Abstract
Bullying merupakan segala bentuk tindakan penindasan atau kekerasan yang dilakukan secara sengaja. Perilaku ini dapat dilakukan oleh individu maupun kelompok yang emiliki kekuatan atau kekuasaan lebih besar dibandingkan korbannya, dengan tujuan utama untuk menyakiti, dan dilakukan secara berulang-ulang. Bullying berdampak secara fisik dan psikologis, salah satunya menurunkan harga diri remaja. Padahal, harga diri sangat penting bagi perkembangan remaja karena membentuk kepercayaan diri dan kemampuan bersosialisasi secara positif. Salah satu pengembangan yang dapat meningkatkan harga diri rendah adalah promosi sosialisasi. Tujuan penelitian ini menganalisis dan mengidentifikasi tingkat harga diri pada remaja yang mengalami bullying sebelum dan sesudah promosi sosialsisasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subyek yang digunakan yaitu 5 remaja yang mengalami penurunan harga diri dengan masalah bullying di SMAN 1 Gurah. Analisis tingkat harga diri di ukur menggunakan kuesioner RSES. Pelaksanaan promosi sosialisasi di lakukan selama 10-15 menit. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan peningkatan harga diri remaja sesudah dilakukan promosi sosialisasi, Subjek I mengalami peningkatan dengan skor awal tingkat harga diri 10 menjadi 21, Subjek II mengalami peningkatan dengan skor awal 26 menjadi 32, Subyek III mengalami peningkatan dengan skor awal 15 mejadi 21, Subyek IV mengalami peningkatan dengan skor awal 22 menjadi 30, Subyek V mengalami peningkatan dengan skor awal 21 menjadi 31. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan harga diri sebelum dan sesudah dilakukan promosi sosialisasi sehingga intervensi promosi sosialisasi cukup baik untuk diterapkan pada remaja. Rekomendasi perlu dikembangkan dalam melakukan promosi sosialisasi, untuk menurunkan tingkat harga diri pada remaja.
References
Cantika, D., Tohar, A.A. , & Khairi, Z. pendidikan (2023). Membangun harga diri: Upaya penguatan pendidikan karakter remaja . Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Redrived From : https://rayyanjurnal.com/index.php/IJEDR/artikel/unduh/2569/pdf
Christy, Z. A. (2022). “Aku siswa anti bullying”: Layanan psikoedukasi untuk mencegah bullying di sekolah. *Magistrorum Et Scholarium*, 2(3), 430–434. https://doi.org/10.24246/jms.v5i22024
Lestari, WS (2016). Analisis Faktor-faktor Penyebab Bullying di Kalangan Peserta Didik. SOSIO DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan IPS, 3(2), 2016, 147-157. doi:10.15408/sd.v3i2.4385. DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sd.v3i2.4385
Nafwari (2024). Dampak Perilaku.Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 1(4), 62–76.
Novitasari, R., Nastasya, D. A. A., Rahayu, S. K., Sari, A. A. K., Liananda, N. V., Hidayat, F. R., & Risnasari, N. (2024, February). Edukasi Pencegahan Bullying pada Siswa di SMPN 6 Kota Kediri. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran (Vol. 3, No. 1, pp. 47-50).
Parhusip, A. (2018). Penindasan Kuesioner. Penindasan yang Ditanyakan.
PACER’s National Bullying Prevention Center. (2025). Bullying Statistics. Retrived from: https://www.pacer.org/bullying/info/stats.asp
Prihananto, DI, Fitriana, KDN, Agustina, PD, Nur'aini, SE, & Safitri, U. (2024, Februari). Dampak Perilaku Bullying Pada Anak Sekolah Dasar di SDN Manyaran 02 Kota Kediri. Dalam Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran (Vol. 3, No. 1, pp. 91-96).
Rahmatillah, W., Maryamah, Rizka Isnata, Tania Jayatri, Shinta Wulandari, & Aulia Sitawani. (2024). Studi Kasus Bullying Di Sekolah : Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Siswa Sebagai Pemicu Bullying Dan Dampakya Terhadap Korban. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang , 10 (04), 341 - 354. https://doi.org/10.36989/ didaktik.v10i04.4863
Saputro, K. Z. (2018). Memahami ciri dan tugas perkembangan masa remaja. *Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu ilmu Agama*, 17(1), 1–8. https://doi.org/ 10.14421/aplikasia.v17i1.1362
Sari (2016). Mengatasi Perilaku Bullying Di Smp. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 1(4), 62–76.
Sulistiawati, Yuliatin, Ahmad Fauzan, & Haslan, M. M. (2024). Perilaku bullying di kalangan siswa: Studi kasus pada siswa di SMP Negeri 14 Mataram.
Tohir, MF, Syamsuri, & Mutaqin, A. (2022). Analisis harga diri matematis siswa SMP berdasarkan teori Rosenberg. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. http://www.jurnal.untirta.ac.id/index.php/wilangan
Tim Pokja SDKI DPP PPNI, (2016), Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Edisi 1, Jakarta, PersatuanPerawat Indonesia
Tribun Pontianak. (2025). Siswa SMP dibully dan diceburkan ke sungai oleh gerombolan remaja di Palembang: Apa yang terjadi? Tribun Pontianak. https://pontianak.tribunnews.com/2025/05/21/siswa-smp-dibully-dan-diceburkan-ke-sungai-oleh-gerombolan-remaja-di-palembang-apa-yang-terjadi
Universitas Muhammadiyah Surakarta. (n.d.). Sosialisasi nilai peduli sosial menggunakan media video kombinasi [Skripsi]. UMS Eprints. Redrived from: https://eprints.ums.ac.id/87414/4/BAB%20II.pdf
Yahriningsih, E. M., Risnasari, N., Listiatama, A. S., Sasono, S. B. A., Sahara, N. P. O., & Aryani, R. (2024, October). Strategi Efektif Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Sekolah Di SMPN 6 Kota Kediri. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran (Vol. 4, No. 1, pp. 920-924).
Yudha, A. (2025). Proses sosialisasi dan pembelajaran moral dalam cerita 'Gbagba': Tinjauan kritis melalui teori sosialisasi. *Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 13*(1), https://doi.org/10.26618/equilibrium.v13i1.16301
Yustikasari. (2023). Program promosi kesehatan mental pada remaja sekolah . Gembira PKM. Redrived from https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/artikel/download/86/46
Yuyarti, Y. (2021). Mengatasi bullying melalui pendidikan karakter. Jurnal Kreatif: Jurnal Kependidikan Dasar, 12(1), [4]. Redrived from: https://journal .unnes.ac.id/nju/index.php/kreatif/article/download/16506/8397

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Sylvia Nuroini Khusna, Norma Risnasari, Dhian Ika Prihananto
