Rancang Bangun Mesin Pemecah Bibit Cabai
DOI:
https://doi.org/10.29407/inotek.v8i2.5005Abstract
Mesin Pemecah Bibit Cabai adalah mesin yang dirancang untuk memisahkan biji cabai dengan mengunakan gilingan daging size 22 yang dirancang bagian pisau dan saringan, penggerak utama menggunakan motor listrik (dinamo mesin cuci) dengan daya 180 watt. Dalam rancang bangun mesin pemecah bibit cabai terfokuskan pada kebutuhan industri rumah tangga dan tidak memakan tempat terlalu banyak. Mesin pemecah bibit cabai ini mampu melakukan pengilingan dengan kapasitas 1 kg/menit. Dengan alat ini diharapkan kebutuhan cabai terpenuhi dikalangan petani. Prinsip kerja mesin pemisah bibit cabai adalah Langkah pertama yaitu mengalirkan air secara kecil pada corong bodi mesin, setelah air mengalir menyalakan penggerak utama dengan cara menekan tombol on pada saklar, selanjutnya yaitu memasukkan cabai pada corong bodi mesin dengan memasukkan secara sedikit demi sedikit, yang kemudian digiling oleh skruw dan pisau yang berputar sehingga menghasilkan kulit sama bijinya terpisah melalui saringan, hasil dari keduanya itu ditampung dengan satu wadah yang sudah disiapkan, untuk menghasilkan biji yang kualitas, kulit dengan biji dipisahkan secara manual
Keywords:
Biji, Cabai, Penggiling##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
References
Y. Yigibalom, J. Lumintang, and C. J. Paat, “Sikap Mental Petani Dalam Usaha Bidang Pertanian Tanaman Pangan Di Desa Jirenne Kabupaten Lanny Jaya Propinsi Papua,” J. Holistik, vol. 13, no. 2, pp. 1–18, 2020.
Y. Sukayat, D. Supyandi, G. Judawinata, and I. Setiawan, “Orientasi Petani Bertani di Lahan Kering Kasus di Desa Jingkang Kecamatan Tanjung Medar Kabupaten Sumedang,” Paspalum J. Ilm. Pertan., vol. 7, no. 2, p. 69, 2019, doi: 10.35138/paspalum.v7i2.146.
S. Selvia, Indah Amelia Jupani, Dea Sartika, Indayana Febriani Tanjung, and Febry Ramadhani, “Pengaruh Pemberian Air, MSG (Monosodium Glutamate) dan Garam NaCl terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L.),” J. Pendidik. Mipa, vol. 13, no. 1, pp. 10–15, 2023, doi: 10.37630/jpm.v13i1.798.
N. T. & A. F. Anggraen, “SISTEM IDENTIFIKASI CITRA JENIS CABAI (Capsicum Annum L.) MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI CITY BLOCK DISTANCE,” JSTIE (Jurnal Sarj. Tek. Inform., vol. 1, no. 2, pp. 409–418, 2013.
A. A. Cahya and R. H. Br Bangun, “Karakteristik Petani dan Kelayakan Usahatani Cabai Besar (Capsiccum Annum L) dan Cabai Rawit (Capsiccum Frutescens L) di Sumatera Utara,” Agricore J. Agribisnis dan Sos. Ekon. Pertan. Unpad, vol. 5, no. 1, pp. 49–58, 2020, doi: 10.24198/agricore.v5i1.27139.
R. Andani, M. Rahmawati, and M. Hayati, “Pertumbuhan dan hasil tanaman cabai akibat jenis media tanam dan varietas secara hidroponik substrat,” J. Ilm. Mhs. Pertan., vol. 5, no. 2, pp. 1–10, 2020, doi: 10.17969/jimfp.v5i2.14764.
A. Franata, “Perancangan dan Pengembangan Alat Pemisah Biji Cabai Dengan Metode Quality Function Deployment,” JURUTERA-Jurnal Umum Tek. Terap., 2020, [Online]. Available: https://ejurnalunsam.id/index.php/jurutera/article/view/3132
Zulham, “Penerapan Teknologi Informasi Menentukan Keberhasilan Dunia Perusahaan Industri,” J. War., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2017.
R. J. Gultom, RANCANG BANGUN MESIN PEMISAH BIJI CABAI. 2018.
F. Tandijo and S. Tobing, “Rancang Bangun Mesin Penggiling Cabai,” Cylind. J. Ilm. Tek. Mesin, vol. 7, no. 1, pp. 7–12, 2021.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ahmad Nur Faizin, Ah Sulhan Fauzi, Ah Sulhan Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License