Raising Self Esteem in Teenagers: Sebuah Upaya untuk Penguatan Karakter Siswa

Authors

  • Nora Yuniar Setyaputri Universitas Nusantara PGRI Kediri

Keywords:

harga diri, remaja, karakter

Abstract

Berdasarkan fenomena yang marak terjadi saat ini seperti kasus bunuh diri, kesulitan untuk bersosisalisasi, insecure atau merasa rendah diri dan tidak aman, bipolar, overthinking, insomnia, school anxiety, burnout akademik sering terjadi pada individu yang memasuki usia remaja. Fenomena tersebut terjadi karena remaja memiliki self esteem yang rendah. Tinggi rendahnya self esteem berpengaruh terhadap pembentukan pada siswa. Tujuan dari kajian konseptual ini adalah memaparkan cara-cara praktis untuk meningkatkan self esteem pada diri siswa. Hasil kajian ini dirumuskan 4 cara praktis untuk meningkatkan self esteem tersebut, antara lain: (1) Bertekad untuk Mencintai Diri Sendiri; (2) Memilih dan Memutuskan Pilihan Kita Sendiri; (3) Here and Now (Fokus pada Kejadian di Sini dan Saat Ini); (4) Berhenti Bersikap Mudah Menyerah. Saran yang ditawarkan yaitu: siswa dapat melakukan cara-cara praktis tersebut secara mandiri agar dapat meningkatkan self esteem yang ada pada diri mereka, Guru BK/ Konselor dapat memberikan pelatihan terstruktur pada siswa mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan self esteem, orang tua dan Guru Mata Pelajaran pun dapat membantu dengan memberikan apresiasi pada siswa pada setiap perubahan positif yang dilakukan.

References

Ayuningtyas, P. & Setyaputri, N.Y. (2020). Ajian Jaran Goyang Mobile Apps (Sarana pendidikan karakter siswa secara virtual melalui sinergitas pendidikan formal dan non formal). Proceeding Seminar Nasional Penalaran dan Penelitian Nusantara, Vol 1(1): 117-129.

Branden, N. (1992). The Power of Self-Esteem. Florida: Health Communications: Inc.

Buchalter, S.I. (2015). Raising Self-Esteem in Adults. London: Jessica Kingsley Publisher.

Coopersmith, S. (1967). The antecedents of self-esteem. San Francisco: W. H. Free- man and Company.

Feist, J. & J. Feist Gregory. 2008. Theories of Personality (Terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Guindon, M. H. (2009). Self-esteem across the lifespan: Issues and interventions. New York: Routledge.

Gyun, Y.H. (2021). How to Respect Myself. Terjemahan: Asti Ningsih. Jakarta Selatan: TransMedia Pustaka.

Hurlock, E.B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, edisi kelima. Terjemahan: Istiwidayanti & Soedjarwo. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Mustari, M. (2014). Nilai Karakter: Refleksi untuk Pendidikan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Nirmalasari, L., & Masusan, K. (2014). Self Esteem, Gender dan Prestasi Kerja (Study Pada Penyiar Radio Di Kota Bandung). Bandung: STIESTEMBI.

Refnadi. (2018). Konsep Self-esteem Serta Implikasinya Pada Siswa. Jurnal EDUCATIO, 4 (01): 16-22.

Rohmah, F. A. (2012). Pengaruh Pelatihan Harga Diri terhadap Penyesuaian Diri pada Remaja. HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia), 1(1), 53-63.

Rosenberg, M. (1980). Conceiving the self. New York: Basic Books.

Mendari, S. A. (2010). Aplikasi teori hierarki kebutuhan Maslow dalam meningkatkan motivasi. Widya Warta No. 01, 82-91.

Downloads

Published

2022-08-10

How to Cite

Setyaputri, N. Y. . (2022). Raising Self Esteem in Teenagers: Sebuah Upaya untuk Penguatan Karakter Siswa. Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 5, 915–922. Retrieved from https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/semdikjar/article/view/2506

Issue

Section

Articles