Abstract
Proses perlakuan panas pada logam memiliki banyak jenis dan fungsi yang berbeda.Dengan begitu hasil dari proses perlakukan panas akan merubah sifat mekanik logam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas terhadap sifat mekanik baja ST 40, khususnya pada kekuatan tarik dan keuletan material. Pengujian dilakukan menggunakan metode uji tarik sesuai standar ASTM E8 dengan spesimen berbentuk silindris berdiameter 12,5 mm dan panjang ukur 200 mm. Enam kondisi perlakuan diuji, yaitu anneling, dan quenching.Hasil dari penelitian ini perlakuan panas quenching memiliki tegangan tarik lebih tinggi yaitu 37.5 Kg/mm dari aneling yaitu 37.3 Kg/mm
References
[1] S. Teknik, S. Satu, P. Studi, T. Mesin, and U. Islam, “PENGARUH QUENCHING TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN PADA BAJA KARBON ST 42 Disusun Oleh : YONEDY ALISJAHBANA PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN,” Repository.Unisma.ac.id, 2023.
[2] A. N. Akhmadi and M. T. Qurohman, “Analisa Hasil Pengelasan 2g Dan 3g Dengan Bahan Plat Besi St 40 Ketebalan 10 mm Dan Voltase 20-35 Menggunakan Mesin Las Mig,” Nozzle J. Mech. Eng., vol. 9, no. 2, pp. 25–30, 2020, doi: https://doi.org/10.30591/nozzle.v9i2.2259.
[3] A. Fauzi and W. Sumbodo, “Pengaruh Parameter Pemakanan Terhadap Kekasaran Permukaan ST 40 pada Mesin Bubut CNC,” J. Din. Vokasional Tek. Mesin, vol. 6, no. 1, pp. 46–57, 2021.
[4] A. Barry and Z. Zuraida, “Kaji eksperimen pengaruh hardening dan tempering terhadap kekuatan tarik dan kekerasan pada baja karbon sedang,” ARMATUR Artik. Tek. Mesin Manufaktur, vol. 3, no. 1, pp. 1–10, 2022, doi: 10.24127/armatur.v3i1.1905.
[5] N. L. Mauliddiyah, “KARAKTERISTIK BAJA KARBON RENDAH HASIL PROSES QUENCHING,” p. 6, 2021.
[6] S. A. M. I. Naufal, U. Budiarto, and S. J. Sisworo, “Pengaruh Variasi Arus Las SMAW Terhadap Laju Korosi dan Kekuatan Tarik Baja ST 40,” J. Tek. Perkapalan, vol. 9, no. 2, pp. 191–198, 2021.
[7] A. Zayadi and E. Setyawan, “Pengaruh Waktu Tempering terhadap Karakter Baja s45c Pasca Quenching pada 950oc dan Tempering 500 C,” J. Teknol. Kedirgant., vol. 7, no. 1, 2022, doi: https://doi.org/10.35894/jtk.v7i1.53.
[8] I. Azmy and A. D. Saragih, “Pengaruh Variasi Hold Time pada Proses Annealing Terhadap Sifat Mekanik dan Mikrostruktur Baja Mangan Austenitik,” J. Tek. Mesin, vol. 10, no. 2, pp. 97–101, 2020, doi: https://e-journal.itp.ac.id/index.php/jtm.
[9] B. Harjanto and D. R. Lumintang, “ANALISIS PENGARUH HEAT TREATMENT 900C BAJA ST40 PADA BODY TRUK UNIMOG MILITER TERHADAP SIFAT FISIS DAN MEKANIS,” J. Mek., vol. 11, no. 2, pp. 135–145, 2024, doi: https://doi.org/10.63824/jtmp.v11i2.183.
[10] Y. Gunawan, N. Endriatno, and B. H. Anggara, “Analisa pengaruh pengelasan listrik terhadap sifat mekanik baja karbon rendah dan baja karbon tinggi,” J. Ilm. Mhs. Tek. Mesin. Univ. Halu Oleo. Kendari, vol. 2, no. 1, 2017.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Mohammad ilyas nugroho, Yasinta Sindy Pramesti
