Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Deteksi Tanda Persalinan dan Kesiapsiagaan Rujukan
PDF

Keywords

Ibu Hamil, Tanda Persalinan, Pemberdayaan, Kesiapsiagaan, Rujukan

How to Cite

[1]
“Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Deteksi Tanda Persalinan dan Kesiapsiagaan Rujukan”, Seinkesjar, vol. 6, no. 1, pp. 249–256, Oct. 2026, doi: 10.29407/yb4g1d91.

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda persalinan merupakan salah satu faktor penting dalam kesiapan menghadapi persalinan dan pengambilan keputusan untuk memperoleh pertolongan kesehatan. Rendahnya pengetahuan dapat menyebabkan keterlambatan dalam mengenali tanda persalinan, terlambat mengambil keputusan untuk mencari pertolongan, dan meningkatkan risiko komplikasi persalinan. Terdapat 2,5% pemberdayaan deteksi tanda persalinan dan kesiapan rujukan oleh ibu hamil di Desa Blabak Kediri tahun 2025. Edukasi kesehatan dan pemberdayaan ibu hamil diperlukan untuk meningkatkan kemampuan mengenali tanda persalinan serta kesiapan melakukan rujukan secara tepat waktu. Tujuan: Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil dalam mengenali tanda-tanda persalinan serta menentukan tindakan yang tepat untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Metode: Peserta kegiatan sejumlah 30 orang ibu hamil trimester III. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi kesehatan partisipatif menggunakan penyuluhan, diskusi interaktif, tanya jawab, dan media edukasi mengenai tanda-tanda persalinan, tanda bahaya, persiapan persalinan, serta pengambilan keputusan untuk segera menuju fasilitas pelayanan kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Pada pre-test, sebanyak 3,33% peserta berada dalam kategori baik dan 96,67% dalam kategori kurang. Setelah edukasi, seluruh peserta (100%) berada dalam kategori baik. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 0 pada pre-test menjadi 88,67 pada post-test berdasarkan data evaluasi kegiatan. Kesimpulan: Pemberdayaan melalui edukasi kesehatan merupakan strategi promotif dan preventif yang dapat mendukung peningkatan literasi kesehatan ibu hamil, kesiapan menghadapi persalinan, serta upaya mencegah keterlambatan rujukan. Kegiatan serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui kelas ibu hamil dan integrasi media edukasi yang mudah diakses masyarakat.

PDF

References

Aprilia, D., Desmarnita, U., & Nurhaeni, H. (2023). Efektivitas media video persalinan terhadap pengetahuan proses persalinan pada ibu primigravida. Jurnal Kesehatan, 14(2), 307–318. https://doi.org/10.26630/jk.v14i2.3921

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Indhawati, W., & Tridiyawati, F. (2023). Pengaruh pelaksanaan kelas ibu hamil terhadap pengetahuan tentang persiapan persalinan di Desa Talaga Kecamatan Mancak Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Global Education, 4(4). https://doi.org/10.55681/jige.v4i4.1321

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Patmawati, P., Alwi, A., & Sumarmi, S. (2023). Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda persalinan sebelum dan setelah penyuluhan di wilayah kerja Puskesmas Mangarabombang. Borobudur Nursing Review, 3(2), 53–60. https://doi.org/10.31603/bnur.884

World Health Organization. (2024). Trends in maternal mortality 2000 to 2023. Geneva: World Health Organization

World Health Organization (WHO), United Nations Children’s Fund (UNICEF). UNICEF/WHO joint database on SDG 3.1.2 Skilled Attendance at Birth. In: Delivery care [website]. New York: UNICEF; 2024 https://data.unicef.org/topic/maternal-health/delivery-care/

World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2015). Pregnancy, childbirth, postpartum and newborn care: A guide for essential practice (3rd ed.). Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2018). WHO recommendations: Intrapartum care for a positive childbirth experience. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2022). WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. Geneva: World Health Organization

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2026 Nia Arlita Sari, Sri Ilen Banja Oru, Eko Sri Wulaningtyas