Sistem Klasifikasi Emosi Kucing Menggunakan SVM dan Strategi Augmentasi Data

Authors

  • Rizky Ananda Putra Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Alif Rama Nugroho Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.29407/2706f967

Keywords:

Kucing, Emosi, Klasifikasi, SVM, Augmentasi

Abstract

Komunikasi yang baik dengan hewan peliharaan sering kali terganggu karena manusia kurang memahami suara-suara yang dikeluarkan kucing. Penelitian ini bertujuan membuat sistem yang bisa mengklasifikasikan perasaan kucing secara akurat, agar bisa lebih memahami apa yang mereka rasakan. Masalah utama yang dihadapi adalah ketidakseimbangan jumlah data dalam kategori perasaan yang jarang muncul. Untuk mengatasinya, penelitian ini menggunakan algoritma SVM dengan pendekatan augmentasi data berbasis pemrosesan di memori. Metode ini bisa mengubah dan menyeimbangkan data suara dengan efisien, tanpa membebani penyimpanan fisik. Hasil evaluasi menunjukkan model ini mampu mencapai akurasi sebesar 92,94%. Lebih khusus lagi, kategori perasaan yang melalui proses augmentasi berhasil mencapai skor F1 sebesar 1.00, yang membuktikan bahwa metode ini sangat efektif dalam menangani data yang tidak seimbang. Selain itu, sistem juga terbukti tahan terhadap gangguan suara dari lingkungan sekitar. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa penggabungan teknik augmentasi sinyal dengan algoritma SVM mampu menghasilkan sistem yang akurat, efisien, dan responsif terhadap berbagai jenis masukan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] B. Nussberger dkk., “A common statement on anthropogenic hybridization of the European wildcat (Felis silvestris),” Front Ecol Evol, vol. Volume 11-2023, 2023, doi: 10.3389/fevo.2023.1156387.

[2] S. Dwi Permana Putra, F. Fikri, dan O. Tivani Kiki, “Identifikasi Jenis Kucing Berdasarkan Pola Citra Menggunakan Convolutional Neural Network,” Seminar Nasional Teknologi & Sains, vol. 4, no. 1, hlm. 765–770, 2025.

[3] Ú. Morales-Rodríguez, J. Carbajal-Hernández, B. Luna-Benoso, G. De Jesús Rodríguez-Jordán, dan J. C. M. Perales, “Recognition of domestic Felis Catus vocalisations using a computational associative model,” Journal of Animal Behaviour and Biometeorology, hlm., 2024, doi: 10.31893/jabb.2024020.

[4] L. R. Kogan, J. Currin-Mcculloch, C. Bussolari, dan W. Packman, “Cat owners’ disenfranchised guilt and its predictive value on owners’ depression and anxiety,” Human-Animal Interactions, vol. 2023, Jan 2023, doi: 10.1079/HAI.2023.0044;ISSUE:ISSUE:DOI.

[5] S. Schötz, J. van de Weijer, dan R. Eklund, “Context effects on duration, fundamental frequency, and intonation in human-directed domestic cat meows,” Appl Anim Behav Sci, vol. 270, hlm. 106146, 2024, doi: https://doi.org/10.1016/j.applanim.2023.106146.

[6] C. de Mouzon, R. Di-Stasi, dan G. Leboucher, “Human perception of cats’ communicative cues: human‐cat communication goes multimodal,” Appl Anim Behav Sci, vol. 270, hlm. 106137, 2024, doi: https://doi.org/10.1016/j.applanim.2023.106137.

[7] D. de S. Machado, R. R. Vicentini, L. da S. Gonçalves, S. Luchesi, E. Otta, dan A. C. Sant’Anna, “Unraveling Feline Myths: A Review About Misperceptions and Beliefs Surrounding Domestic Cat Behavior,” dalam Pets, MDPI, 2025, hlm. 32.

[8] E. Prato-Previde dkk., “What’s in a Meow? A Study on Human Classification and Interpretation of Domestic Cat Vocalizations,” Animals (Basel), vol. 10, no. 12, hlm. 1–18, Des 2020, doi: 10.3390/ANI10122390.

[9] P. Wei, F. He, L. Li, dan J. Li, “Research on sound classification based on SVM,” Neural Comput Appl, vol. 32, no. 6, hlm. 1593–1607, 2020, doi: 10.1007/s00521-019-04182-0.

[10] S. Kavitha dan J. Manikandan, “Improved methodology of svm to classify acoustic signal by spectral centroid,” Journal of Trends in Computer Science and Smart Technology, vol. 3, no. 4, hlm. 294–304, 2022.

[11] T. Liu, D. Yan, R. Wang, N. Yan, dan G. Chen, “Identification of Fake Stereo Audio Using SVM and CNN,” Information, vol. 12, no. 7, hlm. 263, Jun 2021, doi: 10.3390/info12070263.

[12] Md. R. Ansari, S. A. Tumpa, J. A. F. Raya, dan M. N. Murshed, “Comparison between Support Vector Machine and Random Forest for Audio Classification,” dalam 2021 International Conference on Electronics, Communications and Information Technology (ICECIT), IEEE, Sep 2021, hlm. 1–4. doi: 10.1109/ICECIT54077.2021.9641152.

[13] R. A. A., M. Nasrun, dan C. Setianingsih, “Human Emotion Detection with Speech Recognition Using Mel-frequency Cepstral Coefficient and Support Vector Machine,” dalam 2021 International Conference on Artificial Intelligence and Mechatronics Systems (AIMS), IEEE, Apr 2021, hlm. 1–6. doi: 10.1109/AIMS52415.2021.9466077.

[14] “Cat Meow Classification.” Diakses: 7 Desember 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://www.kaggle.com/datasets/andrewmvd/cat-meow-classification

[15] “Cat Sound Classification Dataset.” Diakses: 7 Desember 2025. [Daring]. Tersedia pada: https://www.kaggle.com/datasets/yagtapandeya/cat-sound-classification-dataset

[16] P. Singh, N. Singh, K. K. Singh, dan A. Singh, “Chapter 5 - Diagnosing of disease using machine learning,” dalam Machine Learning and the Internet of Medical Things in Healthcare, K. K. Singh, M. Elhoseny, A. Singh, dan A. A. Elngar, Ed., Academic Press, 2021, hlm. 89–111. doi: https://doi.org/10.1016/B978-0-12-821229-5.00003-3.

[17] C. Miller, T. Portlock, D. M. Nyaga, dan J. M. O’Sullivan, “A review of model evaluation metrics for machine learning in genetics and genomics,” Frontiers in Bioinformatics, vol. 4, hlm. 1457619, Sep 2024, doi: 10.3389/FBINF.2024.1457619/FULL.

Downloads

Published

2026-01-24

How to Cite

Sistem Klasifikasi Emosi Kucing Menggunakan SVM dan Strategi Augmentasi Data. (2026). Seminar Nasional Teknologi & Sains, 5(1), 029-038. https://doi.org/10.29407/2706f967

Similar Articles

1-10 of 119

You may also start an advanced similarity search for this article.