Abstract
Gangguan memori merupakan kondisi penurunan kemampuan mengingat informasi, pengalaman, maupun aktivitas tertentu yang sering terjadi pada lansia akibat proses penuaan dan penurunan fungsi kognitif. Kondisi ini dapat memengaruhi kemandirian serta kualitas hidup lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menstimulasi fungsi kognitif adalah art therapy (menggambar), yaitu terapi menggunakan media seni sebagai sarana ekspresi diri dan stimulasi otak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan fungsi kognitif pada lansia dengan gangguan memori sebelum dan sesudah dilakukan art therapy (menggambar). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari dua lansia yang mengalami masalah keperawatan gangguan memori di Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri. Pengukuran fungsi kognitif dilakukan menggunakan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE). Intervensi art therapy (menggambar) diberikan selama 20–25 menit dalam 8 kali pertemuan selama dua minggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan fungsi kognitif pada kedua subjek setelah diberikan intervensi. Subjek I mengalami peningkatan skor MMSE dari 17 menjadi 22, sedangkan subjek II meningkat dari 16 menjadi 20. Hasil tersebut menunjukkan bahwa art therapy (menggambar) dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif pada lansia dengan gangguan memori. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif intervensi nonfarmakologis dalam meningkatkan fungsi kognitif lansia serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya terkait terapi stimulasi kognitif pada lansia.
References
Bestari, A.P. (2023) Mengenal Demensia Alzheimer. https://keslan.kemkes.go.id/
view_artikel/2819/mengenal-demensia-alzheimer.
Haerul. (2024). Pengembangan Modul Keperawatan Islamic Art Therapy Dengan Kaligrafi Al-Qur’an Terhadap Kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (Bdnf) Dan Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia. (Universitas Hasanuddin, 2024) http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/40492
Kustianah, T., & Waliyanti, E. (2023). Terapi Menggambar Dan Senam Otak Sebagai Intervensi Terhadap Fungsi Kognitif Pada Lansia Dengan Demensia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 5.
Maitsa Alya Fakhirah, P.H. (2024). Review Artikel: Potensi Tanaman Herbal Sebagai Agen Terapi Penyakit Alzheimer’. 22, pp. 164–173.
Permadani, S., Risnasari, N., & Prihananto, D. I. (2024). Penerapan Art Therapy untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Lansia yang Mengalami Ansietas dengan Diagnosa Medis Demensia di Pondok Lansia YPA NU An- Nur Kota Kediri, 10 Oktober 2024. (pp. 408–413). Kediri, Indonesia: Sinkesjar
Putri, N. A., Zakira, I., Ayu, D., Listiani, N., Mahfud, A., Studi, P., Ilmu, F., & Semarang, U. N. (2025). Penggunaan Art therapy Sebagai Bentuk Pencegahan Stress pada Lansia di Panti Jompo.
PPNI. (2018). Standart Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1 Cetak). Indonesia: DPP PPNI
Safrudin, B., Widyastusi, D., Daffa, H., Rizki, F., Ananta, M., Putri, N., Ningtyas, P. C., Yuniar, R., & Arman, N. (2025). Terapi Menggambar Terhadap Fungsi Kognitif Dan Komunikasi Pada Lansia Dengan Demensia. 0231, 153–168.
Wang, Q.-Y., & Li, D.-M. (2016). Advances in art therapy for patients with dementia. Chinese Nursing Research, 3(3), 105–108. https://doi.org/10.1016/j.cnre.
2016.06.011
World Health Organization. (2025). Dementia. https://www.who.int/news-room/
fact-sheets/detail/dementia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Agnesia Faticha Widana, Dhian Ika Prihananto, Norma Risnasari
