Efektivitas Posyandu Remaja Dalam Meningkatkan Literasi Gizi dan Kesehatan Mental Remaja
PDF

Keywords

Posyandu remaja
literasi gizi
Kehasatan mental
Stunting

How to Cite

[1]
“Efektivitas Posyandu Remaja Dalam Meningkatkan Literasi Gizi dan Kesehatan Mental Remaja”, Seinkesjar, vol. 5, no. 1, pp. 977–982, Sep. 2025, doi: 10.29407/n6txbe89.

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan pendekatan preventif sejak usia remaja melalui penguatan literasi gizi dan kesehatan mental. Posyandu Remaja hadir sebagai inovasi komunitas yang potensial dalam mendukung promosi kesehatan integratif, namun efektivitasnya dalam membangun literasi psikogizi remaja belum banyak diteliti secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Posyandu Remaja dalam meningkatkan literasi gizi dan kesehatan mental remaja serta mengkaji persepsi mereka terhadap fungsi edukatif posyandu. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan 60 responden remaja usia 12–19 tahun yang aktif mengikuti kegiatan Posyandu Remaja di wilayah lokus stunting Kabupaten Wonogiri. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandarisasi yang mencakup tiga variabel: literasi gizi, literasi kesehatan mental, dan persepsi efektivitas program, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki tingkat literasi gizi dalam kategori baik, sementara literasi kesehatan mental berada pada kategori cukup baik, dengan kelemahan utama pada kemampuan mengenali gejala awal gangguan psikologis. Persepsi terhadap efektivitas Posyandu Remaja sebagai media edukasi kesehatan juga tergolong baik, meskipun keberlanjutan dan intensitas kegiatan dinilai masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Posyandu Remaja cukup efektif sebagai media promosi kesehatan berbasis komunitas yang berkontribusi pada peningkatan literasi psikogizi remaja. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi penguatan program promotif preventif remaja dan kontribusi teoretis dalam pengembangan model intervensi psikologi komunitas untuk pencegahan stunting jangka panjang.

PDF

References

Arini, S. (2022). Edukasi stunting sejak dini di Posyandu Remaja menggunakan media game online. Jurnal Jarlitbang, 8(2), 123–136. https://doi.org/10.31227/osf.io/8d76q

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2022). Multivariate Data Analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan Nasional Status Gizi Indonesia Tahun 2022. https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/Laporan_Gizi_2022.pdf

O’Connor, M., & Casey, L. (2021). The Mental Health Literacy Scale (MHLS): A new scale-based measure of mental health literacy. Psychiatry Research, 303, 114–123. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2021.114123

Purnamasari, I., Sulistyowati, A., & Zahrah, L. (2022). Penyuluhan pengelolaan stres akademik pada remaja di Posyandu Remaja Desa Wonokerso. Flourishing Journal, 2(2), 97–101. https://doi.org/10.17977/UM070V2I22022P97-101

Rasmaniar, R., Nurlaela, E., Ahmad, A., & Nurbaya, N. (2022). Pendidikan teman sebaya terhadap pengetahuan dan perilaku remaja dalam mencegah stunting. Health Information: Jurnal Penelitian, 14(1), 76–88. https://doi.org/10.36990/hijp.v14i1.498

Taber, K. S. (2018). The use of Cronbach’s Alpha when developing and reporting research instruments in science education. Research in Science Education, 48(6), 1273–1296. https://doi.org/10.1007/s11165-016-9602-2

Wijayanti, E. W., Anisah, N., & Handari, M. (2022). Pengaruh pelatihan kader melalui blended learning terhadap tingkat pengetahuan Posyandu Remaja. Jurnal Promotif Preventif, 5(1), 74–80. https://doi.org/10.47650/JPP.V5I1.513

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Umy Yonaevy, Ratih Prananingrum, Syarifah Syarifah