Penerapan Metode Forward Chaining pada Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Emosi dan Perilaku Anak Berkebutuhan Khusus
DOI:
https://doi.org/10.29407/qx053847Abstract
Anak berkebutuhan khusus (ABK) sering mengalami gangguan emosi dan perilaku yang sulit dikenali oleh orang tua maupun guru, sehingga penanganan yang tepat sering terlambat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis metode forward chaining untuk mendiagnosa gangguan emosi dan perilaku pada ABK. Sistem dirancang untuk membantu orang tua dan guru mengenali gejala serta memberikan saran penanganan awal. Basis pengetahuan sistem diperoleh dari psikolog dan guru bimbingan konseling, lalu diuji pada 15 anak di SLB Krida Utama 1 Tanjunganom. Proses diagnosa dimulai dengan user memasukkan gejala yang sesuai dialami oleh anak. Gejala tersebut akan diproses dengan menggunakan metode forward chaining. Setelah berhasil diproses, sistem akan menampilkan hasil dan juga saran penanganannya. Hasil uji menunjukkan akurasi diagnosis sistem mencapai 100% dan sistem dinilai mudah digunakan serta bermanfaat oleh pengguna. Sistem pakar ini terbukti mampu memberikan diagnosis awal secara tepat berdasarkan input gejala dan berpotensi digunakan sebagai alat bantu identifikasi gangguan emosi dan perilaku secara praktis. Temuan ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif dalam mendukung proses pendidikan dan pengasuhan anak berkebutuhan khusus secara lebih efektif.
Keywords:
Anak berkebutuhan khusus, sistem pakar, forward chaining##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
References
[1] R. D. G, P. Z. K, and Fitri Mardi, “DAN KLASIFIKASI ABK Dara Gebrina Rezieka , Khamim Zarkasih Putro , Mardi Fitri,” Fak. Ilmu Tarb. dan Kegur. Univ. Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, pp. 40–53.
[2] N. L. G. K. Widiastuti, “Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Dengan Gangguan Emosi dan Perilaku,” Indones. J. Educ. Res. Rev., vol. 3, no. 2, p. 1, 2020, doi: 10.23887/ijerr.v3i2.25067.
[3] M. R. Alamsyah and H. Kurniawan, Sistem Pakar Menggunakan Metode Certainty Factor untuk. 2021.
[4] A. Supiandi, D. B. Chandradimuka, S. Nusa, and M. Sukabumi, “Sistem Pakar Diagnosa Depresi Mahasiswa Akhir Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Mobile,” J. Inform., vol. 5, no. 1, pp. 102–111, 2018.
[1] R. D. G, P. Z. K, and Fitri Mardi, “DAN KLASIFIKASI ABK Dara Gebrina Rezieka , Khamim Zarkasih Putro , Mardi Fitri,” Fak. Ilmu Tarb. dan Kegur. Univ. Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, pp. 40–53.
[2] N. L. G. K. Widiastuti, “Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Dengan Gangguan Emosi dan Perilaku,” Indones. J. Educ. Res. Rev., vol. 3, no. 2, p. 1, 2020, doi: 10.23887/ijerr.v3i2.25067.
[3] M. R. Alamsyah and H. Kurniawan, Sistem Pakar Menggunakan Metode Certainty Factor untuk. 2021.
[4] A. Supiandi, D. B. Chandradimuka, S. Nusa, and M. Sukabumi, “Sistem Pakar Diagnosa Depresi Mahasiswa Akhir Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Mobile,” J. Inform., vol. 5, no. 1, pp. 102–111, 2018.
[5] R. Rachman and D. A. Ahmad, “166~175 Naskah diterima 30 Mei 2023,” J. RESPONSIF, vol. 5, no. 2, 2023, [Online]. Available: https://ejurnal.ars.ac.id/index.php/jti
[6] B. Hendrik, “Penggunaan Metode Systematic Literatur Review Untuk Menganalisis Artikel Sistem Pakar Metode Forward Chaining,” vol. 1, no. 2, pp. 1–5, 2023.
[7] R. Larasaty and P. T. Prasetyaningrum, “Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Kecemasan Pada Difabel Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web,” vol. 5, no. 3, pp. 138–154, 2024.
[8] J. Informasi, S. Sapriadi, A. E. Syaputra, Y. S. Eirlangga, K. H. Manurung, and N. Hayati, “Sistem Pakar Diagnosa Gaya Belajar Mahasiswa Menggunakan Metode Forward Chaining,” vol. 5, no. 3, pp. 5–10, 2023, doi: 10.60083/jidt.v5i3.381.
[9] R. Rachman, “Penerapan Sistem Pakar Untuk Diagnosa Autis Dengan Metode Forward Chaining,” J. Inform., vol. 6, no. 2, pp. 218–225, 2019, doi: 10.31311/ji.v6i2.5522.
[10] I. Istiqomah, “Parameter Psikometri Alat Ukur Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ),” Psympathic J. Ilm. Psikol., vol. 4, no. 2, pp. 251–264, 2017, doi: 10.15575/psy.v4i2.1756.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mahesa Difa Ramadhan, Risky Aswi Ramadhani, Ratih Kumalasari Niswatin, Vivi Ratnawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License