Promosi Kantor Pos melalui Video untuk Meningkatkan Minat Masyarakat Menggunakan Jasa Pelayanan

Authors

  • Muchammad Douglas Amrul Ghozi Mahasiswa Indonesia
  • Iin Kurniasari Universitas Islam Kadiri Indonesia
  • Achmad Arif Alvin Universitas Islam Kadiri Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29407/66arkh41

Abstract

Transformasi digital Kantor Pos melalui promosi berbasis video menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap layanannya, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini menganalisis efektivitas strategi promosi video di platform TikTok, dan Instagram dalam membangun citra modern dan meningkatkan engagement. Metode deskriptif kualitatif diterapkan melalui observasi, studi dokumentasi, wawancara, dan analisis konten selama periode kerja praktik. Hasilnya menunjukkan bahwa konten kreatif berbasis pendekatan humanis berhasil meningkatkan interaksi masyarakat dan mengubah persepsi "kuno" menjadi solutif, serta mendorong pemanfaatan layanan digital seperti pengiriman paket berbasis aplikasi dan logistik UMKM. Optimalisasi melalui sinergi dengan Divisi Learning Center (DLC) dan penyampaian informasi kreatif turut memperkuat hubungan emosional dengan audiens. Simpulan penelitian mengonfirmasi bahwa strategi ini efektif dalam transformasi citra institusi dan menghadapi tantangan komunikasi digital, dengan rekomendasi untuk memperhatikan segmentasi audiens, pemilihan platform, serta konsistensi pesan dan identitas visual. Diharapkan inisiatif ini dapat menjadi model pengembangan layanan publik yang adaptif di era digital.

Keywords:

Kantor Pos, Video, Promosi

##plugins.themes.default.displayStats.downloads##

##plugins.themes.default.displayStats.noStats##

References

[1] Djafarova, E., & Trofimenko, O. (2019). Exploring the Effects of Video Content Marketing on Consumer Engagement.

[2] Hadi, S. (2018). Sejarah Pos di Hindia Belanda. Jakarta: Penerbit Sejarah Indonesia.

[3] Kumorotomo, W. (2018). Etika Administrasi Negara. Jakarta: Rajawali Pers.

[4] Kurniawan, A., & Saputro, E. (2021). Digitalisasi Pelayanan Publik: Evaluasi Implementasi Online Single Submission (OSS) di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 12(1), 45-56.

[5] Malhotra, N. K. (2019). Marketing research: An applied orientation (7th ed.). Pearson.

[6] Pratiwi, D. (2021). Peran Layanan Pos dalam Pengembangan UMKM di Jawa Timur. Kediri: Universitas Kediri Press.

[7] Rusandi, E., & Rusli, M. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

[8] Suryanto, A. (2020). Transformasi Digital Layanan Pos Indonesia. Jurnal Manajemen Teknologi, 15(2), 45-62.

[9] Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

[10] We Are Social & Hootsuite. (2023). Digital 2023: Indonesia. Diakses dari[1] Djafarova, E., & Trofimenko, O. (2019). Exploring the Effects of Video Content Marketing on Consumer Engagement.

[2] Hadi, S. (2018). Sejarah Pos di Hindia Belanda. Jakarta: Penerbit Sejarah Indonesia.

[3] Kumorotomo, W. (2018). Etika Administrasi Negara. Jakarta: Rajawali Pers.

[4] Kurniawan, A., & Saputro, E. (2021). Digitalisasi Pelayanan Publik: Evaluasi Implementasi Online Single Submission (OSS) di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 12(1), 45-56.

[5] Malhotra, N. K. (2019). Marketing research: An applied orientation (7th ed.). Pearson.

[6] Pratiwi, D. (2021). Peran Layanan Pos dalam Pengembangan UMKM di Jawa Timur. Kediri: Universitas Kediri Press.

[7] Rusandi, E., & Rusli, M. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

[8] Suryanto, A. (2020). Transformasi Digital Layanan Pos Indonesia. Jurnal Manajemen Teknologi, 15(2), 45-62.

[9] Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

[10] We Are Social & Hootsuite. (2023). Digital 2023: Indonesia. Diakses dari https://datareportal.com/reports/digital-2023-indonesia

Downloads

Published

2025-07-10

How to Cite

Promosi Kantor Pos melalui Video untuk Meningkatkan Minat Masyarakat Menggunakan Jasa Pelayanan. (2025). Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 9(2), 969-980. https://doi.org/10.29407/66arkh41