Desain dan Pengembangan APD Tangan untuk Pekerja pada Industri Kulit PT.XYZ

Authors

  • Restu Nurraudah Universitas Gadjah Mada Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29407/srtfe065

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan industri kulit yang memproduksi berbagai produk fesyen, seperti tas, sepatu, dan dompet. Proses produksinya dilakukan secara manual maupun otomatis. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi kecelakaan akibat kerja (KAK) pada beberapa aktivitas produksi dengan tingkat risiko tingkat risiko sedang (level 3) dan tingkat risiko rendah (level 2). Risiko tertinggi ditemukan pada aktivitas pemotongan kulit manual menggunakan cutter dan proses embossing dengan mesin stamping. Sementara itu, aktivitas penyesetan kulit dan busa, pemotongan handbag menggunakan mesin pemotong strap, serta pemotongan kulit simetris menggunakan mesin hydraulic swing berada pada level risiko rendah. Salah satu penyebab potensi kecelakaan adalah tidak digunakannya APD tangan oleh pekerja. Oleh karena itu, dilakukan perancangan APD sarung tangan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Hasil penelitian menunjukkan atribut prioritas APD meliputi perlindungan jari (77%), desain ergonomis (77%), kemudahan penggunaan (73%), sensitivitas sentuhan material (72%), dan bahan elastis (71%)

Keywords:

Alat Pelindung Diri (APD), Quality Function Deployment (QFD), risiko kecelakaan kerja, perancangan sarung tangan, industri kulit.

##plugins.themes.default.displayStats.downloads##

##plugins.themes.default.displayStats.noStats##

References

[1] Presiden Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970

Tentang Keselamatan Kerja.

[2] Ferlina Rizky Indah Nugroho, Anggun Nabila, Namira Wadjir Sangadji, and Putri

Handayani, “Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri

(APD) Pada Pekerja Proyek ‘Mainline 1’ PT. Nindya Citra Kharisma Kso Tahun 2023,”

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi, vol. 1, no. 4, pp. 146–155, Aug. 2023, doi:

10.55606/jikg.v1i4.1785.

[3] L. Di Milia, M. H. Smolensky, G. Costa, H. D. Howarth, M. M. Ohayon, and P. Philip,

“Demographic factors, fatigue, and driving accidents: An examination of the published

literature,” Accid. Anal. Prev., vol. 43, no. 2, pp. 516–532, Mar. 2011, doi:

10.1016/j.aap.2009.12.018.

[4] M. Fauzan, E. C. Putri, A. Irfandi, and N. W. Sangadji, “Faktor – Faktor yang

Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Di PT.X Tahun

2024,” PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 9, no. 1, pp. 2176–2186, Apr.

2025, doi: 10.31004/prepotif.v9i1.42820.

[5] Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Tenaga

Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Per.08/Men/Vii/2010 Tentang Alat

Pelindung Diri.”

[6] R. Ginting, A. Ishak, A. Fauzi Malik, and M. R. Satrio, “Product Development with

Quality Function Deployment (QFD) : A Literature Review,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci.

Eng., vol. 1003, no. 1, p. 012022, Dec. 2020, doi: 10.1088/1757-899X/1003/1/012022.

[7] I. B. Rapelo, K. A. Priyatama, M. B. Baihaqi, M. R. Darmawan, R. Setiawan, and I.

Setiawan, “Tinjauan Pustaka Sistematis Penerapan Quality Function Deployment di

Industri Manufaktur,” Jurnal Optimalisasi, vol. 9, no. 1, p. 54, Apr. 2023, doi:

10.35308/jopt.v9i1.6687.

[8] X. Wu and H. Liao, “Customer-oriented product and service design by a novel quality

function deployment framework with complex linguistic evaluations,” Inf. Process.

Manag., vol. 58, no. 2, p. 102469, Mar. 2021, doi: 10.1016/j.ipm.2020.102469.

[9] R. Ginting, PERANCANGAN PRODUK. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010.

[10] R. Ginting, A. Ishak, A. Fauzi Malik, and M. R. Satrio, “Product Development with

Quality Function Deployment (QFD) : A Literature Review,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci.

Eng., vol. 1003, no. 1, p. 012022, Dec. 2020, doi: 10.1088/1757-899X/1003/1/012022.

[11] V. Gaspersz, Total quality management. . PT Gramedia Pustaka Utama., 2001.

[12] G. , T. N. A. , R. P. , & P. N. B. (2024, O. P. P. dengan M. N. Cross. I. T. C. S. E. and E.

(EE) (Vol. 7, No. 1, pp. 72-83). Imel, “TALENTA Conference Series: Energy and

Engineering Perancangan Produk dengan Menggunakan Nigel Cross,” 2024, doi:

10.32734/ee.v7i1.2173.

[13] K. Wang, R. Tan, Q. Peng, L. Zhang, and F. Wang, “A systematic problem analysis

network for product conceptual design,” Comput. Ind. Eng., vol. 194, p. 110382, Aug.

2024, doi: 10.1016/j.cie.2024.110382.

[14] H. Castellucci et al., “Applied anthropometry for common industrial settings design:

Working and ideal manual handling heights,” Int. J. Ind. Ergon., vol. 78, p. 102963, Jul.

2020, doi: 10.1016/j.ergon.2020.102963.

[15] I. Mohammadfam, M. Mahdinia, A. Soltanzadeh, M. Mirzaei Aliabadi, and A. R.

Soltanian, “A path analysis model of individual variables predicting safety behavior and

human error: The mediating effect of situation awareness,” Int. J. Ind. Ergon., vol. 84, p.

103144, Jul. 2021, doi: 10.1016/j.ergon.2021.103144.

[16] Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Peraturan Menteri

Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri.

Jakarta, Indonesia, 2010

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Desain dan Pengembangan APD Tangan untuk Pekerja pada Industri Kulit PT.XYZ. (2026). Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 10(3), 2216-2226. https://doi.org/10.29407/srtfe065