Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Si-Air Pada Materi Siklus Air untuk Siswa Kelas IV SDN Grojogan
DOI:
https://doi.org/10.29407/sns2fk78Keywords:
media pembelajaran, komik digital SI-AIR, siklus airAbstract
Pemahaman konsep peserta didik pada materi siklus air di sekolah dasar masih tergolong rendah karena materi bersifat abstrak dan sulit diamati secara langsung. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di kelas IV SDN Grojogan, pembelajaran masih didominasi metode ceramah dengan media terbatas pada gambar dalam buku ajar sehingga peserta didik kesulitan memahami urutan tahapan serta hubungan antarproses siklus air. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Komik Digital “SI-AIR” pada materi siklus air bagi siswa kelas IV SDN Grojogan serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas satu ahli materi, satu ahli media, guru kelas IV, serta peserta didik kelas IV yang mengikuti uji coba terbatas sebanyak 8 siswa dan uji coba luas sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dokumentasi, serta tes pemahaman konsep (pre-test dan post-test), sedangkan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Komik Digital “SI-AIR” memperoleh persentase kevalidan sebesar 89,3% (ahli materi) dan 93,3% (ahli media) dengan kategori sangat valid. Hasil kepraktisan berdasarkan respons guru sebesar 95% dan respons peserta didik sebesar 98,21% dengan kategori sangat praktis. Pada uji keefektifan, rata-rata nilai pre-test meningkat dari 49,63 menjadi 81,63 pada uji coba terbatas dan dari 52,21 menjadi 82,04 pada uji coba luas, dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 87,5% pada kedua tahapan uji coba sehingga termasuk kategori efektif. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran Komik Digital “SI-AIR” dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS pada materi siklus air karena mampu memvisualisasikan konsep abstrak menjadi lebih konkret, menarik, serta mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran.
References
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Model. Springer.
Fitriyah, A., dkk. (2026). Karakteristik Materi Siklus Air yang Bersifat Abstrak bagi Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Sains Dasar, 7(1), 98–113.
Ferari, L., Wenda, D. D. N., & Wiratama, N. S. (2026). PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI GAYA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(2).
Lestari, dkk. (2025). Peran Penting IPAS dalam Pembentukan Pengetahuan dan Keterampilan Peserta Didik. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(1), 1–16.
Mukti, A., & Isdaryanti, Y. (2025). Pengembangan Komik Digital Berbantuan Teknologi untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 10(1), 134–149.
Saqjuddin, A., & Saputra, D. (2025). Komik Digital sebagai Media Penyampaian Materi yang Menarik dan Mudah Dipahami. Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 56–71.
Tistari, dkk. (2025). Penggunaan Komik Digital dalam Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Konsep IPA. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 13(1), 78–93.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bara Ayung Octafriendy, Bagus Amirul Mukmin, Nursalim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
