Usia Ibu Saat Hamil Balita Stunting Di Puskesmas Sukorame Kota Kediri (Penelitian Deskriptif)
PDF

Keywords

Usia Ibu Hamil
Stunting
Balita

How to Cite

[1]
“Usia Ibu Saat Hamil Balita Stunting Di Puskesmas Sukorame Kota Kediri (Penelitian Deskriptif)”, Seinkesjar, vol. 5, no. 1, pp. 307–314, Sep. 2025, doi: 10.29407/whgy7045.

Abstract

Stunting merupakan kondisi terhambatnya pertumbuhan anak ditandai tinggi badan yang berada di bawah standar. Salah satu faktor risiko yang dapat memengaruhi adalah usia ibu saat mengandung. Kehamilan pada usia terlalu muda maupun terlalu tua dapat berpengaruh terhadap kejadian stunting, akibat faktor psikologis turut memengaruhi proses kehamilan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan distribusi usia ibu hamil pada balita stunting yang tercatat di wilayah Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif, yang bertujuan  memperoleh gambaran usia ibu hamil dari balita yang mengalami stunting. Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan lembar kuesioner terhadap 69 responden dari 112 populasi yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan di 5 posyandu yang berada di bawah naungan Puskesmas Sukorame, dari tanggal 15 Mei hingga 2 Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kasus stunting ditemukan pada anak yang dilahirkan oleh ibu dengan usia 21–34 tahun, yaitu usia produktif. Namun demikian, kejadian stunting juga ditemukan pada ibu berusia ≤ 20 tahun (8,69%) dan ≥ 35 tahun (36,23%). Peneliti menyimpulkan bahwa balita stunting tidak hanya lahir dari ibu hamil dengan usia ≤ 20 tahun dan ≥ 35 tahun, namun ditemukan juga pada usia produktif. Selain usia, faktor lain seperti jarak kelahiran antara anak stunting dengan anak sebelumnya, urutan kelahiran, serta jumlah anak yang dimiliki oleh ibu dari anak stunting. Oleh karena itu, perencanaan kehamilan yang matang dengan mempertimbangkan berbagai faktor risiko sangat penting guna mencegah gangguan pertumbuhan janin. Edukasi mengenai pencegahan stunting perlu ditingkatkan agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal.

PDF

References

Asikin, A. M., Dzulkifli, A. M., Alam, N., & Rahman, S. N. (2024). EDUKASI GIZI MENGENAI STUNTING DENGAN MEDIA KIPAS CUSTOM DI DESA MERDEKAYA KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA. 02(03), 307–312.

Desni Sagita, Y., & Kusuma Wardani, P. (2022). Status Gizi Dan Usia Ibu Saat Hamil Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 1-5 Tahun. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 3(2), 115–122. https://doi.org/10.30604/jaman.v3i2.485

Junus, R., K.L.Langi, G., Paruntu, O. L., & Ranti, I. N. (2022). Usia Saat Hamil Dan Lila Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ratatotok. E-Prosiding Semnas Poltekes Kemenkes Manado, 01(02), 381–391.

Latip, L., & Malahayati, M. (2024). Peran Masyarakat Dalam Upaya Mencegah Stunting: Studi Kasus Di Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Kelurahan Laksamana. Jurnal Pesat: Jurnal Pengabdian Masyarakat STIA LK, 3(1), 156–161. http://ejournal.stia-lk-dumai.ac.id/index.php/

Martony, O. (2023). Stunting di Indonesia: Tantangan dan Solusi di Era Modern. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 1734–1745. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6930

Mediani, H. S., Nurhidayah, I., & Lukman, M. (2020). Pemberdayaan Kader Kesehatan tentang Pencegahan Stunting pada Balita. Media Karya Kesehatan, 3(1), 82–90. https://doi.org/10.24198/mkk.v3i1.26415

Pusmaika, R., Novfrida, Y., Simatupang, E. J., Djami, M. E. ., & Sumiyati, I. (2022). Hubungan Usia Ibu Saat Hamil dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten Tangerang. Indonesian Health Issue, 1(1), 49–56. https://doi.org/10.47134/inhis.v1i1.11

Utami, A. S., Andini, P., Angeli, A., Wahyuni, A. J., & Adrianti, D. O. (2023). Pencegahan Pernikahan Dini Pada Remaja. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(9), 1082–1087. https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i9.1606

Yustikarinda, A. N. (2024). Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Wilayah Kelurahan Setonopande Kota Kediri melalui Program KKN Tematik. 498–505.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Retno Novitasari, Siti Aizah, Susi Erna Wati