Pengaruh Kecepatan Udara Terhadap Penurunan Kadar Air Keripik Pisang pada Pengeringan Suhu 70°C

Authors

  • ADRIL DAVID WINASTRA Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia
  • Fatkur Rohman Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29407/8bkvbk46

Abstract

Pisang (Musa paradisiaca) merupakan komoditas hortikultura yang melimpah di Indonesia dan banyak diolah menjadi keripik pisang. Salah satu faktor kritis dalam produksi keripik pisang berkualitas tinggi adalah proses pengeringan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan udara (2 m/s dan 3 m/s) terhadap penurunan kadar air keripik pisang pada suhu pengeringan konstan 70°C menggunakan pengering konveksi paksa. Sampel keripik pisang kepok dengan ketebalan 2 mm dikeringkan selama 300 menit dengan pengukuran setiap 30 menit interval. Pengujian kadar air dilakukan menggunakan metode gravimetri berdasarkan SNI 01-2714-1999. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan udara 3 m/s menghasilkan laju penurunan kadar air yang lebih tinggi dibandingkan kecepatan 2 m/s pada suhu pengeringan yang sama, sejalan dengan peningkatan koefisien perpindahan massa konveksi. Keripik pisang dengan kecepatan udara 3 m/s mencapai kadar air di bawah batas maksimum SNI (5% bb) dalam waktu lebih singkat.

Keywords:

keripik pisang, kecepatan udara, kadar air, pengeringan konveksi, suhu 70°C

##plugins.themes.default.displayStats.downloads##

##plugins.themes.default.displayStats.noStats##

References

[1] R. A. Dewi, A. Kusumastuti, and B. Setiawan, "Drying Kinetics of Banana Chips: A Modeling

Approach," Jurnal Teknik Pertanian Lampung, vol. 13, no. 4, pp. 310–321, Oct. 2024, doi:

10.23960/jtep-l.v13i4.8976.

[2] A. Nugraha, "Identifikasi Kadar Air pada Keripik Talas," Journal of Food Security and Agroindustry,

vol. 2, no. 3, pp. 74–79, Oct. 2024, doi: 10.58184/jfsa.v2i3.477..

[3] D. M. Kadam, S. Patil, and N. Kaushik, "Monitoring Temperature Profile and Drying Kinetics of

Thin-Layer Banana Slices under Controlled Forced Convection Conditions," Processes, vol. 11, no.

6, Art. no. 1771, Jun. 2023, doi: 10.3390/pr11061771.

[4] E. Elangovan and S. K. Natarajan, "Experimental Research of Drying Characteristic of Red Banana

in a Single Slope Direct Solar Dryer Based on Natural and Forced Convection," Food Technology

and Biotechnology, vol. 59, no. 2, pp. 137–146, Jun. 2021, doi: 10.17113/ftb.59.02.21.6876.

[5] A. Kushwah, A. Kumar, and M. K. Gaur, "Drying Kinetics, Performance, and Quality Assessment for

Banana Slices Using Heat Pump–Assisted Drying System (HPADS)," Journal of Food Process

Engineering, vol. 45, no. 3, Art. no. e13964, Mar. 2022, doi: 10.1111/jfpe.13964.

[6] D. Saputra, R. Yuliani, and H. Purnama, "Pengaruh Suhu dan Lama Pengeringan Tepung Kulit

Pisang Raja Bulu," Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, vol. 2, no. 1, pp. 45–55, 2023, doi:

10.23960/jab.v2i1.7164.

[7] Y. Kurniawan, A. Fauzan, and D. Pratiwi, "Pengaruh Variasi Suhu Pengeringan Terhadap Kualitas

Tepung Pisang dalam Skala Agroindustri," Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa, vol. 6, no. 2,

pp. 18–26, 2024, doi: 10.29407/jiitr.v6i2.

[8] A. A. T. Hapsari, E. Y. Sani, and I. Fitriana, "Pengaruh Lama Penggorengan terhadap Uji Fisikokimia

dan Organoleptik Keripik Pisang," Jurnal Pangan dan Agroindustri, vol. 8, no. 1, pp. 30–39, Jan.

2020..

[9] S. Saxena, V. Rao, and P. Rawat, "Osmo-air Drying of Banana Slices: Multivariate Analysis, Process

Optimization and Product Quality Characterization," Journal of Food Science and Technology, vol.

59, pp. 2100–2112, Jun. 2022, doi: 10.1007/s13197-021-05227-y.

[10] M. R. Ramanda, S. Nasution, I. Rahmadi, and N. L. Munawaroh, "Penentuan Umur Simpan Keripik

Buah dengan Metode Accelerated Shelf Life Test Model Kadar Air Kritis," Teknologi Pangan: Media

Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian, vol. 14, no. 2, pp. 246–259, 2023, doi:

10.35891/tp.v14i2.3788.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Pengaruh Kecepatan Udara Terhadap Penurunan Kadar Air Keripik Pisang pada Pengeringan Suhu 70°C. (2026). Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 10(2), 1793-1801. https://doi.org/10.29407/8bkvbk46