung Dan Katalis Klaten Mengunakan SPSS, Anssysfluent https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1118 <p><em>Penelitian ini dilakukan karenan membanyaknya sampah plastik yang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan dilakukannya penelitian yang bahan utamanya dari jenis sampah plastik, yang nantinya di gunakan untuk bahan bakar motor semoga bisa mengurangi sampah plastic yang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik bahan bakar alternatif hasil proses pirolisis pastik HDPE dan LDPE menggunekan katalis lampung dan klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode exsperimental nyata. Dengan bahan sebagai variable bebas, dan viskositas, densitas dan flas point sebagai variable terkait serta suhu kondensor dan suhu pada reactor sebagai variable control. Pada hasil penelitian yang sudah dilakukan menghasilkan nilai campuran hasil pirolisis terhadap katalis lampung dan klaten. Pada katalis lampung memiliki Viskositas 1,19cst, Densitas 725gr/ml, Flas Point 1,85oc dan memiliki nilai kalor 10.775 kal/gr, sedangkan pada katalis klaten memiliki karakter Viskositas 1,21cst, Densitas 730gr/ml, Flas Point 2,65oc dan nilai kalornya 10.531kal/gr.</em></p> Jarot Aji Pangestu, Nuryoswito Nuryoswito Copyright (c) 2021 Jarot Aji Pangestu, Nuryoswito Nuryoswito https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1118 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Mesin Pengayak Ampas Tahu Menggunakan Sistem Rotari https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1120 <p><em>ampas tahu sangat banyak manfaat dan juga bisa sebagai lahan untuk membantu perekonomian masyarakat sehingga bisa mengurangi jumlah penduduk yang mengalam ipengangguran ampas tahu ini juga bisa di kembangkan dengan pembuatan yang lebih canggih untuk mengembangkan olahan tempe bungkil.Sehingga dalam pembuatannya harus dioptimalkan yang dapat di nikmati, tetapi pengolah ini memakan waktu yang cukup lama. Dengan pembuatan alat pengayak ampas tahu dengan sistem rotary ini akan sangat membantu mempercepat proses produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat. Dengan adanya desain alat ini dapat memudahkan pelaku usaha untuk mempersingkat waktu produksi dan menghemat tenaga. Desain mesin ini menggunakan motor listrik sebagai sumber penggerak, sehingga as berputar. Tenaga dari motor listrik ditransmisikan ke as melalui pulley dan vanbelt. as berputar dengan kecepatan tertentu, dengan pisau penekan dalam yang mampu menekan ampas tahu hingga halus seiring dengan berputarnya pisau.Metode perancangan mesin adalah studi pustaka dan pengamatan. Dari perancangan yang di lakukan, dihasilkan suatu mesin pengayak ampas tahu dengan sistem rotari dengan spesifikasi : kapasistas pengayakan 4,6kg/menit , motor listrik 2800rpm. Data yang di hasilkan penggunakan alat pengayak ampas tahu dengan sistem rotari lebih baik dibandingkan manual. Sehingga alat ini sangat dibutuhkan untuk proses pengayakan pada UMKM pembuatan tempe bungkil</em></p> Nurwindu Arisusilo, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Nurwindu Arisusilo, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1120 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Mesin Pengayak Ampas Tahu Dengan Sistem Pengayak Berputar Kapasitas 25 Kg Semi Otomatis https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1123 <p><em>Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan perekonomian. Pertumbuhan UMKM tenaga kerja sehingga membantu pemerintah dalam menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengentaskan permasalahan pengangguran, memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat kontribusinya terhadap pendapatan Negara. Kegiatan pemasaran yang dilakukan perlu dikoordinasikan dan diarahkan untuk mencapai tujuan pemasarannya. Alat koordinasi kegiatan tersebut adalah kegiatan yang langsung berkaitan dengan mengalirnya barang ke konsumen dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Berbagai jenis produk yang dihasilkan pelaku bisnis UMKM ini memiliki kualitas. Hal inidikarenakan 2 keinginan mereka untuk mampu bersaing di pasar. Sekalipun parapelaku bisnis tersebut bertaraf UMKM tetapi mereka mempertimbangkan aspek mutu dan kualitas sebelum barang yang mereka hasilkan akan dipasarkan. Alasan parapelaku bisnis UMKM mempertimbangkan aspek mutu dan kualitas tentu salah satunya dikarenakan kesadaran mereka terhadap konsumen dan calon konsumen yang lebih selektif sebelum melakukan keputusan pembelian. Keberadaaan pelaku parapelaku bisnis UMKM memberikan andil yang cukup signifikan bagi pembangunan perekonomian. Dalam halini usaha yang mereka bangun menyerap tenaga kerja di daerahnya masing masing.