Deteksi Kualitas Pisang Kepok Berbasis Citra Digital Menggunakan CNN dengan Ruang Warna HSV

Authors

  • Muhammad Qoyyum Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia
  • Wahyu Cahyo Utomo Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia
  • Danang Wahyu Widodo Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29407/j721p921

Abstract

Pisang kepok (Musa acuminata × balbisiana) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang kualitasnya masih dinilai secara manual dan subjektif. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi kualitas pisang kepok berbasis citra digital menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) dengan ruang warna HSV (Hue, Saturation, Value). Dataset terdiri dari 406 citra pisang kepok yang dibagi ke dalam tiga kelas: Grade A (Matang), Grade B (Terlalu Matang), dan Grade C (Belum Matang). Model CNN dibangun dengan tiga lapisan konvolusi (filter 16, 32, 64), satu lapisan Dense 64 neuron, dan Dropout 0,4, kemudian dilatih menggunakan optimizer Adam dengan learning rate 0,0001 dan ukuran input 224×224 piksel. Preprocessing mencakup konversi ruang warna BGR ke HSV, perbaikan saturasi dengan histogram equalization, normalisasi piksel, dan augmentasi data. Proses pelatihan berhenti pada epoch ke-18 berkat mekanisme Early Stopping, dengan bobot terbaik diperoleh pada epoch ke-13. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model CNN-HSV mencapai akurasi sebesar 92,68% dan loss 0,2104 pada data pengujian. Penelitian ini membuktikan bahwa ruang warna HSV efektif untuk deteksi kualitas pisang kepok berbasis citra digital karena kemampuannya memisahkan informasi kromatik dari luminansi sehingga lebih stabil terhadap variasi pencahayaan

Keywords:

Augmentasi Data, Citra Digital, CNN, Early Stopping, HSV, Pisang Kepok

##plugins.themes.default.displayStats.downloads##

##plugins.themes.default.displayStats.noStats##

References

[1] A. Upadhyay, S. Singh, dan S. Kanojiya, "Segregation of Ripe and Raw Bananas Using

Convolutional Neural Network," Procedia Computer Science, Elsevier B.V., 2022, hal.

461–468. doi: 10.1016/j.procs.2023.01.028.

[2] Z. Hakim, S. Rahayu, dan K. Irawati, "Klasifikasi Tingkat Kematangan Buah Pisang

Kepok Menggunakan Algoritma Naive Bayes," vol. 4, no. 1, hal. 8–11, 2022.

[3] D. M. Sari dan M. Rafli, "Klasifikasi Kematangan Buah Pisang Kepok Berdasarkan Citra

HSV dengan K-Nearest Neighbors," Jurnal Teknologi Informasi, 2021.

[4] W. S. Pambudi, "Rancang Bangun Alat Pemilahan Kualitas Kematangan Buah Naga

Menggunakan Teknik Image Processing dengan Metode HSV," vol. 1, 2015.

[5] H. S. Gill, O. I. Khalaf, Y. Alotaibi, S. Alghamdi, dan F. Alassery, "Multi-Model CNNRNN-LSTM Based Fruit Recognition and Classification," Intell. Autom. Soft Comput.,

vol. 33, no. 1, hal. 637–650, 2022. doi: 10.32604/iasc.2022.022589.

[6] H. S. Gill dan B. S. Khehra, "An integrated approach using CNN-RNN-LSTM for

classification of fruit images," Materials Today: Proceedings, Elsevier Ltd, 2021, hal.

591–595. doi: 10.1016/j.matpr.2021.06.016.

[7] I. K. Khairullah et al., "Deteksi Citra Digital Menggunakan Algoritma CNN dengan

Model," vol. 2, no. 2, 2020.

[8] M. A. Akbar, N. Isnain, dan N. T. Astuti, "Aplikasi Pendeteksi Jenis dan Kematangan

Buah Pisang Menggunakan Metode Convolutional Neural Network Berbasis Android,"

vol. 2, no. 1, hal. 237–246, 2026.

[9] S. P. Adenugraha, V. Arinal, dan D. I. Mulyana, "Klasifikasi Kematangan Buah Pisang

Ambon Menggunakan Metode KNN dan PCA Berdasarkan Citra RGB dan HSV," J.

MEDIA Inform. BUDIDARMA, vol. 6, no. 1, hal. 9, Jan. 2022. doi:

10.30865/mib.v6i1.3287.

[10] S. Napitu, R. P. Panjaitan, P. A. Nulhakim, dan M. K. Lubis, "Klasifikasi Buah Jeruk

Segar dan Busuk Berdasarkan RGB dan K-Nearest," vol. 9, hal. 214–221, 2023.

[11] A. Hadinegoro dan D. A. Rizaldhi, "Pengaruh HSV Pada Pengolahan Citra Untuk

Kematangan Buah Cabai," vol. 3, no. 3, hal. 155–163, 2021. doi: 10.47065/bits.v3i3.1020.

[12] B. Citra, R. E. D. Green, dan B. Rgb, "Penerapan Algoritma Deep Learning

Convolutional Neural Network dalam Menentukan Kematangan Buah Jeruk Manis," vol.

10, no. 1, hal. 59–66, 2023. doi: 10.25126/jtiik.2023105695.

[13] C. Sintiya et al., "Pengembangan Aplikasi Deteksi Kematangan Buah Pisang Berbasis

Web Menggunakan Model CNN-LSTM," J. Sifo Mikroskil, vol. 26, no. 1, hal. 1–20, Apr.

2025. doi: 10.55601/jsm.v26i1.1500.

[14] M. B. Sulthan, I. Wahyudi, dan T. Informasi, "Klasifikasi Kematangan Buah Tomat

Menggunakan Fitur RGB dan HSI Berbasis Backpropagation," vol. 4, no. 1, hal. 84–95,

2023.

[15] N. Arifin dan I. S. Areni, "Klasifikasi Kematangan Stroberi Berbasis Segmentasi Warna

dengan Metode HSV," vol. 23, no. 2, hal. 113–116, 2019. doi: 10.25042/jpe.112019.03.

[16] F. Liantoni, N. Pradana, T. Prakisya, dan Y. Hafid, "Peningkatan HSV dan Haar-Like

Feature pada Aplikasi Identifikasi Kematangan Buah Tomat Berbasis Android," vol. 09,

no. 1, hal. 70–74, 2021. doi: 10.26418/justin.v9i1.42469.

[17] A. Bagaskara dan M. Suryanegara, "Evaluation of VGG-16 and VGG-19 Deep Learning

Architecture for Classifying Dementia People," hal. 14–17, 2021

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Deteksi Kualitas Pisang Kepok Berbasis Citra Digital Menggunakan CNN dengan Ruang Warna HSV. (2026). Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 10(2), 1487-1496. https://doi.org/10.29407/j721p921