Abstract
Bahasa adalah system lambang atau simbol bunyi yang berkembang berdsarkan suatu aturan yang disepakati oleh pemakaianya. Setiap lambang bahasa memiliki makna atau konsep. Karena setiap lambing bunyi memiliki atau menyatakan suatu konsep atau makna. Apalagi dengan bahasa daerah, bahasa daerah biasanya di gunakan menjadi bahasa sehari-hari di daerah tersebut. Dengan menggunakan bahasa daerah yang baik dan benar itu menunjukkan bahwa kita menghargai bahasa yang ada di Indonesia. Dialek Banjar Kuala umumnya dipakai oleh penduduk asli sekitar kota Banjarmasin, Martapura, dan Pelaihari, sedangkan dialek Banjar Hulu adalah bahasa Banjar yang dipakai penduduk daerah hulu sungai umumnya yaitu daerah kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara (dan Balangan) serta Tabalong.Cosine Similarity adalah ukuran kesamaan antara dua buah vektor dalam sebuah ruang dimensi yang didapat dari nilai cosinus sudut dari perkalian dua buah vektor yang dibandingkan karena cosinus dari 00 adalah 1 dan kurang dari 1 untuk nilai sudut yang lain, maka nilai similarity dari dua buah vektor dikatakan mirip ketika nilai dari cosine similarity adalah 1.
References
Arianti, DAR, Lumenta, ASm & Jacobus, A 2016, ‘PENGUKURAN KEMIRIPAN DOKUMEN TEKS BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE SIMILARITY’, Jurnal Teknik Informatika, Vol 9, no 1
Balai Bahasa Banjarmasin. 2008. Kamus Bahasa Banjar Dialek Hulu-Indonesia. Banjarbaru
Dr.Imam Syafi’ie, Buku Bahasa Indonesia Profesi,IKIP Malang,1990/ISBN 979-195-681.
S.N. Anwar, dkk, Perancangan dan Implementasi Aplikasi Mobile Semarang Guidance pada Android,” Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK, Vol. 20, No. 1, 2015
Suryadikara, Fudiat, dkk. 1984. Geografi Dialek Bahasa Banjar Hulu. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, hal 23-24.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2021 Delia Virna Putri Arindi, Ahmad Bagus Setiawan, Ratih Kumala Sari