Karakteristik Morfologi Tanaman Kecubung (<i>Datura</i> <i>metel) </i>di Kabupaten Kediri
PDF

Keywords

Datura metel L.
kecubung putih
morfologi
identifikasi
Solanaceae

How to Cite

[1]
“Karakteristik Morfologi Tanaman Kecubung (Datura metel) di Kabupaten Kediri”, Seinkesjar, vol. 6, no. 1, pp. 163–170, Oct. 2026, doi: 10.29407/ma52q977.

Abstract

Kecubung (Datura metel L.) merupakan salah satu anggota famili Solanaceae yang dikenal memiliki nilai sebagai tanaman obat sekaligus mengandung senyawa alkaloid yang bersifat toksik, namun informasi morfologi tentang spesies ini di daerah Kediri masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik morfologi D.metel sebagai dasar identifikasi spesies. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik purposive sampling. Sampel diperoleh dari pekarangan warga di Dusun Mranggen, Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pengamatan dilakukan secara langsung terhadap organ vegetatif dan generatif yang meliputi akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji, kemudian didukung dengan dokumentasi visual serta kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa D.metel memiliki sistem perakaran tunggang, batang berkayu dengan percabangan simpodial bertipe arsitektur Leeuwenberg, daun tunggal berbentuk bulat telur dengan pangkal tidak simetris, tepi berlekuk, ujung daun meruncing, susunan tulang daun menyirip dengan rumus tata letak daun pada batang 2/5, bunga tunggal berbentuk terompet yang bersimetri banyak dan berkatup dengan kelopak berwarna hijau berjumlah 5 sepal yang menyatu (gamosepalus), mahkota berwarna putih dengan semburat ungu pada bagian luar mahkota berjumlah 5 petal yang menyatu (gamopetalus), 5 benang sari, putik berjumlah 1 dengan bakal buah superus yang tersusun atas 2 karpel menyatu (sinkarp), serta buah bertipe kapsul berduri yang berisi banyak biji pipih berwarna kuning kecoklatan. Karakteristik morfologi tersebut menjadi ciri pembeda yang penting dalam proses identifikasi spesies D.metel sekaligus dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian taksonomi, farmakognosi, dan pemanfaatan tanaman secara tepat.

PDF

References

Ayuba, V. O., Ojobe, T. O., & Ayuba, S. A. (2011). Phytochemical and proximate composition of Datura innoxia leaf, seed, stem, pod and root. Journal of Medicinal Plants Research, 5(14), 2952–2955.

Cromwell, B. T. (1943). Studies on the synthesis of hyoscyamine in Atropa belladonna L. and Datura stramonium L. Biochemical Journal, 37, 717–722.

Dewi, V. P., Hindun, I., & Wahyuni, S. (2015). Studi trikoma daun pada famili Solanaceae sebagai sumber belajar biologi. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 1(2), 209–218.

Firdaus, N., Viquar, U., & Kazmi, M. H. (2020). Potential and pharmacological actions of Dhatura Safed (Datura metel L.): As a deadly poison and as a drug: An overview. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 11(7), 3123–3137. doi:10.13040/IJPSR.0975-8232.11(7).3123-37

Humairani, R., Purnama, N. R., Herpandi, H., Syaifudin, M., Zulfahmi, I., Akmal, Y., Muliari, M., & Batubara, A. S. (2023). GC-MS analysis of various crude extracts from the leaves, flowers, and stems of Datura metel Linnaeus 1753 and the potential activity as anesthetic agents on fish. Jordan Journal of Biological Sciences, 16(3), 431–437. doi:10.54319/jjbs/160306

Kerchner, A., & Farkas, Á. (2020). Worldwide poisoning potential of Brugmansia and Datura. Forensic Toxicology, 38(1), 30–41. doi:10.1007/s11419-019-00500-2

Krishnan, V., & Gopi, M. (2018). Microscopical investigation of three Datura species. Indian Journal of Economics and Development, 6(5).

Okwu, D. E., & Igara, E. C. (2009). Isolation, characterization and antibacterial activity of alkaloid from Datura metel Linn leaves. African Journal of Pharmacy and Pharmacology, 3(5), 277–281.

Partap, M., Gupta, R. C., & Pradhan, S. K. (2019). Comparative analysis of morphology and phytochemical constituents in different populations and morphotypes of Datura innoxia Mill. and Datura metel L. from Punjab plains. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 12(1).

Rohma, D. A., Fadhila, F. A., Wahyuni, S., & Auberta, M. (2024). Studi komparatif morfologi pollen bunga kencana ungu (Ruellia simplex) dan bunga kecubung (Datura metel) dengan teknik asetolisis. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi IX: Biologi dan Pendidikan untuk Mendukung Pencapaian SDGs (hlm. 139–144). Universitas Muhammadiyah Malang.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2026 Geofani Armedia Astuti, Galuh Milla Prasetya , M. Kevin Desyifa Aradea, Anifatul Khoiroh , Sulistino Sulistino, Ida Rahmawati