Hubungan Perilaku Ibu Tentang Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan Di Kelurahan Sumberjo Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjo
PDF

Keywords

perilaku ibu
makanan tambahan
status gizi
anak usia 6-24 bulan

How to Cite

[1]
“Hubungan Perilaku Ibu Tentang Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan Di Kelurahan Sumberjo Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjo”, Seinkesjar, vol. 5, no. 1, pp. 7–17, Sep. 2025, doi: 10.29407/xd59x625.

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi pada anak usia 6-24 bulan masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Sumberjo. Angka gizi buruk di Puskesmas Sumberjo pada tahun 2025 meningkat menjadi 20 bayi, menunjukkan pentingnya intervensi terkait perilaku pemberian makanan tambahan oleh ibu. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan perilaku ibu tentang pemberian makanan tambahan terhadap status gizi anak usia 6-24 bulan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 78 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, dengan instrumen berupa kuesioner dan buku KIA sebagai alat ukur status gizi. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk mengetahui hubungan antar variabel. Temuan / Hasil: menunjukkan sebagian besar ibu memiliki perilaku baik dalam pemberian makanan tambahan (57,7%), sebagian besar anak memiliki status gizi baik (69,2%), dan hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan signifikan antara perilaku ibu dan status gizi anak (p = 0,010). Kesimpulan: perilaku ibu dalam pemberian makanan tambahan berpengaruh terhadap status gizi anak usia 6-24 bulan. Temuan ini memperkuat pentingnya edukasi kepada ibu mengenai pemberian makanan tambahan yang tepat untuk mencegah gizi buruk pada balita. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan intervensi gizi berbasis masyarakat dan merekomendasikan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi status gizi anak.

PDF

References

Achdani, N. (2022). HUBUNGAN PERILAKU PEMBERIAN MP-ASI DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRABAG KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2022. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Amvina, H, W. M., & Batubara, F. L. E. (2022). Penyuluhan Kesehatan Tentang Gizi Pada Balita di Posyandu Teratai 1 Kota Padangsidimpuan Amvina 1) , Meilinda Widyastuti H 2) , Fitria Lely Effina Batubara 3). Riskesdas, I(Iifile:///C:/Users/Zia/Downloads/scholar (30).risfile:///C:/Users/Zia/Downloads/scholar (30).ris), 1–6.

Ertiana, D., & Zain, S. (2023). Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Berhubungan Dengan Status Gizi Balita. Jurnal Ilkes (Ilmu Kesehatan), 14(1), 3.

NUZUL, I. H. (2023). HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI DENGAN STATUS GIZI (Studi Observasi pada Bayi Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pegandan Semarang). Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Palupi, R., Trimarlinawati, I., Sariyani, D., Tinggi, S., Kesehatan, I., Utama, B., … Gizi, S. (2024). Hubungan Perilaku Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu ( MP-ASI ) Dengan Status Gizi Bayi Usia 6-24 Bulan Di Posyandu Desa. Jurnal Penelitian Pengabdian Bidan, 2(01), 81–87.

Shaluhiyah, Z., Kusumawati, A., Indraswari, R., Widjanarko, B., & Husodo, B. T. (2020). Pengetahuan, sikap dan praktik ibu dalam pemberian makanan sehat keluarga di Kota Semarang. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 8(2), 92–101. https://doi.org/10.14710/jgi.8.2.92-101

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Rofiatul Adawiyah, Dhewi Nurahmawati, Eko Sri Wulaningtyas