Abstract
Sektor peternakan lokal memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan dan pelestarian plasma nutfah, namun regenerasi peternak oleh generasi muda masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman generasi muda terhadap dunia peternakan lokal, tingkat ketertarikan mereka, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2026 di lingkungan Program Studi Peternakan Universitas Nusantara PGRI Kediri, dengan instrumen berupa kuesioner tertutup 15 butir pernyataan berskala Likert yang telah diuji validitas (korelasi Pearson Product Moment, r = 0,803–0,906; p < 0,01) dan reliabilitas (Cronbach's Alpha = 0,973). Analisis deskriptif terhadap 58 responden dengan data lengkap menunjukkan bahwa generasi muda memiliki tingkat pengalaman yang tinggi terhadap dunia peternakan lokal (rata-rata skor 3,58; 53,4% kategori tinggi) dan tingkat ketertarikan yang tinggi (rata-rata skor 3,77; 58,6% kategori tinggi). Analisis korelasi dan regresi linier berganda menunjukkan bahwa dimensi pengalaman (r = 0,911) dan dimensi persepsi terhadap faktor pendukung usaha peternakan (r = 0,868) secara bersama-sama menyumbang 87,8% variansi ketertarikan (R² = 0,878), dengan persepsi terhadap kehormatan profesi peternak dan peran peternak dalam ketahanan pangan sebagai faktor dengan hubungan paling kuat, diikuti oleh ketersediaan sumber daya lokal, modernisasi teknologi, dan prospek finansial jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa generasi muda pada dasarnya memiliki modal pengalaman dan minat yang cukup besar terhadap sektor peternakan lokal, sehingga upaya peningkatan regenerasi peternak dapat difokuskan pada penguatan citra sosial, ketahanan pangan, dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha peternakan.
References
Amelia, F., Pramusintho, B., & Fatati. (2026). Analisis tingkat minat pemuda dalam beternak sapi potong di Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci. JIPENA: Jurnal Ilmu Peternakan Indonesia, 3(2), 9–18.
Gulo, W., Harahap, N., & Basri, A. H. H. (2018). Perspektif generasi muda terhadap usaha bidang pertanian pangan di Kecamatan Moro'o Kabupaten Nias Barat. Agrica Ekstensia, 12(1), 60–71.
Indey, N., Sulistyana, S. M., & Azizah, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat pemuda dalam usaha peternakan sapi potong di Dusun Krajan, Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Peternakan, 12(3), 150–161.
Lokon, P., & Indrawati, E. (2025). Minat generasi muda terhadap usaha peternakan di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi "SainTek", 2(2), 420–428.
Nurdayati, N., Sudarmanto, B., Mubarokah, W. W., Purwono, E., & Makmun, L. (2024). Model Pendampingan Generasi Millennial Sektor Pertanian Berkelanjutan melalui Optimalisasi Pemberdayaan Asset Social Movement menghadapi Era Pertanian Cerdas Digital 4.0 (Digital Smart Farming 4.0). Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 21(1), 42–59.
Purnama, I., Juanda, F., Raisa, D. M., et al. (2025). Peran Usaha Ternak dalam mendukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga: Kajian Studi Literatur. Jurnal Ilmu Peternakan dan Hortikultura (JIPHO), 4(7), 511–517. https://doi.org/10.56625/jipho.v7i4.406
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanti, C. D., Zuhriyah, A., & Widodo, S. (2025). Faktor persepsional yang mempengaruhi minat pemuda dalam beternak ayam ras pedaging. JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo), 7(3), 287–295.
Wiranata, M. A., Yasin, M., & Anam, K. (2025). Faktor Penentu Minat Pemuda dalam Berwirausaha Ternak Domba di Kabupaten Jember. Jurnal Peternakan, 05(02), 235–247.
Winkel, W. S. (2004). Psikologi pendidikan dan evaluasi belajar. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
(paling akhir, setelah Wiranata)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Najwa Diva Kurnia, Reyhan Nur Wahid, Wahyu Putra Juanda, Ardina Tanjungsari