</em></p> Suhendro Prayitno, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Suhendro Prayitno, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1123 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Perancangan Alat Penggoreng Keripik Pisang Kapasitas 5 Kg Semi Otomatis https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1124 <p><em>Keripik pisang merupakan salah satu unit UMKM yang berada di wilayah Kediri. Akan tetapi, proses penggorengan keripik pisang umumnya masih menggunakan cara manual sehingga masih mempersulit pembuatan dan tidak efisien tentunya yang dikerjakan oleh tenaga manusia tentunya. Selain itu penggorengan ini masih memiliki kelemahan yaitu belum adanya pengaduk, pengangkat dan pengatur temperatur minyak penggorengan agar stabil tidak terlalu panas, keripik tidak bisa matang secara merata jika telat mengaduk dan jika tidak tepat waktu keripik bisa gosong karena terlalu lama waktu penggorengannya. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis merancang penggoreng keripik pisang semi otomatis dilengkapi dengan pengatur suhu, pengaduk dan pengangkat. Selain itu penggorengan ini dilengkapi timer sehingga pengaduk akan berhenti berputar. Jika keripik sudah matang kemudian dilanjutkan dengan pengangkatan keripik oleh aktuator. Hasil dari perancangan sistem penggoreng keripik pisang semi otomatis ini adalah dalam proses penggorengan waktu yang dibutuhkan 8 menit dalam sekali proses.</em></p> Wahyu Piningit, Kuni Nadliroh Copyright (c) 2021 Wahyu Piningit, Kuni Nadliroh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1124 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Mesin Pencampur Ragi Dan Ampas Tahu Dengan Model Pisau Jari-Jari Kapasitas 25 Kg https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1125 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh UMKM &nbsp;yang sebagaimana sebagai sumber kehidupan atau meningkatkan perekonomian masyarakat yang kebanyakan masih mengunakan metode manual atau tradisional dalam proses produksi utuk menghasilkan produk. Sehingga memerlukan waktu yang relatif lama dan kesulitan memenuhi permintaan konsumen yang setiap tahunya meningkat serta pekerja sering kali merasa kelelahan dalam bekerja. Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana merancang alat pencampur ragi dan ampas tahu dengan kapasitas 25 Kg dan cara kerja mesin pencampur ragi dan ampas tahu menggunakan motor listrik. Pada perancangan ini, metode yang digunakan adalah studi pustaka dan pengamatan. Hasil dari perancangan ini adalah&nbsp; kecepatan putaran mesin pencampur menggunakan kecepatan motor listrik bertenaga 0,75 HP, bertenaga 2800rpm dengan transisi gearbox 1 : 10 dan mesin pencampur dalam perancanagan ini merupakan penggerak motor listrik AC 220V yang menghasilkan kapasitas 25kgt</em></p> Irfan Yoga Prasetya, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Irfan Yoga Prasetya, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1125 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Mesin Penggerak Untuk Alat Pembuat Keripik Pisang Otomatis https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1126 <p>Keripik pisang merupakan salah satu hasil pengolahan pisang yang mana keberadaannya sangat melimpah di Indonesia. Pengolahan keripik pisang yang masih dilakukan secaramanual dirasa kurang efektif, efisien, dan ekonomis. Sehingga diperlukan alat yang bisa mempermudah pembuatan keripik pisang, alat pengolahan tersebut meliputi pengiris, pencuci, dan penggorengan. Sehingga penulis mempunyai tujuan untuk membuat puli yang sedemikian rupa bisa menggerakan mesin tersebut secara maksimal. Dalam alat tersebut tentunya terdapat penggerak yang putaran mesin akan ditentukan oleh perbandingan diameter <em>pulley</em>. Dalam perancangan ini putaran mesin yang didapat adalah 770 rpm untuk alat pengiris,23,3 rpm untuk alat pencuci, dan 43,75 untuk alat penggoreng keripik pisang.