Budidaya Ikan Cupang di Kelurahan Ketami: Peluang Usaha bagi Generasi Milenial untuk Meningkatkan Perekonomian Masa Depan
Main Article Content
Abstract
Abstrak— Kelurahan Ketami memiliki beberapa UMKM unggulan yaitu budidaya ikan cupang, pedagang bekicot, jamu, pernak-pernik (tas rajut, gantungan kunci), susu perah, dan masih banyak lagi. Pengabdian lebih berfokus pada kegiatan budidaya ikan cupang paling dominan di Kelurahan Ketami. Pengabdian ini memaparkan tahapan-tahapan yang dilakukan pada proses budidaya ikn cupang, mulai dari kegiatan breeding atau pemijahan, kegiatan perawatan yang mencakup proses pemberian makan dan pergantian air ikan cupang, serta kegiatan penyortiran ikan cupang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjadikan peluang usaha rumahan sekaligus meningkatkan perekonomian melalui beternak ikan cupang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu observasi, wawancara, praktik dan dokumentasi. Hasil pengabdian ini yaitu pada tahap budidaya ikan cupang fokus pada bagian penyortiran dengan menggunakan metode BR (Bentuk dan Rupa), sehingga ikan mudah diklasifikasikan. Diharapkan dari proses budidaya yang paparkan dapat dijadikan insipirasi dan motivasi jiwa kewirausahaan untuk generasi muda.
Kata Kunci— Budidaya, Ikan Cupang, Peluang Usaha
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
How to Cite
References
Akbar, Setiawan, & Niswatin. (2021). Klasifikasi Jenis Ikan Cupang Menggunakan Metode GLCM
dan KNN. Seminar Nasional Inovasi Teknologi, 152–158.
Hadie Wartono, Hadie Lies, & Supangat. (2022l). Pengertian dan Ruang Lingkup Sistem Budidaya
Ikan .
Lubis Iwan. (2021). Budidaya Ikan Hias.
Nanda, & Fitryani. (2021). Program Pemberdayaan Masyarakat Budidaya Ikan Cupang (Betta Fish)
dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19. Prosiding PKM-CSR, 4,
–1092.
Prasadi Oto. (2019). Pemanfaatan Lahan Sempit Sebagi Tempat Budidaya Cupang di Mertasinga,
Cilacap. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 113–123.
Prihartatik Tri, Daroini Ahsin, & Askkafi Eka. (2023). Peran Pemerintah dalam Pengembangan
Bisnis Ikan Cupang. Jurnal Agribisnis , 23(1).
Sari, & Wijaya. (2021). Panduan Lengkap Budidaya Ikan Hias. Graha Ilmu.
Sulistiyo. (2018). Analisis Peluang Usaha Budidaya Ikan Cupang di Indonesia. Jurnal Perikanan dan
Akuakultur, 15(2), 45–56.
Sutanto, Melinda, & Kodrat. (2020). Pemberdayaan bagi Masyarakat Mudah dan Bisa Jadi Usaha
Rumahan melalui Pelatihan Pengembangan Wirausaha Cara Ternak Ikan Cupang Di Kelurahan
Putat Jaya Surabaya. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(4), 336–342.
Sutrisno. (2018). Teknologi Pemeliharaan Ikan Cupang . Kementrian Kelautan Dan Perikanan.