Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemetaan kondisi fisik atlet cabang lempar di Kabupaten Tulungagung sebagai dasar dalam penyusunan program latihan yang efektif dan tepat sasaran. Meskipun daerah ini memiliki potensi dalam cabang olahraga atletik, khususnya nomor lempar seperti tolak peluru, lempar cakram, dan lempar lembing, performa atlet belum menunjukkan hasil optimal di tingkat provinsi maupun nasional. Hal ini diduga karena belum adanya data yang akurat mengenai profil kondisi fisik atlet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi atau menilai kondisi fisik atlet lempar atletik Kabupaten Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei melalui wawancara, test dan dokumentasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sejumlah 5 atlet lempar Kabupaten Tulungagung. Hasil test kecepatan, daya tahan,daya ledak menunjukkan rata-rata dalam kategori rendah dengan presentase 60%, dan untuk komponen kekuatan otot perut dan kekuatan otot lengan salah satu atlet menunjukkan dalam kategori baik dengan presentase 20%. Sedangkan indek masa tubuh atlet lempar Kabupaten Tulungagung rata-rata menunjukkan dalam kategori obesitas. Dengan perolehan data hasil diatas maka, dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik atlet lempar atletik Kabupaten Tulungagung dalam kategori kurang.
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Babbie, E. R. (2016). The practice of social research (14th ed.). Belmont, CA: Cengage Learning.
Hermanto, & Iqbal, R. (2025). The effectiveness of the long slow distance training method on improving vo₂max in basketball athletes. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 11(2), 304–320. https://doi.org/https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v11i2.25924 The
Husein Allsabah, M. A. (2024). Survey of sports injuries in young football athletes in soccer competitions. JORPRES (Jurnal Olahraga Prestasi), 20(2), 1–9. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21831/jorpres.v20i2.57138
Kusmaedi, Nurlan. (2002). Olahraga Rekreasi Dan Olahraga Tradisional. Bandung: FPOK UPI.
Mahendra, Rivelino Oka, Husnul Hadi, and Osa Maliki. (2023). “Analisis Kondisi Fisik Pemain Sepakbola Persatuan Sepakbola Indonesia Pati (Persipa).” Jurnal Spirit Edukasia 03(01):164–73.
Maksum, A. (2012). Metodologi Penelitian Dalam Olahraga. Surabaya: Unesa University Press.
Nopiyanto, Yahya Eko, Bayu Insanistyo, Tria Indriani, Ipa Sari Kardi, Ibrahim Ibrahim, and Syafrial Syafrial. (2023). “Analisis Kondisi Fisik Atlet Atletik Putra Di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar Provinsi Bengkulu.” Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) 7(3):693–703. doi: 10.37058/sport.v7i3.7971.
Rahmadani, A., Candra, O., Perdima, F. E., Gazali, N., & Setiawan, E. (2025). Translation and psychometric validation of the indonesian version of the attention control scale (ATTC) in the context of basketball. Jurnal SPORTIF: Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, Dan Rekreasi, 11(2), 351–371. https://doi.org/https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v11i2.25747
Rahmat, Zikrur. 2015. “Atletik Dasar & Lanjutan.” Atletik Dasar & Lanjutan, 1–97. https://repository.bbg.ac.id/bitstream/452/1/Atletik_Dasar_dan_Lanjutan.pdf.
Samosir, A., Sitorus, S. M., Sagala, R. S., & Pasaribu., A. M. N. (2025). Parental support and self-confidence as joint predictors of achievement motivation in indonesian dancesport athletes. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 11(2), 386–398. https://doi.org/https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v11i2.26813
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
World Athletics. (2023). Official Athletics Definitions. Retrieved from https://worldathletics.org.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Salma Selesa, Ruruh Andayani Bekti, Muhammad Yanuar Rizky
