Ekstraksi Fitur HSV dan GLCM Untuk Klasifikasi Varietas Buah Rambutan Menggunakan Multilayer Perceptron

Authors

  • bima putra Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia
  • Danang Wahyu Widodo Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia
  • Patmi Kasih Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29407/34tf9z98

Abstract

Identifikasi jenis buah rambutan secara manual masih bergantung pada persepsi visual manusia yang bersifat subjektif dan rentan terhadap ketidakkonsistenan, terutama pada varietas yang memiliki kemiripan karakter visual. Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi jenis buah rambutan berbasis citra digital menggunakan kombinasi ekstraksi fitur warna HSV dan tekstur GLCM dengan metode Multilayer Perceptron (MLP). Dataset yang digunakan terdiri dari 298 citra tiga varietas rambutan, yaitu Kuning, Aceh, dan Binjai, yang diperoleh dari platform Kaggle. Tahap preprocessing meliputi resize citra menjadi 128×128 piksel, konversi RGB ke HSV dan grayscale, normalisasi Z-Score, serta augmentasi data yang menghasilkan lima variasi per citra sehingga volume data latih meningkat lima kali lipat. Ekstraksi fitur menghasilkan 18 fitur yang terdiri dari 12 fitur HSV dan 6 fitur GLCM. Model MLP dibangun dengan tiga hidden layer berukuran 128, 64, dan 32 neuron dilengkapi BatchNormalization, regularisasi L2, dan Dropout. Melalui tiga skenario pengujian bertahap, model final mencapai akurasi sebesar 85,42% dengan macro average precision 0,86, recall 0,85, dan F1-score 0,85, membuktikan bahwa kombinasi fitur HSV dan GLCM efektif dalam membedakan ketiga varietas buah rambutan secara otomatis dan objektif.

Keywords:

Rambutan, HSV, GLCM, Multilayer Perceptron, Klasifikasi Citra

##plugins.themes.default.displayStats.downloads##

##plugins.themes.default.displayStats.noStats##

References

[1] N. Sari, L. Suryani, L. Gaol, and W. Simarmata, "Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Buah Rambutan Terbaik Menerapkan Metode WASPAS," pp. 459-465, 2018.

[2] K. Mutu et al., "Khazanah Informatika: Jurnal Ilmu Komputer dan Informatika 100."

[3] H. P. Hadi and E. H. Rachmawanto, "JIP (Jurnal Informatika Polinema) EKSTRAKSI FITUR WARNA DAN GLCM PADA ALGORITMA KNN UNTUK KLASIFIKASI KEMATANGAN RAMBUTAN."

[4] D. N. T. Setiawan and E. I. Sela, "Klasifikasi Tingkat Kematangan Buah Pepaya Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Berdasarkan Warna Kulit Buah," Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI), vol. 7, no. 5, pp. 1441-1455, 2024.

[5] M. Ilato, L. Yahya, and S. N. Abdussamad, "Penerapan Multilayer Perceptron (MLP) untuk Klasifikasi Citra Kue Karawo Berdasarkan Fitur Tekstur GLCM dan Warna HSV di Viana Cookies," RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 4, no. 4, pp. 5486-5494, Dec. 2025, doi: 10.31004/riggs.v4i4.4243.

[6] A. Sebastian, Vivian, and J. Atmadjaya, "Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi KLASIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN PISANG DENGAN METODE HSV, GLCM, PCA, SVM."

[7] M. Ilato, L. Yahya, and S. N. Abdussamad, "Penerapan Multilayer Perceptron (MLP) untuk Klasifikasi Citra Kue Karawo Berdasarkan Fitur Tekstur GLCM dan Warna HSV di Viana Cookies," RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 4, no. 4, pp. 5486-5494, Dec. 2025, doi: 10.31004/riggs.v4i4.4243.

[8] B. P. Statistik, Statistik Hortikultura 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2024. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/en/publication/2024/06/10/790c957ba8892f9771aeefb7/statistik-hortikultura-2023.html

[9] A. Kornelia Ulandari, G. Kamilah Ramdhani, M. Naufal Arwansyuri, F. Bimantoro, and T. Informatika, "Program Studi Teknik Informatika," 2024.

[10] A. J. Bastari and A. Cherid, "Klasifikasi Penyakit Tanaman Tomat Menggunakan Convolutional Neural Network dan Implementasi Model H5 Pada Aplikasi Desktop," SIMKOM, vol. 8, no. 2, pp. 199-207, Aug. 2023, doi: 10.51717/simkom.v8i2.194.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Ekstraksi Fitur HSV dan GLCM Untuk Klasifikasi Varietas Buah Rambutan Menggunakan Multilayer Perceptron. (2026). Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 10(1), 223-232. https://doi.org/10.29407/34tf9z98