Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMA Ditinjau dari Screen Time, Aktivitas Fisik, dan Kualitas Tidur di Era Digital
PDF

Keywords

kebugaran jasmani
screen time
aktivitas fisik
kualitas tidur
era digital

How to Cite

[1]
“Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMA Ditinjau dari Screen Time, Aktivitas Fisik, dan Kualitas Tidur di Era Digital”, Seinkesjar, vol. 6, no. 1, pp. 19–25, Oct. 2026, doi: 10.29407/wcq48g22.

Abstract

Era digital mendorong siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) menghabiskan waktu layar (screen time) yang tinggi untuk hiburan dan media sosial, sehingga berpotensi menggeser waktu aktivitas fisik dan mengganggu kualitas tidur, yang pada akhirnya dapat menurunkan kebugaran jasmani. Penelitian terdahulu umumnya mengkaji screen time secara terpisah tanpa mempertimbangkan interaksinya dengan aktivitas fisik dan kualitas tidur secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat kebugaran jasmani siswa SMA serta kecenderungan hubungannya dengan screen time, tingkat aktivitas fisik, dan kualitas tidur secara simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan desain survei cross-sectional. Sampel berjumlah 70 siswa kelas XI yang dipilih dengan teknik cluster sampling. Kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk kelompok usia 16-19 tahun, screen time diukur melalui kuesioner durasi pemakaian layar harian, aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), dan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis secara deskriptif persentase dan ditabulasi silang antarvariabel. Sebagian besar siswa tergolong kategori kebugaran jasmani sedang. Siswa dengan kombinasi screen time tinggi, aktivitas fisik rendah, dan kualitas tidur buruk cenderung berada pada kategori kebugaran kurang, sedangkan siswa dengan kombinasi screen time rendah, aktivitas fisik tinggi, dan kualitas tidur baik cenderung berada pada kategori kebugaran baik. Kebugaran jasmani siswa SMA di era digital dipengaruhi oleh kombinasi ketiga faktor gaya hidup tersebut, bukan screen time semata, sehingga program Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) perlu dirancang secara holistik dengan menyasar pembatasan waktu layar, peningkatan aktivitas fisik, dan edukasi higiene tidur secara bersamaan.

PDF

References

Buysse, D. J., Reynolds, C. F., Monk, T. H., Berman, S. R., & Kupfer, D. J. (1989). The Pittsburgh Sleep Quality Index: A new instrument for psychiatric practice and research. Psychiatry Research, 28(2), 193-213. https://doi.org/10.1016/0165-1781(89)90047-4

Cahyono, E. A., Wahjuni, E. S., Wibowo, S., & Cahyono, A. (2022). Analisis faktor yang berhubungan dengan kebugaran jasmani ditinjau dari screen time, aktivitas fisik dan status gizi. JSES: Journal of Sport and Exercise Science, 5(2), 59-65. https://doi.org/10.26740/jses.v5n2.p59-65

Chaput, J.-P., Willumsen, J., Bull, F., Chou, R., Ekelund, U., Firth, J., Jago, R., Ortega, F. B., & Katzmarzyk, P. T. (2020). 2020 WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour for children and adolescents aged 5-17 years: Summary of the evidence. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 17(1), 141. https://doi.org/10.1186/s12966-020-01037-z

Craig, C. L., Marshall, A. L., Sjostrom, M., Bauman, A. E., Booth, M. L., Ainsworth, B. E., Pratt, M., Ekelund, U., Yngve, A., Sallis, J. F., & Oja, P. (2003). International Physical Activity Questionnaire: 12-country reliability and validity. Medicine & Science in Sports & Exercise, 35(8), 1381-1395. https://doi.org/10.1249/01.MSS.0000078924.61453.FB

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.).

Fadhilah, L., Hayati, E. N., & Bashori, K. (2021). Nomophobia di kalangan remaja. Jurnal Diversita, 7(1), 21-29. https://doi.org/10.31289/diversita.v7i1.4487

Hidayat, T., & Wulandari, R. (2023). Hubungan kualitas tidur dengan tingkat kebugaran jasmani remaja usia sekolah. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 21(2), 88-97.

Martini, T., Rudiana, R. D. P., & Anggraini, I. (2025). Pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa program asisten keperawatan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1994-2003. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.9952

Rohmah, L., & Muhammad, H. N. (2021). Tingkat kebugaran jasmani dan aktivitas fisik siswa sekolah. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(1), 511-519.

Sahabuddin, Hakim, H., & Hasanuddin, M. I. (2025). Efektivitas pendidikan jasmani terhadap perilaku fisik dan kesehatan siswa sekolah menengah: Kajian longitudinal. Holistic Journal of Sport Education, 5(1), 62-83.

Salahuddin, M., et al. (2023). Psychometric properties of the Pittsburgh Sleep Quality Index: A systematic review.

Susanto, A., & Prasetya, D. (2024). Pola tidur, screen time, dan aktivitas fisik remaja perkotaan: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Olahraga, 6(1), 45-56.

Wang, X., et al. (2022). Validity and reliability of the International Physical Activity Questionnaire: A systematic review.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2026 Amina Zafira, Cantika Pramesti Regita Cahyani, Saniya Kysha Maesyaroh, Surya Rezqy Sa'bana, Winnie Farhan Fajar Pribadi, Rizqika Annisa Fitri