Desain Ontologi Fikih Zakat Kitab Al-Ghayah Wa At-Taqrib Menggunakan Protégé
DOI:
https://doi.org/10.29407/9hj3yj17Keywords:
fikih, ontologi, semantik, taqrib, zakatAbstract
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki dimensi ibadah dan sosial dengan aturan fikih yang bersifat rinci dan sistematis. Kitab fikih klasik seperti Al-Ghayah wa at-Taqrib karya Imam Abu Syuja’ dan Fathul Qorib al-Mujib karya Ibnu Qasim Al-Ghazzi menjadi rujukan utama dalam mazhab Syafi’i dalam menjelaskan hukum zakat, mulai dari ketentuan wajib zakat, jenis harta zakat, nisab, haul, hingga golongan penerima zakat (asnaf). Namun, penyajian hukum zakat dalam bentuk teks naratif menyulitkan pengelolaan data secara digital berbasis sistem pengetahuan. Penelitian ini bertujuan merancang ontologi fikih zakat berbasis web semantik agar konsep hukum zakat dapat direpresentasikan secara terstruktur, eksplisit, dan sistematis. Ontologi dibangun menggunakan Protégé dengan format Web Ontology Language (OWL) melalui tahapan analisis domain, perancangan kelas, pendefinisian relasi, dan pembuatan individu. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap kitab Taqrib dan Fathul Qorib sebagai sumber utama, serta jurnal ilmiah terkait ontologi sebagai pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ontologi zakat mampu membentuk struktur hierarkis dan relasional terhadap konsep zakat, sehingga mendukung pengelolaan pengetahuan fikih zakat secara digital dan pengembangan sistem pencarian hukum Islam berbasis semantik.
Downloads
References
[1] A. Isti’ana, “Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran Pendidikan Islam,” Indones. Res. J. Educ., vol. 4, hal. 302–310, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://irje.org/index.php/irje
[2] N. Hasanah dan S. Sapri, “Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Agama Islam Mata Pelajaran Fikih pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan,” Ideguru J. Karya Ilm. Guru, vol. 10, no. 1, hal. 320–326, 2024, doi: 10.51169/ideguru.v10i1.1432.
[3] M. Fodhil dan M. Romadhoni, “Peningkatan Pemahaman Materi Fiqh Ubudiyyah Melalui Kajian Kitab Ghoyah At Taqrib Di Pondok Pesantren Induk Mambaul Ma’Arif Denanyar Jombang,” J. Agama, Sos. dan Budaya, vol. 3, no. 2, hal. 652–663, 2024.
[4] I. Prawira dan A. Soemitra, “Fiqih Muamalah Zakat Kontemporer dalam Perspektif Pendidikan,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 6, no. 2, hal. 13676–13687, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/4612
[5] R. Chaerunnisa, N. Azizah Muchlis, dan W. Nur Eliza, “Zakat dalam Islam: Pengertian, Hukum, Jenis, Syarat, dan Ketentuan Lengkap,” TADHKIRAH J. Terap. Huk. Islam Dan Kaji. Filsafat Syariah 2, vol. 2, no. 3063–8321, hal. 233–242, 2025.
[6] S. Icha, M. Amelia, dan A. I. Mufid, “Pemanfaatan Teknologi Informasi Digital dalam Pengembangan Pendidikan Madrasah dan Pesantren,” J. Manaj. Pendidik. Islam, vol. 3, no. 1, hal. 3047–244, 2025, doi: 0.35905/edium.v.
[7] A. Mubarak, M. Ikhsan, dan A. Putri, “Penerapan Web Semantik Berdasarkan Ontologi Pada Pencarian Judul Skripsi Dengan Algoritma Boyer-Moore,” J. Ilm. Komputasi, vol. 23, no. 2, hal. 189–200, 2024, doi: 10.32409/jikstik.23.2.3587.
[8] R. Ismail, M. Markhtar, H. Hasan, A. R. Mamat, dan L. Patria, “Ontology Model for Hajj using Ontology Development 101 Methodology,” J. Andanced Res. Des., vol. 1, no. 1, hal. 241–256, 2026.
[9] J. Shan, J. Lu, X. Chen, L. Yan, dan Z. Ma, “A Semantics-preserving Approach for Extracting RDF Knowledge from Object-oriented Databases,” J. Web Eng., vol. 22, no. 2, hal. 197–220, 2023, doi: 10.13052/jwe1540-9589.2221.
[10] J. R. Khan, F. A. Siddiqui, A. A. Siddiqui, M. Saeed, dan N. Touheed, “Enhanced ontological model for the Islamic Jurisprudence system,” 2017 Int. Conf. Inf. Commun. Technol. ICICT 2017, vol. 2017-Decem, no. July 2018, hal. 180–184, 2017, doi: 10.1109/ICICT.2017.8320186.
[11] B. Keltoum, Z. Laboudi, N. Nouaouria, dan D. E. Zegour, “An ontology driven question answering system for fatawa retrieval,” Indones. J. Electr. Eng. Comput. Sci., vol. 23, no. 2, hal. 980–992, 2021, doi: 10.11591/ijeecs.v23.i2.pp980-992.
[12] A. S. A. bin H. bin A. Al-Ashfahany, Matan al-Ghayah wa at-Taqrib. Surabaya: Al-Hidayah.
[13] G. E. Rupilu, “DESAIN ONTOLOGI SEDERHANA PERPUSTAKAAN ONLINE,” J. Sos. dan Teknol., vol. 4, no. 2, 2024.
[14] F. Azzahra dan C. I. Ratnasari, “Implementasi Ontologi untuk Klasifikasi atau Pencarian: Kajian Literatur,” Automata, vol. 2, no. 2, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://journal.uii.ac.id/AUTOMATA/article/view/19536%0Ahttps://journal.uii.ac.id/AUTOMATA/article/download/19536/11564
[15] U. Prot dkk., “A Practical Guide To Building OWL Ontologies Using Protege,” Matrix, no. April, hal. 0–107, 2011, [Daring]. Tersedia pada: http://owl.cs.manchester.ac.uk/tutorials/protegeowltutorial/resources/ProtegeOWLTutorialP4_v1_3.pdf
[16] C. Pramartha, “Pengembangan Ontologi Tujuan Wisata Bali Dengan Pendekatan Kulkul Knowledge Framework,” SINTECH (Science Inf. Technol. J., vol. 3, no. 2, hal. 77–89, 2020, doi: 10.31598/sintechjournal.v3i2.592.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Lutfi Alhakim, Resty Wulaningrum, Wahyu Cahyo Utomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License





