Klasifikasi Emosi Pada Wajah Dengan Menggunakan K-MEANS Clustering dan KDEF

Authors

  • Nadya Khalisah Zuhal Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia
  • Danar Putra Pamungkas Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia
  • Resty Wulaningrum Universitas Nusantara PGRI Kediri Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29407/inotek.v5i1.955

Abstract

Marah adalah bagian dari emosi dasar manusia yang disebabkan oleh depresi dan stress. Marah itu terpicu pada satu tujuan dimana seseorang yang sudah membuatnya emosi yang tidak bisa mereda dengan sekejap saja. Tetapi, marah itu akan mereda disaat kita sudah melupakan semua yang mereka perbuat kepada kita. Penelitian ini menggunakan dataset Karolinska Directed Emotional Faces (KDEF). Data akan diperhitungkan dalam metode K-Means Clustering untuk mengetahui hasil tingkat keakurasian. Tingkat keakurasian atau keberhasilan mencapai 38,89%.

Keywords:

K-Means Clustering, KDEF, Marah

##plugins.themes.default.displayStats.downloads##

##plugins.themes.default.displayStats.noStats##

References

Leyman, Lemke.dkk. (2008). The Karolinska Directed Emotional Faces: A validation study. Diambil 18 November 2020 dari https://www.ugent.be/pp/ekgp/en/research/research-groups/panlab/kdef

Yunhasnawa, Yoppy.dkk. (2017). Analisis Respon Emosi Marah Wanita Jawa Dengan Algoritma K-Means Clustering. Diambil 11 November 2020 dari https://www.neliti.com/id/publications/176348/analisis-respon-emosi-marah-wanita-jawa-dengan-algoritma-k-means-clusterin.

Edy, Irwansyah. (2017). CLUSTERING. Di ambil 13 Januari 2021 dari https://socs.binus.ac.id/2017/03/09/clustering/

Syafnidawaty. (2020). K-means Clustering. Di ambil 13 Januari 2021 dari https://raharja.ac.id/2020/04/19/k-means-clustering/

Lundqvist, dkk. (2008). About KDEF &AKDEF. Di ambil 20 Januari 2021 dari https://www.kdef.se/home/aboutKDEF.html

Downloads

Published

2021-08-06

How to Cite

Klasifikasi Emosi Pada Wajah Dengan Menggunakan K-MEANS Clustering dan KDEF. (2021). Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), 5(1), 243-248. https://doi.org/10.29407/inotek.v5i1.955