KAJIAN ETNOBOTANI PADA RITUAL MANTEN TEBU PABRIK GULA MODJOPANGGUNG TULUNGAGUNG

Authors

  • Afifah Nurul Hasanah Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Alfin Warda Musawwa Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Timurwati1 Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Tutut Indah Sulistiyowati Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.29407/s040cy95

Keywords:

ethnobotany, Manten Tebu, conservation, philosophy

Abstract

Ethnobotanical studies are closely related to communities that utilize plants in traditional rituals. The ancestral ritual of Manten Tebu at the Modjopanggung Sugar Factory, Kauman District, Tulungagung Regency, is performed annually at the beginning of the milling season and consists of two stages: a pre-procession and a main procession. This ritual incorporates a wide range of local plant species, each carrying specific philosophical and symbolic meanings. This study employed a qualitative approach with data collected through semi-structured interviews. The findings identified 17 plant species used in the Manten Tebu ritual. Plant use in the ritual is also accompanied by conservation practices carried out by the Sugarcane Farmers Association, including selective sugarcane management through field documentation, varietal selection, and assessment of crop maturity.

References

Anggaraini T, Utami S, & Murniningsih. 2017. Kajian Etnobotani Tumbuhan yang digunakan pada Upacara Pernikahan Adat Jawa di Sekitar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Jurnal Biologi, 7 (3), 13-20.

Fauzi R. 2016. Sejarah Tradisi Ritual Giling Maten di Pabrik Gula Ngadirejo, Desa Ngadirejo, Kecamatan kras, Kabupaten Kediri. Avatara E-Journal Pendidikan Sejarah, 4 (2), 462-482.

Gunawan A. 2019. Tradisi Upacara Perkawinan Adat Sunda (Tinjauan Sejarah dan Budaya di kabupaten Kuningan). Jurnal Artefak, 6 (2), 71-84.

Maghfiroh A. 2020. Etnobotani Tumbuhan yang Digunakan dalam Upacara Pernikahan oleh Suku-suku di Indonesia. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Jember, 1-70.

Pradana C. 2018. Makna Prosesi Upacara Adat Giling dan Suling di Pabrik Gula Madukisma Sebagai Atraksi Wisata Budaya. Jurnal Gama Societa, 2 (2), 91-100.

Rosanawati I. 2018. Makna Simbolis Upacara Manten Tebu pada Tradisi Cembengan di Tasikmadu. Jurnal Ilmiah Pendidikan, Sejarah dan Sosial Budaya, 20 (2), 11-18.

Supriyati E, Rahmi F, & Nurmiyati. 2017. Kajian Etnobotani pada Tradisi Pernikahan Wilayah Klaten Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Riau Biologia. 2 (2). 112-118.

Walujo E. 2011. Sumbangan Ilmu Etnobotani dalam Memfasilitasi Hubungan Manusia dengan Tumbuhan dan Lingkungannya. Jurnal Biologi Indonesia 7 (2), 375-391.

Widyawati M. 2018. Mitos dalam Ritual Petik Manten Tebu di Pabrik Gula Sembrono. Skirpsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inonesia, Universitas Jember.

Yulia C. 2020. Studi Etnobotani Tumbuhan yang digunakan dalam Upacara Ritual Adat di Desa Simpang Bayat Kecamatan Bayung Lencir Sumatra Selatan. Skripsi, Program Studi Tadris Biologi, Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Downloads

Published

2026-05-08

How to Cite

KAJIAN ETNOBOTANI PADA RITUAL MANTEN TEBU PABRIK GULA MODJOPANGGUNG TULUNGAGUNG. (2026). Prosiding Seminar Nasional Hayati, 3(1), 300-305. https://doi.org/10.29407/s040cy95

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.