Abstract
Stres pada remaja yang mengalami kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang sering terjadi, terutama akibat tekanan akademik, perubahan psikologis, serta tuntutan perkembangan pada masa remaja. Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi, motivasi belajar, dan aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tingkat stres adalah Color Therapy (Terapi Warna). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan tingkat stres sebelum dan sesudah dilakukan penerapan Color Therapy pada remaja yang mengalami kecemasan di SMPN 1 Loceret Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah 3 remaja yang mengalami kecemasan sedang. Pengukuran tingkat stres dilakukan menggunakan kuesioner DASS-21 sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi dilakukan melalui kegiatan mewarnai sesuai SOP selama 4 hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres pada seluruh subjek sesudah diberikan Color Therapy. Sebelum intervensi, subjek berada pada kategori stres berat dengan skor 18, 15, dan 18. Sesudah intervensi, tingkat stres menurun menjadi kategori ringan dengan skor 4, 5, dan 4. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa Color Therapy (Terapi Warna) dapat membantu menurunkan tingkat stres pada remaja yang mengalami kecemasan dan dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan.
References
Arjanto, P. (2022). Uji reliabilitas dan validitas Depression Anxiety Stress Scales 21 (DASS-21) pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Perseptual, 7(1), 60. https://doi.org/10.24176/Perseptual.V7i1.6196
Hurlock, E. B. (2016). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi Bahasa Indonesia).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan Tahunan Kesehatan Jiwa Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.
Stuart, G. W. (2016). Principles and practice of psychiatric nursing. Elsevier.
Hawari, D. (2017). Manajemen stres, cemas, dan depresi (Edisi ke-2). Balai Penerbit FKUI.
Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. (2018). Psikologi abnormal (Edisi ke-9, terjemahan). Erlangga.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Salma Nurin Naya, Norma Risnasari, Dhian Ika Prihanto
