Pengaruh Penerapan Kehadiran Sidik Jari Terhadap Disiplin Belajar Siswa Remaja
DOI:
https://doi.org/10.29407/qz4hk166Keywords:
learning discipline, fingerprint attendanceAbstract
Data kehadiran siswa juga dapat menjadi indikator tingkat disiplin. Tingginya jumlah pelanggaran seperti bolos sekolah menunjukkan perlunya sistem kehadiran yang lebih efektif untuk memantau dan meningkatkan disiplin, terutama kehadiran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan absensi sidik jari terhadap peningkatan disiplin belajar siswa di sekolah-sekolah di Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian siswa kelas 10 dan 11 berjumlah 143 orang, ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Validitas instrumen diuji menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment, dan reliabilitasnya diuji menggunakan uji Cronbach's Alpha. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan absensi sidik jari memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap disiplin belajar, yang berarti semakin tinggi atau baik penerapan absensi sidik jari dapat meningkatkan disiplin belajar responden, sehingga mendukung hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
