Digitalisasi Permainan Tradisional Gobak Sodor melalui Pengembangan Game Android Menggunakan Unity
DOI:
https://doi.org/10.29407/13apz549Abstract
Perkembangan teknologi digital telah menyebabkan menurunnya minat generasi muda terhadap permainan tradisional yang merupakan bagian dari warisan budaya bangsa. Salah satu permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan adalah Gobak Sodor. Penelitian ini bertujuan untuk mendigitalisasikan permainan tradisional Gobak Sodor ke dalam bentuk permainan berbasis Unity 3D sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus media hiburan interaktif. Metode pengembangan yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Implementasi sistem dilakukan menggunakan Unity 3D dengan fitur menu utama, pemilihan tingkat kesulitan, sistem skor, serta tampilan kemenangan dan kekalahan. Pengujian dilakukan melalui uji fungsional dan uji coba pengguna untuk mengetahui kelayakan permainan yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh fitur permainan dapat berjalan sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. Selain itu, permainan mampu memberikan pengalaman bermain yang interaktif serta menghadirkan kembali permainan tradisional Gobak Sodor dalam bentuk digital yang lebih menarik bagi generasi muda. Dengan demikian, digitalisasi permainan tradisional Gobak Sodor berbasis Unity 3D dapat menjadi salah satu alternatif media pelestarian budaya yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
Keywords:
Gobak Sodor, Digitalisasi Permainan Tradisional, Unity 3D, MDLC, Pelestarian Budaya##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
References
[1] R. B. Aji, “Development of The Traditional Game Gobak Sodor,” Journal of Technology and
Computer Science (JTECS), 2024.
[2] M. Salimi, dkk., “3D Cooperative Multiplayer Online Game Design as Introduction to Gobak
Sodor Traditional Sports Game: Multimedia Development Life Cycle,” 2023.
[3] R. N. Fauzi, “Pengembangan Game Tradisional Gobak Sodor 3D Berbasis Android,” 2022.
[4] B. D. C. Putri, “Perancangan Aplikasi Permainan Multiplayer Gobak Sodor Berbasis
Android.”
[5] S. Sussi, “Aplikasi Game Tradisional Gobak Sodor Sebagai Media Pembelajaran Berbasis
Digital,” 2023.
[6] I. Rohmawati, Sudargo, dan Menarianti, “Pengembangan Game Edukasi Tentang Budaya
Nusantara Menggunakan Unity 3D Berbasis Android,” 2019.
[7] M. Nauval, dkk., “Rancang Bangun Game Edukasi Berbasis Android Menggunakan Unity3D
dan GDLC.”
[8] I. G. E. Antara, I. M. Putrama, dan I. G. P. Sindu, “Pengembangan Game Tradisional Megalagala Berbasis Android,” 2019.
[9] N. Marcheta dan R. A. Kareem, “Efektivitas Game Edukasi sebagai Media Pembelajaran
Kebudayaan Permainan Tradisional Siswa Sekolah Dasar di Indonesia,” 2023.
[10] N. Marcheta, dkk., “Optimalisasi Media Pembelajaran Pada Pengenalan Permainan
Tradisional Indonesia VINANES,” 2023.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License