</p> Yuni Aditya Purnama, Kuni Nadliroh Copyright (c) 2021 Yuni Aditya Purnama, Kuni Nadliroh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1126 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Rancang Bangun Mesin Pencampur Ampas Tahu dan Ragi Dengan Kapasitas 25 Kg https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1127 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya </em><em>pemanfaatan limbah dan pengolahan limbah. Usaha tahu di Kabupaten Kediri khususnya di Desa Padangan, Kecamatan kayen Kidul.UMKM milik Bu Juminar adalah salah satu sentra produksi tempe bungkil. Tempe bungkil sendiri adalah jenis tempe yang bahan dasarnya berasal dari olahan limbah tahu padat / ampas kedelai yang dihasilkan dari sisa proses pembuatan tahu. Pada proses pengolahannya secara umum masih menggunakan metode tradisional yang memakan waktu cukup lama. Proses terpenting pembuatan tempe bungkil yang menentukan mutu tempe adalah proses pencampuran ragi dengan ampas kedelai, perlu pengerjaan yang optimal guna menjaga kualitas tempe. Untuk tetap mempertahankan mutunya,&nbsp; perlu untuk diberikan pengenalan teknologi sederhana dalam proses produksi tempe bungkil berupa mesin pencampur. Permasalahan dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana merancang alat pencampur ragi dan ampas tahu dengan kapasitas 25 Kg? (2) Bagaimana cara kerja mesin pencampur ragi dan ampas tahu menggunakan motor listrik?. Pada perancangan ini, metode yang digunakan adalah studi pustaka dan pengamatan. Kesimpulan dari hasil perancangan ini adalah&nbsp; kecepatan putaran mesin pencampur menggunakan kecepatan motor listrik bertenaga 0,75 HP, bertenaga 2800rpm dengan transisi gearbox 1 : 10 dan mesin pencampur dalam perancanagan ini merupakan penggerak motor listrik AC 220V yang menghasilkan kapasitas 2,08kg/menit.</em></p> Angga Septian Dwiyanto, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Angga Septian Dwiyanto, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1127 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Karakteristik Hasil Proses Pyrolysis Jenis Plastik Pet 50%, HDPE 25% dan PP 25% Menggunakan Katalis Alam Metode SPSS Dan MATLAB https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1128 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi karena semakin menumpuknya sampah plastik yang sulit terurai sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. </em><em>Di Indonesia, kebutuhan plastik terus meningkat hingga mengalami kenaikan rata-rata 200 ton per tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bahan bakar alternatif hasil proses dari proses pirolisis plastic PET, HDPE, dan PP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental nyata. </em><em>Dengan bahan sebagai variabel bebas dan viskositas, densitas dan flash point sebagai variabel terikat serta suhu kondensor dan tekanan pada reaktor sebagai variabel kontrol. </em><em>Dari </em><em>Hasil penelitian yang telah dilakukan, pada temperatur 250ºC minyak hasil pirolisis berwarna </em><em>merah tua jernih</em><em>, mempunyai nilai viskositas </em><em>1</em><em>,</em><em>15</em><em> cS</em><em>t</em><em>, Densitas </em><em>0,0</em><em>7</em><em>2</em><em>Kg/m<sup>3</sup></em><em>,</em><em>Flash point 1,7ºC</em><em> dan memiliki nilai kalor 10,831 </em><em>. selanjutnya pada temperatur 300ºC minyak hasil pirolisis berwarna merah tua jernih tanpa adanya endapan dengan nilai viskositas </em><em>1</em><em>,</em><em>21</em><em> cS</em><em>t</em><em>, Densitas </em><em>0,0</em><em>7</em><em>3</em><em>Kg/m<sup>3</sup></em><em>, </em><em>Flash point 2ºC</em><em> dan memiliki nilai kalor 10,672 </em><em>. Pada temperatur 350ºC minyak pirolisis berwarna </em><em>hitam pekat karena adanya endapan</em><em> seperti pada suhu 300ºC tetapi mempunyai&nbsp; nilai viskositas </em><em>1</em><em>,</em><em>2</em><em>9 cS</em><em>t</em><em>, Densitas </em><em>0,0</em><em>7</em><em>4</em><em>Kg/m<sup>3</sup></em><em>, </em><em>Flash point</em><em>2</em><em>,</em><em>7</em><em> C</em><em> dan memiliki nilai kalor 10,559</em><em>. pada temperatur 400ºC minyak hasil pirolisis berwarna pekat dan terdapat banyak endapan dan mempunyai nilai viskositas </em><em>1,32</em><em> cS</em><em>t</em><em>, Densitas </em><em>0,0</em><em>7</em><em>5</em><em>Kg/m<sup>3</sup></em><em>, </em><em>Flash point</em><em>3,3</em><em>ºC</em><em> dan memiliki nilai kalor 10,271</em><em>.</em><em>Dari ketiga sifat karakteristik bahan plastik campuran PET 50% PP 25% dan HDPE 25% memiliki temperatur optimum yang berbeda. Sifat karakteristik yang dimiliki bahan plastik Campuran PET 50% PP 25% dan HDPE 25% memiliki nilai viskositas, densitas, dan flash point terendah rata-rata pada temperatur 200<sup>0</sup>C. Dalam penelitian ini kualitas cairan hasil pirolisis yang terbaik adalah dengan warna merah jernih tanpa adanya endapan</em><em>.