Implementasi Senam Pinguin Sebagai Terapi Alternatif dalam Mengurangi Gejala Depresi di SMK PGRI 3 Kediri
PDF

Keywords

senam pinguin
depresi
remaja
kesehatan mental
terapi alternatif

How to Cite

[1]
“Implementasi Senam Pinguin Sebagai Terapi Alternatif dalam Mengurangi Gejala Depresi di SMK PGRI 3 Kediri”, Seinkesjar, vol. 5, no. 1, pp. 441–445, Sep. 2025, doi: 10.29407/qsmy8864.

Abstract

Remaja adalah masa transisi yang penuh dengan perubahan fisik, emosi, dan sosial. Perubahan ini dapat memicu stres, kecemasan, dan bahkan depresi. Kesehatan mental yang serius dapat mempengaruhi siapa saja, termasuk remaja. Gejala depresi dapat berupa perasaan sedih, putus asa, kehilangan minat pada aktivitas yang biasa disukai, perubahan pada pola tidur dan makan. Untuk mengatasi gejala depresi dan meningkatkan kesehatan mental, salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik seperti senam pinguin. Senam Pinguin adalah latihan fisik yang menyenangkan dan dapat membantu meningkatkan mood, mengurangi stres, dan meningkatkan kepercayaan diri. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan senam pinguin sebagai terapi alternatif dalam mengurangi gejala depresi pada siswa-siswi SMK PGRI 3 Kediri. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan edukatif tentang depresi dan praktik senam pinguin. Hasil pretest sebagian besar siswa belum tahu tentang konsep depresi meliputi: definisi, tanda dan gejala, cara mengatasi, cara mencegah dan dampak jangka panjang. Hasil post test dari 5 pertanyaan, 15 siswa tahu definisi ada 14 (93,33%), tahu tanda gejala ada 12 (80%), tahu cara mengatasi ada 12 (80%), tahu cara mencegah ada 15 (100%), tahu dampak jangka panjang ada 10 (66,67%). Selain itu, siswa juga mampu mempraktikkan senam pinguin dengan benar dan memahami manfaatnya dalam mengelola depresi. Setelah kegiatan ini diharapkan kegiatan senam pinguin dapat menjadi salah satu terapi alternatif yang murah dan mudah dilakukan secara rutin sehingga dapat membantu remaja dalam mengatasi tekanan emosional serta mengurangi gejala depresi. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental bagi siswa. 

PDF

References

Ayu, A. P. (2019). Pengaruh Senam Pinguin Untuk Mengurangi Gejala Depresi: Taman Suropati, Jakarta. Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi, 18(1), 53-66.

Akibanation. (2016). menapak-tilas-fenomena-senam-pinguin-melejitkan-miku mata-awam. Online] Available at: https://www.akibanation.com

Dianovinina, K. (2018). Depresi pada Remaja: Gejala dan Permasalahannya . Jurnal Psikogenesis, 6(1), 69-78.

Giriwijoyo, S dan Sidik, D.Z. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kementerian Kesehatan RI. (2015). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Kementrian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Laporan Tematik Kesehatan Jiwa. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

WHO. (2022). Mental Health. Diakses pada 24 Februari 2023, dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Diah Anggraini, Norma Risnasari, Aina Lailiqa Biqaqi Suwoto, Resti Dwi Rianti