Sistem Informasi Survey Pengukuran Tingkat Kesadaran Keamanan Informasi Menggunakan Metode Multiple Criteria Decision Analisys (MCDA)
DOI:
https://doi.org/10.29407/inotek.v6i3.2668Abstract
Kesadaran terhadap keaanan informasi menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam pemfaatan teknologi dan informasi. Insiden Keamanan informasi akan terjadi akibat dari jika tingkat kesadaran masih rendah. Penelitian ini melakukan pengukuran tingkat kesadaran keamanan informasi terhadap Karyawan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri . Tujuan dari penelitian ini untuk mebangun sebuah tools yang digunakan untuk mengetahui tingkat kesadaraan keamanan informasi karyawan dengan demikian maka dapat digunakan mendukung kebijakan terkait dengan keamanan dan informasi Sehingga harus mendapat perhatian khusus dan perlu suatu tindakan yang nyata untuk mendukung karyawan dalam melakukan peningkatan level kesadaran informasi . Metode yang digunakan adalah metode Multiple Criteria Decision Analysis (MCDA) dengan menggunakan enam area pengukuran dan tiga dimesi pembobotan yaitu pengetahuan, sikap dan perilaku. Bahasa pemrogaman menggunakan PHP dan database MySQL. Dari data yang diperoleh pada penelitian dapat diketahui nilai tertinggi ada pada jawaban Setuju dengan skor 868, Sangat setuju dengan skor 596, Netral dengan skor 343, Tidak Setuju dengan skor 89 dan Sangat Tidak Setuju dengan skor 54. Selain itu kita dapat ketahui kecenderungan dalam 7 area semua user lebih cenderung dan kuat pada Menyadari Konsekuensi setiap tindakan bahwa user menyadarai bahwa dari setiap tindakan yang akan dilakukan maka akan menimbulkan konsekuensi pada dirinya.
Keywords:
Keamanan Informasi, MCDA, Area, PHP dan MySql##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
References
McLeod, Raymond & Schell, George P, 2008, Sistem Informasi Manajemen, Edisi 10, Salemba Empat, Jakarta.
Witman, M. E., Mattord, H. J., 2011, Principles of Information security, 4th Edition, Cengage Learning, Atlanta.
Kruger, H. A., Flowerday, S., Drevin, L., & Steyn, T. (2011). An Assessment of the role of cultural factors in information security awareness. ISSA.
Global, S. (2008). Security Awareness: Measuring Attitudes, Knowledge and Behaviour. SAI Global.
APCICT. (2009). Keamanan Jaringan dan Keamanan Informasi dan Privasi. Dalam APCICT, Akadei Esensi Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pimpinan Pemerintah. Incheon: Scandinavian Publishing Co., Ltd.
Papagiannakis, K., Pijl, G. v., & Visser, A. d. (2011). An Overview of the current level of Security Awareness in Greek Companies. Erasmus University of Rottersam.
Schlienger, T., & Teufel, S. (2003). Information Security Culture - From Analysis to Change. South African Computer Journal, 638-646.
]Belton, V., & Stewart, T. J. (2002). Multiple Criteria Decision Analysis: An Integrated Approach. Kluwer Academic Publishers.
Krugger, H. A., & Kearney, W. D. (2006). A Prototype for assesing information security awareness. Computer & Securitiy, 289 - 296
Kruger, H., & Kerney, W. (2005). Dipetik Februari 2013, dari icsa.cs.up.ac.za: icsa.cs.up.ac.za/issa/2005/Proceedings/Full/018_A rticle.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Gadang Putro Bagus Setiyawan; Risa Helilintar, Resty Wulanningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License