</em></p> Teofani Bagus Prasetiyo, FATKUR RHOHMAN Copyright (c) 2021 Teofani Bagus Prasetiyo, FATKUR RHOHMAN https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1128 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Optimalisasi Rasio Komposisi Opsi Asitelin Dan Oksigen Proses Pebakaran Menggunakan Kompor Pelebur Kaca https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1129 <p><em>Dibutuhkan penanganan khusus untuk mengolah/mendaur ulang limbah kaca menjadi manik-manik. Salah satu metode yang digunakan adalah sistem tempel yaitu kaca yang masih utuh dipotong kecil-kecil lalu disatukan dengan cara diberi perekat dan sistem peleburan. Dalam proses daur ulang kaca membutuhkan bahan bakar yang efisien dan mampu meleburkan kaca dengan cepat hingga kaca meleleh. Proses pembakaran limbah kaca disentra pengrajin manik –manik di Ds.Plumbon Gambang, Kec.Gudo, Kab.Jombang Inovasi yang mencoba dikembangkan oleh peneliti untuk membantu proses peleburan kaca di industry pengolahan kaca adalah dengan membuat dengan menggunakan gas oksi-asetelin atau karbit. Gas asetelin memeliki panas yang sangat tinggi sekitar 3.5000 C yang dapat melelehkan kaca hingga menjadi seperti gulali dengan sangat cepat. Optimalisasi rasio komposisi oksi-asitelin pada proses pembakaran menggunakan kompor pelebur kaca ini diharapkan dapat mengoptimalkan dalam pembakaran limbah kaca untuk proses pembuatan kerajinan manik-manik dengan&nbsp; bahan bakar gas oksi-asetelin atau karbit dan mampu menjadi cara alternative untuk melelehkan kaca dan akan menjadi bahan bakar alternatif untuk peleburkan kaca. Penelitian ini berupa penelitian eksperimen yakni melakukan pembuatan tungku pelebur kaca agar mendapatkan nilai panas yang efisiensi pada pembakaran mengunakan asitelin dan gas oksigen , yang nanti akan di manfaatkan untuk menekan biaya pengunaan bahan bakar terhadap pelaku pengrajin kaca. Penjadwalan pembuatan mesin dan analisis laporan pada mesin pengolah limbah kaca akan di optimalisasikan selama 5 bulan. Hasil uji coba pada penelitian ini berfokus pada variasi penggunaan atau pengaturan pemakaian gas asetelin. Dalam waktu 5 menit. Capaian suhu terjadi seiring dengan perubahan rasio penggunaan gas asetelin. Semakin kecil gas asetelin didapatkan suhu semakin tinggi. Dengan pembakaran kaca secara konvensional dengan perbandingan gas asetelin yang lebih kecil dari pada gas oksigen maka akan didapatkan suhu yang tinggi dan nyala api karburasi dengan suhu mencapai 1395 0C. Dengan suhu tersebut mampu melelehkan kaca sehingga seperti gulali</em>. <em>Proses pembakaran kaca menggunakan bahan bakar asetelin dan oksigen juga memiliki kekurangan dimana sifat kaca i yang mudah mongering dan radius pembakaran untuk mencapai suhu diatas 1200 <sup>0</sup>C kurang merata dengan menggunakan blender karena titik api cenderung mengerucut untuk mendapatkan suhu api yang tinggi.</em></p> Deny Yuli Susanto, Kuni Nadliroh Copyright (c) 2021 Deny Yuli Susanto, Kuni Nadliroh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1129 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700 Sistem Informasi Penjadwal Imunisasi Berbasis Sms Gateway Di Puskesmas Campurejo Kota Kediri https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1130 <p>Keteraturan waktu dalam pemberian imunisasi pada bayi sangatlah penting. Tetapi banyak orang tua yang melewatkan jadwal imunisasi anaknya karena lupa. Di Puskesmas Campurejo penyampaian informasi jadwal imunisasi masih menggunakan kartu imunisasi yang diberikan saat pendaftaran. Oleh karena itu diperlukan sistem yang dapat membantu proses penjadwalan imunisasi dan penyampaian informasi mengenai jadwal imunisasi setiap peserta sebagai bentuk pengingat bagi orang tua agar jadwal imunisasi anaknya tidak terlewatkan. Sistem ini berbasis Web dan SMS Gateway. Sistem ini dibangun dengan bahasa pemograman PHP, menggunakan <em>database</em> MySQL, dan memanfaatkan <em>service</em> gammu untuk pengiriman <em>SMS</em> notifikasi. Hasil Penelitian ini adalah adanya sistem informasi penjadwalan imunisasi bayi di Puskesmas Campurejo yang dapat membantu dalam mengingatkan setiap orang tua bayi perihal jadwal imunisasi .</p> Qoni’ Abdul Wahid, Danang Wahyu Widodo, Ardi Sanjaya Copyright (c) 2021 Qoni’ Abdul Wahid, Danang Wahyu Widodo, Ardi Sanjaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/inotek/article/view/1130 Mon, 16 Aug 2021 00:00:00 +0700