Pengaruh Pengetahuan Menstruasi Sehat terhadap Penanganan Dismenorea secara Mandiri
PDF

Keywords

menstruasi
dimenorea
remaja

How to Cite

Yanti, E. S. ., Noeraini, A. R. ., Wulaningtyas, E. S. ., Nurahmawati, D. ., & Mulazimah, M. (2024). Pengaruh Pengetahuan Menstruasi Sehat terhadap Penanganan Dismenorea secara Mandiri. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains Dan Pembelajaran, 3(1), 11–14. https://doi.org/10.29407/seinkesjar.v3i1.4476

Abstract

Menstruasi merupakan proses luruhnya lapisan fungsionalis endometrium akibat tidak adanya hasil fertilisasi yang mengalami implantasi. Siklus menstruasi terjadi di ovarium dan endometrium yang dihubungkan melalui koneksi hormonal yang saling mempengaruhi. Menstruasi normal terjadi pada setiap wanita dengan lama 3-7 hari, panjang siklus rata-rata 28 hari, pengeluaran darah sekitar 30-80 ml tanpa disertai nyeri yang menganggu. Gangguan menstruasi yang sering dialami remaja yaitu dismenorea (71,3%). Kompres hangat, olahraga, nutrisi dan konsumsi obat menjadi beberapa solusi untuk mengurangi keluhan dismenorea. Sebagian besar remaja yang mengalami dismenorea memilih untuk melakukan penanganan secara mandiri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan terkait fisiologi menstruasi dengan penanganan mandiri yang dilakukan remaja terhadap dismenorea yang mereka alami. Penelitian ini merupakan penelitian observasional pendekatan case control, menggunakan data primer berupa kuisioner online yang disebar melalui group kelas SMAN 1 Ngadiluwih tahun 2023. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang memiliki pengetahuan baik, melakukan penanganan dengan cukup dan siswa dengan pengetahuan cukup mampu melakukan penanganan dengan baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh terharap kemampuan siswa dalam penanganan dismenorea secara mandiri

https://doi.org/10.29407/seinkesjar.v3i1.4476
PDF

References

Azagew, A. W., Kassie, D. G. and Walle, T. A. (2020). Prevalence Of Primary Dysmenorrhea, Its Intensity, Impact And Associated Factors Among Female Students’ At Gondar Town Preparatory School, Northwest Ethiopia, BMC Women’s Health, 20(1), pp. 1–7. DOI: 10.1186/s12905-019-0873-4.

Conney, C. S. et al. (2019). Complementary and Alternative Medicine Use for Primary Dysmenorrhea among Senior High School Students in the Western Region of Ghana, Obstetrics and Gynecology International, 2019. doi: 10.1155/2019/8059471.

Hadianti, D. N. and Ferina. (2021). Senam Yoga Menurunkan Dismenore Pada Remaja’, Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 13(1): 239–245.

Isroani, Firda., at al. 2023. Psikologi Perkembangan. Solok: Mitra Cendekia Media

Salamah, U. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri terhadap Perilaku Penanganan Dismenore, Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9 (3): 123–127. doi: 10.33221/jiki.v9i03.382.

Santiya, et al. 2022. Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Dalam Mengatasi Dismenore Pada Mahasiswi Prodi S1 Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas‘Aisyiyah Yogyakarta. Jurnal Sehat Mandiri, 17 (2): 123-132.

Saputra, Y. A., Kurnia, A. D. and Aini, N. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Upaya Remaja untuk Menurunkan Nyeri Saat Menstruasi (Dismenore Primer), Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(3), p. 177. doi: 10.22146/jkr.55433.

SDKI. 2017. Laporan SDKI 2017. Jakarta: BPS.

Simamora, Sarmalida dan Mangunsong, Sonlimar. 2023. Penanganan Dismenorea dalam Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Di Sekolah Menengah Farmasi Pembina Palembang. Jurnal Abdikesmas, 5 (1): 70-77. DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i1.

Triningsih, Wahyu dan Mas’udah, EM. 2023. Studi Literatur: mengurangi dismenorea melalui penanganan komplementer. Jurnal Kebidanan, 12 (1): 46-56. DOI: https://doi.org/10.47560/keb.v12i1.489

WHO. 2022. Adolescent health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health#tab=tab_1

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.