PAJAK, PENGELUARAN PEMERINTAH DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA

Main Article Content

FAISOL FAISOL

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dampak variabel Pajak dan Pengeluaran Pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia berdasarkan data tahun 1983-2013. Selain dua variabel utama tersebut ada variabel lainnya yaitu Penduduk, Tingkat Bunga, Gross Fix Capital Formation. Alat analisis yang dipakai adalah Vector Error Correction Model (VECM) dan Kausalitas Granger.


Hasil analisis yang dilakukan adalah:Variabel Pajak dan pengeluaran Pemerintah tidak membawa dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Variabel jumlah penduduk, tingkat bunga, Gross Fix Capital Formation juga tidak membawa dampak signifikan.


Ada hubungan searah pertumbuhan ekonomi  dengan pajak dimana LNGDP menyebabkan “Granger” LNTX. Tidak tidak ada hubungan kausalitas sama sekali atau saling bebas antara pertumbuhan ekonomi dengan jumlah penduduk. Ada hubungan searah pertumbuhan ekonomi dengan tingkat bunga dimana LNGDP menyebabkan “Granger” R. Ada hubungan searah pertumbuhan ekonomi dengan pengeluaran Pemerintah dimana LNGDP menyebabkan “Granger” LNGOV.  Ada hubungan searah pertumbuhan ekonomi dengan Gross Fix Capital Formation dimana LNGDP menyebabkan “Granger” LNGFCF.

Article Details

How to Cite
FAISOL, F. (2016). PAJAK, PENGELUARAN PEMERINTAH DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA. Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi Dan Akuntansi, 1(1). Retrieved from https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/senmea/article/view/59
Section
Articles

References

Albatel, Abdullah H. (2000). The Relationship between Government Expenditure and Economic Growth in Saudi Arabia, Journal of Administrative Science, 12(2), p. 173-191.

Alexio, Constantinos (2009). Government Spending and Economic Growth: Econometric Evidence from the South Eastern Europe (SEE), Journal of Economic and Social Research 11(1) 2009, p. 1-16.

Alshahrani, Saad A. dan Ali J. Alsadiq (2014). Economic Growth and Government Spending in Saudi Arabia: an Emperical Investigation, IMF Working Paper, WP/14/3, International Monetary Fund, p. 1-26.

Arpaia, Alfonso dan Alessandro Turrini (2008). Government Expenditure and Economic Growth in the EU: long-run tendencies and short-term, Europen Economy, Economic Papers 300, Pebruary 2008, p. 1-50.

Engen, Eric M dan Jonathan S. Skinner (1992). Fiscal Policy and Economic Growth, NBER Working Paper No. W4223, December 1992.

Hsieh, Edward dan Kon S. Lai (1994). Government Spending and Economic Growth: the G-7 Experience, Applied Economics, 1994, 26, p. 535-542.

Hyder, Kalim (2001). Crowding-out Hypothesis in a Vector Error Correction Framework: A Case Study of Pakistan, The Pakistan Development Review 40 : 4 Part II (Winter 2001) pp. 633–650.

Kakar, Zaheer Khan (2011). Impact of Fiscal Variables on Development of Pakistan, Romanian Journal of Fiscal Policy, Volume 2, Issue 2, July – December 2011, p. 1-10.

Kneller, R., Bleaney, M.F. dan Norman Gemmell (1999). Fiscal Policy and Growth: Evidence from OECD countries, Journal of Public Economics, Volume 74, Issue 2, November 1999, p. 171–190.

Minea, Alexandru (2008). The Role of Public Spending in the Growth Theory Evolution, Romanian Journal of Economic Forecasting – 2/2008, p. 99-120.

WWW.ADB.ORG/Key Indicators for Asia and the Pacific Countries, pelbagai tahun penerbitan.

https://id.wikipedia.org/wiki/Keynesianisme.

http://abstraksiekonomi.blogspot.co.id/2013/11/teori-pengeluaran-pemerintah.html.