Abstract
Bronkopneumonia merupakan infeksi saluran napas bawah yang sering terjadi pada anak dan dapat menyebabkan gangguan bersihan jalan napas akibat akumulasi sekret. Bila tidak ditangani, dapat menyebabkan hipoksia, penurunan kesadaran, bahkan kematian. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang terbukti efektif adalah fisioterapi dada kombinasi peppermint oil. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan bersihan jalan napas pada anak prasekolah yang mengalami bronkopneumonia sebelum dan sesudah dilakukan fisioterapi dada kombinasi peppermint oil. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus terhadap anak usia 3–6 tahun yang mengalami gangguan bersihan jalan napas tidak efektif. Intervensi dilakukan di puskesmas gampeng pada tanggal 04 - 06 Juni 2025 dengan lembar observasi. Subjek penelitian terdiri dari dua responden. Hasil penelitian didapatkan peningkatan bersihan jalan napas setelah dilakukan fisioterapi dada kombinasi peppermint oil. Hal ini dapat disimpulkan bahwa fisioterapi dada dan peppermint oil efektif mengatasi masalah bersihan jalan napas pada anak yang mengalami bronkopneumonia. Penerapan fisioterapi dada kombinasi peppermint oil efektif dalam meningkatkan bersihan jalan napas dengan cara memobilisasi sekret dari saluran napas bawah ke atas melalui peningkatan tekanan intratorakal, serta melonggarkan lendir melalui efek ekspektoran dan bronkodilator alami. Terapi ini dapat diterapkan secara konsisten oleh perawat maupun orang tua sebagai intervensi nonfarmakologis guna meningkatkan efektivitas bersihan jalan napas serta mencegah terjadinya kekambuhan.
References
Arsyi, N. (2024). Pengaruh kombinasi aromaterapi pappermint dan fisioterapi dada terhadap pengeluaran sputum pada balita dengan penyakit ispa di puskesmas sadananya.
Astuti, Y. D., Kartikasari, D., & Purwati, E. (2023). Penerapan Terapi Inhalasi Uap Sederhana dan Fisioterapi Dada untuk Menurunkan Frekuensi Nafas pada Pasien dengan Bronkhopneumonia di Ruang Ismail II RS Roemani Muhammadiyah Semarang. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 3(12), 3918–3923. https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i12.11617
Ekowati, K., Santoso, H., & Sumarni, T. (2022). Studi Kasus Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Pneumonia Di Rsud Ajibarang Case Study of in Effective Airway Cleaning on Pneumonia Patients in Ajibarang Hospital. Studi Kasus Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Pneumonia Di RSUD Ajibarang, 10(1), 1–10.
Fauzi, R., Studi, P., Iii, D., Keperawatan, F. I., Islam, U., & Agung, S. (2024). Implementasi Terapi Fisioterapi Dada Dan Batuk.
Jumini, V., Taqiyah, Y., Hardiyanti, S., & Putri, S. (2024). Penerapan Manajemen Airway terhadap Peningkatan Bersihan Jalan Napas pada Pasien Bronkopneumonia di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar Address : Phone : 5(2), 153–162.
Kinasih, R. A., Aizah, S., & Wati, S. E. (2024). Penerapan Terapi Pursed Lip Breathing Untuk Mengontrol Respiratory Rate pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun) Yang Mengalami Pola Napas Tidak Efektif Dengan Diagnosa Medis Bronkopneumonia. Universitas Nusantara PGRI Kediri.
Martin Nunez, J., Heredia Ciuro, A., Lopez Lopez, L., Calvache Mateo, A., Hernandez Hernandez, S., Valenza Pena, G., & Valenza, M. C. (2023). Effect of Chest Physiotherapy on Quality of Life, Exercise Capacity and Pulmonary Function in Patients with Idiopathic Pulmonary Fibrosis: A Systematic Review and Meta-Analysis. Healthcare, 11(22), 2925. https://doi.org/10.3390/healthcare11222925
Organization,W.H.(2021).Pneumonia.https://www.who.int/healthtopics/pneumonia#tab=ta b_1
PPNI, T. P. S. D. P. P. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI). Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
Pratiwi, Y. N. (2021). Efektivitas Peppermint Oil Pada Balita Dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas. Universitas Muhammadiyah Magelang, 21–34.
Puspitasari, F., Purwono, J., & Immawati, I. (2021). Penerapan Tekhnik Batuk Efektif Untuk Mengatasi Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Pada Pasien Tuberkulosis. Jurnal Cendikia Muda, 1(2), 230–235.
Sari, D. P. Y., & Musta’in, M. (2022). Gambaran Pengelolaan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada Anak dengan Pneumonia di Desa Jatihadi Kecamatan Sumber. Journal of Holistics and Health Sciences, 4(1).
Sofwan, S. (2024). Studi Kasus Penerapan Inhalasi Diffuser dengan Aromaterapi Peppermint dalam Peningkatan Bersihan Jalan Napas pada Anak dengan Bronkop Neumonia di Paviliun Ade Irma Suryani Lantai II. 2(2).
Sukma, A. sH., Indriyani, P., & Ningtyas, R. (2020). Pengaruh Pelaksanaan Fisioterapi Dada (Clapping) terhadap Bersihan Jalan Napas pada Anak dengan Bronkopneumonia. Journal of Nursing and Health, 5(1), 9–18.
Susilo Adi, G. (2022). Buku Modul Standar Operasional Prosedur (SOP) Keterampilan Keperawatan. Lembaga Omega Medika.
Syafiati, N. A., Immawati, I., & Nurhayati, S. (2021). Penerapan Fisioterapi Dada Dalam Mengatasi Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif pada Anak Pneumonia Usia Toddler (3- 6 Tahun). Jurnal Cendikia Muda, 1(1).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Kharisma Dyah Nur Fitriana, Siti Aizah, Susi Erna Wati
