Abstract
Penelitian ini di latarbelakangi oleh kebutuhan akan sistem pemantauan keamanan yang terintegrasi dan efisien di Kota Blitar. Pengelolaan data CCTV yang masih dilakukan secara manual menyulitkan pemantauan serta pengambilan keputusan. Oleh karena itu, dikembangkan sistem informasi geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan titik CCTV di area publik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) serta pengujian white box untuk menguji akurasi sistem. Sistem dirancang menggunakan Laravel, PHP, MySQL, dan Leaflet. Hasilnya adalah website interaktif yang menampilkan sebaran CCTV secara visual serta memungkinkan pemantauan live streaming. Implementasi sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemantauan keamanan publik dan memberikan data spasial yang bermanfaat bagi pengambil kebijakan.
References
[1] Simatupang, D. S., Somantri, S., & Multiaha, M. R. (2023). Sistem informasi geografis pemetaan destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi berbasis web. JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal), 15(2). https://doi.org/10.18495/jsi.v15i2.21563.
[2] Pamungkas, A. P., & Yulianti, Y. (2023). Perancangan dan pembangunan sistem informasi geografis pemetaan lokasi penyedia jasa servis perangkat komputer di wilayah Kota Tangerang Selatan berbasis web. Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi, 6(1), 19–26. https://doi.org/10.32493/jtsi.v6i1.23681.
[3] Karman, J., & Mulyono, H. (2020). Perancangan sistem informasi geografis lokasi objek wisata di Kota Lubuklinggau berbasis Android (studi kasus Dinas Pariwisata Kota Lubuklinggau). JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal), 12(1). https://doi.org/10.36706/jsi.v12i1.9501.
[4] Paranduk, J. (2022). Rancang bangun sistem informasi geografis pemetaan rumah ibadah di Kecamatan Telluwanua berbasis WebGIS. D’computare: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 12(1). https://doi.org/10.30605/dcomputare.v12i1.42.
[5] Yuristika Nule, S., Nababan, D., & Dety Lestari, A. K. (2024). Sistem informasi geografis (SIG) pemetaan lokasi tempat ibadah di Kabupaten Timor Tengah Utara berbasis web. Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI), 7(1), 16–23. https://doi.org/10.55338/jikomsi.v7i1.2154.
[6] Eko, M. A., Kelen, Y. P., & Lestari, A. K. (2024). Sistem informasi geografis pemetaan sumber air berbasis web di Kabupaten Timor Tengah Utara. Media Jurnal Informatika, 16(1), 23. https://doi.org/10.35194/mji.v16i1.4145.
[7] Meha, D. E., et al. (2024). Sistem informasi geografis pemetaan lokasi rawan kecelakaan lalu lintas berbasis web di wilayah Polres Timor Tengah Utara. Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI), 7(5), 1240–1247. https://doi.org/10.32672/jnkti.v7i5.8074.
[8] Rahayu, Y. S., Saputra, Y., & Irawan, D. (2024). Implementasi metode waterfall pada pengembangan sistem informasi mobile e-disarpus. ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi, 6(2), 523–534. https://doi.org/10.31849/zn.v6i2.20538.
[9] Saputra, R. H., & Dyah P. A, N. R. (2023). Implementasi metode waterfall pada sistem informasi geografis tata ruang. Journal of Information System Research (JOSH), 4(4), 1229–1236. https://doi.org/10.47065/josh.v4i4.3686.
[10] Mutia, C., Ikram, H., & Maghfirah, H. (2024). Implementasi metode waterfall pada sistem informasi geografis sekolah di Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Teknologi Informasi, 8(1), 61–66. https://doi.org/10.36294/jurti.v8i1.4321.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Awanda S M, Abdi Pandu Kusuma, Udkhiati Mawaddah
