Eksplorasi Tanaman Hias Berpotensi Obat Sebagai Strategi Kesehatan Keluarga di Kediri
PDF

Keywords

Tanaman Obat
Kesehatan Keluarga

How to Cite

[1]
“Eksplorasi Tanaman Hias Berpotensi Obat Sebagai Strategi Kesehatan Keluarga di Kediri”, Seinkesjar, vol. 6, no. 1, pp. 385–394, Oct. 2026, doi: 10.29407/2fnen667.

Abstract

Latar Belakang: Pekarangan rumah memiliki potensi besar sebagai ruang hijau yang tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mendukung upaya kesehatan keluarga. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah melalui penanaman tanaman hias yang juga memiliki khasiat obat. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat berbasis alam, tanaman hias berpotensi obat menjadi solusi fungsional dan estetis. penelitian ini berpotensi mendukung pengembangan apotek hidup sebagai bagian dari edukasi kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan posyandu, program PKK, serta integrasi dalam edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga. Tujuan Penelitian: mengeksplorasi jenis tanaman hias dengan potensi obat yang ditanam di pekarangan rumah warga Kediri, serta bagaimana pemanfaatannya dalam strategi kesehatan keluarga. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode survei dan wawancara semi-terstruktur. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di pekarangan rumah serta wawancara kepada warga yang memelihara tanaman hias berkhasiat obat. Hasil: Penelitian ini berhasil mengidentifikasi sebanyak 142 jenis tanaman hias yang ditanam di pekarangan rumah warga di wilayah Kediri. Dari jumlah tersebut, terdapat 32 jenis tanaman yang diketahui memiliki khasiat sebagai tanaman obat. Kesimpulan: Penelitian ini menguatkan gagasan bahwa tanaman hias yang berpotensi obat memiliki nilai ganda: estetika lingkungan dan manfaat kesehatan. Dengan dukungan edukasi berbasis komunitas dan integrasi ke program kesehatan lokal, penerapan konsep apotek hidup dapat dimaksimalkan sebagai strategi promotif dan preventif bagi keluarga di Kediri.

 

PDF

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA). Jakarta: Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Retrieved from https://www.kemkes.go.id

Safitri, N., Lestari, M. A., & Nurhayati, N. (2023). Edukasi tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat. Jurnal Borneo Cendekia, 2(1), 45–53. Retrieved from https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jbc/article/view/126

World Health Organization (WHO). (2019). WHO global report on traditional and complementary medicine 2019. Geneva: World Health Organization. Retrieved from https://apps.who.int/iris/handle/10665/312342

Yunus, A., Wicaksono, R., & Fitria, D. (2021). Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui pelatihan tanaman obat keluarga (TOGA). Jurnal Bina Desa, 3(2), 89–95.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Trimin Kartika. (2018). Pemanfaatan Tanaman Hias Pekarangan Berkhasiat Obat di Kecamatan Tanjung Batu. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Vol.15 No.1

Agustina, N. et al. (2022). Diversity of the medicinal plant in homegarden of local communities in coastal area of Prigi Bay, East Java, Indonesia. Biodiversitas, 23, 6302–6312.

Purnomo Sidi, T. P. B. et al. (2023). Optimalisasi Lahan Dengan Budidaya Tanaman Lidah Buaya. KRESNA Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 183–190.

Sebayang, H. T. et al. (2020). Penerapan Teknologi Budidaya Tanaman Jahe di Pekarangan Berbasis Pertanian Sehat di Desa Bokor, Malang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1), 45–50.

Hakim, A. M. (2020). Efektivitas Aloe vera terhadap Luka Bakar. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma., Vol. 9 No. 2

Tanjung, K. A., Ani, N., & Ahmad, H. (2024). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah dengan Penanaman Tanaman Obat (Apotik Hidup) di Desa Manunggal. Jurnal DEPUTI, 4(2), 310–315.

Trisnaningsih, U., Wahyuni, S., & Nur, S. (2019). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Dengan Tanaman Obat Keluarga. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(2), 259–263.

Ratnani, D. A. S. (2025). The Diversity of Medicinal Plants Planted as Ornamental and Shade Plants. Indonesian Journal of Advanced Research, 4(5), 421–438.

Putri, W.K., et al. (2024). Edukasi Budidaya Organik Tanaman Obat di Pekarangan Rumah bagi Perempuasn Kelurahan Kranjingan. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA. 7(1) 147-153.

Raniawati, R.A., et al. (2024). Pemanfaatan Pekarangan Rumah melalui Kegiatan Menanam Tanaman Obat Keluarga di Dusun 4 Tegalsari Weru Sukoharjo. Warta LPM. 7(27). 90-101.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2026 Fauzi Dwi Putra, Entin Srihadi Yanti, Tutut Sulistiyowati, Muhammad Angga Aji Pangestu