ANALISIS FENOMENOLOGI WORK-LIFE BALANCE KARYAWAN GENERASI Z WARUNG BRADER KEDIRI

Authors

  • Jeremia Elang Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Restin Meilina Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Susi Damayanti Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.29407/7tczqx84

Keywords:

Work-Life Balance, Generasi Z, Fenomenologi, Border Management, Food and Beverage.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi dan menganalisis fenomena Work-Life Balance (WLB) pada karyawan Generasi Z yang bekerja di Warung Brader Kediri, di mana kedai kopi ini beroperasi 24 jam sehari.Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini juga menyelidiki bagaimana karyawan Generasi Z mempersepsikan, menginterpretasikan, dan mengelola batasan antara kewajiban pekerjaan yang intensif dan juga ranah pribadi mereka. Pengumpulan data ini dilakukan dengan wawancara yang mendalam (In-Depth Interview), obeservasi pasrtisipan, dan non-partisipan, serta  dokumentasi terhadap  informan yang dipilih menggunakan teknik 5R. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi kompleks yang dialami oleh karyawan Generasi Z seperti konflik kerja-kehidupan (Work-Life Conflict), dan fasilitasi kerja-kehidupan (Work-Life Facilitation). Untuk mengatasi tuntutan fisik yang tinggi, dan tekanan multi peran (bekerja dan berkuliah), mereka secara aktif menerapkan strategi manajemen batasan (Border Management), informan bisa condong ke integrasi yang fleksibel maupun hanya condong ke salah satu prioritas informan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencapaian Work-Life Balance berdampak pada kesejahteraan fisik, social, dan mental. Slain itu, fasilitasi dari Warung Brader Kediri ke karyawan bisa membantu untuk mengatasi konflik mereka antara kehidupan pekerjaan dengan kehidupan pribadi mereka.

References

[1] Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung. Fenomena Gen Z Susah Cari Kerja. Kegiat Stat Lainnya 2014. https://bandungkab.bps.go.id/id/news/2024/07/30/75/fenomena-gen-z-susah-cari-kerja-.html.

[2] Setiadji ARA, Kusumaningtyas S, Juniarti JE. Persepsi Milenial terhadap Stereotipe Gen Z. Semin. Nas. Univ. Negeri Surabaya, Surabaya: 2023, p. 103–13.

[3] McAllister S. How is Gen Z changing the workplace? ZurichCom 2025. https://www.zurich.com/media/magazine/2022/how-will-gen-z-change-the-future-of-work (accessed December 17, 2025).

[4] Pratama G, Elistia. Analisis Motivasi Kerja, Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Dimediasi Kepuasan Kerja Pada Angkatan Kerja Generasi Z. J Ekon J Econ 2020;11. https://doi.org/10.47007/jeko.v11i2.3503.

[5] Hetharie JA, Touwely GH. Dinamika Konflik Kerja Dan Pengalaman Dosen Muda Dalam Menghadapinya: Studi Kasus Di Fakultas Kesehatan Ukim. Peluang 2025;19:20–40.

[6] Putra DZ, Sudiantini D, Maulana DD, Saputra R, Hotasi S. Persaingan Antar Warung Kopi Berakibat Warug Kopi Gaul Secara bertahap Mengalami Penuruan Profitabilitas Usaha. J Humaniora, Sos Dan Bisnis 2024;2:306–12.

[7] Judawinata MG. Strategi Pengembangan Coffee Shop. Prospek Agribisnis 2022;1:3–4.

[8] Solikatun, Kartono DT, Demartoto A. PERILAKU KONSUMSI KOPI SEBAGAI BUDAYA MASYARAKAT KONSUMSI: Studi Fenomenologi Pada Peminum Kopi Di Kedai Kopi Kota Semarang Solikatun,. J Anal Sosiol 2015;4:60–74.

[9] Anggiani M, Ayudya RD, Sukmajati D. Inclusion Coffee Shop as Third Place: User Design and Experience Perspective. Bord J Arsit 2025;7:1. https://doi.org/https://doi.org/10.33005/border.v7i1.782.

[10] Mamonto N, Mangantes ML, Naharia M. Analisis Work Life Balance pada Singel Mothers Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) di Kota Kotamobagu. Innov J Soc Sci Res 2025;5:4127–36. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20599.

[11] Nasir A, Nurjana, Shah K, Sirodj RA, Afgani MW. Pendekatan Fenomenologi Dalam Penelitian Kualitatif. Innov J Soc Sci Res 2023;3:4445–51.

[12] Nurcholis M, Hakimah EN. Studi Fenomenologi: Efektivitas Co-Branding dan Fanatisme Sebagai Strategi Pemasaran McDonald’s pada BTS Meals. Semin. Nas. Manajemen, Ekon. dan Akuntasi Fak. Ekon. dan Bisnis UNP Kediri, Kediri: 2022, p. 490–4.

[13] Hamra N El, Widiasih PA. Gambaran Work-Life Balance Mahasiswa yang Bekerja di Sektor FnB. WACANA 2024;16:110. https://doi.org/10.20961/wacana.v16i2.85362.

[14] Nadhiroh U, Setyawan BW. Peranan Pembelajaran Bahasa Jawa dalam Melestarikan Budaya Jawa. J Ilm Sastra Dan Bhs Daerah, Serta Pengajarannya 2021;3:1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.26877/jisabda.v3i1.9223.

[15] Muizu WOZ, Kaltum U, Sule ET. Pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan. J Pendidik Kewirausahaan Indones 2019;2:42–50.

[16] Roehling P V, Moen P, Batt R. Spillover. New Repub 2010;241:1.

[17] Skinner EA, Zimmer-Gembeck MJ. The Development of Coping. Annu Rev Psychol 2007;58:119–44. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.58.110405.085705.

[18] Dingel JI, Neiman B. How many jobs can be done at home? J Public Econ 2020;189:104235. https://doi.org/10.1016/j.jpubeco.2020.104235.

[19] Pooladvand S, Hasanzadeh S. Neurophysiological evaluation of workers’ decision dynamics under time pressure and increased mental demand. Autom Constr 2022;141:104437. https://doi.org/10.1016/j.autcon.2022.104437.

[20] Widiari PAO. Quite Qutting di Kalangan Generasi Z: Literature Review Manajerial. J MUDABBIR (Journal Res Educ Stud 2025;5:2154–66. https://doi.org/https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1448.

Downloads

Published

2026-08-06

How to Cite

Elang, J. ., Meilina, R., & Damayanti, S. (2026). ANALISIS FENOMENOLOGI WORK-LIFE BALANCE KARYAWAN GENERASI Z WARUNG BRADER KEDIRI. Prosiding Simposium Nasional Manajemen Dan Bisnis, 5, 2687-2695. https://doi.org/10.29407/7tczqx84

Similar Articles

1-10 of 81

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>