Arsitektur Percabangan Pohon di Area Kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri
PDF

Keywords

arsitektur
percabangan
kampus

How to Cite

Rahmawati, S. ., Percatawati, D. ., Sulistiono, S., Rahmawati, I. ., & Cintamulya, I. . (2022). Arsitektur Percabangan Pohon di Area Kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains Dan Pembelajaran, 2(1), 463 –. https://doi.org/10.29407/seinkesjar.v2i1.3061

Abstract

Salah satu objek kajian pada mata kuliah Morfologi Tumbuhan adalah model arsitektur percabangan pohon. Model arsitektur percabangan pohon merupakan struktur atau konstruksi pohon sebagai hasil dari pertumbuhan meristematik pohon yang dikontrol secara morfogenetik. Pohon yang ditanam di area pendidikan khususnya area kampus, selain berfungsi sebagai peneduh, pengikat karbon dan estetika juga berfungsi sebagai sumber belajar. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui model arsitektur pohon yang ditanam di kawasan kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2022 dengan metode jelajah menggunakan teknik observasi langsung terhadap jenis pohon yang ditanam di area kampus 1, 2, 4 dan 5 Universitas Nusantara PGRI Kediri. Berdasarkan hasil identifikasi ditemukan 10 model arsitektur pohon dari 28 jenis yaitu Artocarpus heterophylus, Ficus benjamina, Phyllanthus reticulatus, Dimocarpus longan dan Casuarina excelsa (Model Rauh), Terminalia catappa dan Manilkara kauki (Model Aubreville), Syzygium polyanthum (Model Massart), Polyathia longifolia, Polyathia longifolia Sonn dan Canaga adorata (Model Roux), Dypsin lutescens, Roystonea regia, Phoenix dactylifera, dan Livistona saribus (Model Corner), Averhoa carambola, Chrysophyllum cainito, rythrina cristagalli, Solanum sp, Pterocarpus indicus, Muntingia calabura, Samanea saman, dan Leucaena leucocephala (Model Troll), Alstonia scholaris (Model Prevost), Plumeria alba (Model Leeuwenberg), Prunus Africana (Model Attims), Mangifera indica dan Handroanthus chrysotrichus, (Model Scarrone).

https://doi.org/10.29407/seinkesjar.v2i1.3061
PDF

References

Arrijani. (2006). Sub-Montana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jurnal Matematika, Sains, Dan Teknologi, 7(2), 71–84.

Dea Paulina, P. (2018). Kajian Kesesuaian Fungsi Taman Kota Sebagai Ruang Terbuka Hijau (Studi Multisitus Pada Tiga Taman Kota di Kediri). Swara Bhumi, 5(6), 1–8.

Hallé, F., Oldeman, R. A. A., & Tomlinson, P. B. (1978). Forests and Vegetation. In Tropical Trees and Forests. https://doi.org/10.1007/978-3-642-81190-6_5

Hamdani, M. F., Achmad, B., & Peran, S. B. (2022). Model Arsitektur Pohon Di Arboretum Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Jurnal Sylva Scienteae, 5(3), 480. https://doi.org/10.20527/jss.v5i3.5723

Kehutanan, F., Tanjungpura, U., & Nasional, D. (2019). Evlin Sitanggang, Togar Fernando Manurung, Slamet Rifanjani. 7, 1328–1337.

Tjitrosoepomo, G. 2007. Taksonomi tumbuhan (Spermatophyta). Cetakan kesembilan. Gajah Mada University Press. Yogyakarta

Yusniar. (2019). Model Arsitektur Percabangan Pohon di Kawasan Geothermal Ie Suum Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar Sebagai Preferensi Mata Kuliah Morfologi Yumbuhan. Skripsi, 1–115.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2023 Susi Rahmawati, Dhea Percatawati, Sulistiono Sulistiono, Ida Rahmawati, Imas Cintamulya

Downloads

Download data is not yet available.